Pembaharuan Total

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yesaya 43:8-21

RHEMA HARI INI
Yesaya 43:19 Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.

Di kota Belo Horizonte, Brasil, ada sebuah museum seni rupa modern yang banyak dikunjugi oleh para peminat seni. Di sana terdapat lukisan-lukisan terkenal dari pelukis-pelukis dunia yang namanya sudah tidak asing lagi bagi dunia seni lukis. Di dalam museum ini juga terdapat sebuah karya seni yang unik, yaitu sebuah gedung gereja mini yang berkilau-kilauan karena dicat dengan cat warna emas yang menyolok. Gereja mini itu diletakkan di tengah-tengah gedung museum itu, sehingga segera terlihat oleh setiap pengunjung.

Apabila karya seni yang unik itu diamat-amati secara lebih teliti, nampaklah bahwa bahan-bahan yang dipergunakan untuk membuat karya seni itu adalah barang-barang yang umumnya sudah dianggap orang tidak berguna lagi, seperti: tutup botol, busi yang sudak rusak, batu baterai yang rusak, kaleng bekas dan lain sebagainya. Barang-barang tersebut sebenarnya sudah merupakan barang rongsokan yang dibuang orang begitu saja; namun berkat keahlian seorang seniman, barang-barang yang tadinya sudah rusak itu dapat dibentuk menjadi suatu karya seni yang indah dan menarik perhatian orang.

Seperti seniman yang menciptakan karya yang indah dari barang yang sudah rusak, demikian jugalah Tuhan ingin menciptakan kita menjadi ciptaan baru di dalam Dia. Rhema firman Tuhan hari ini dengan jelas berkata kepada kita bahwa Tuhan akan membuat sesuatu yang baru, itu artinya Tuhan ingin mengerjakan pembaharuan dalam hidup kita. Kita sekalian adalah orang-orang berdosa, yang sudah rusak dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Tetapi kasih Kristus menjangkau kita sekalian, sehingga dosa-dosa kita diampuni dan kita diciptakanNya menjadi ciptaan baru yang indah. Bahkan tidak hanya berhenti disitu saja karya Allah dalam hidup kita, kita diangkat-Nya menjadi anak-Nya, menjadi ahli waris-Nya dan dipakai untuk pekerjaan-Nya yang sangat besar bagi dunia. Apapun kondisi Anda saat ini, serahkanlah segala permasalahan hidup Anda kepada Tuhan. Lihatlah tangan Tuhan akan bekerja secara ajaib dalam hidup Anda, mengerjakan pemulihan serta mujizat demi mujizat bagi Anda.

RENUNGAN
Tangkaplah RHEMA PEMBARUAN TOTAL, maka kita akan melihat Tuhan mengerjakan MUJIZAT DEMI MUJIZAT dalam SEGALA ASPEK HIDUP kita.

APLIKASI
1. Percayakah Anda bahwa Tuhan akan mengerjakan pembaharuan total dalam hidup Anda?
2. Dalam hal apakah Anda membutuhkan pembaharuan dari Tuhan?
3. Apa komitmen yang akan Anda ambil supaya Anda sungguh-sungguh bisa mengalami pembaharuan dari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, kami bersyukur sebab Engkau Tuhan yang ingin mengerjakan pembaharuan total dalam hidup kami. Kami serahkan seluruh pergumulan hidup kami ke dalam tangan-MU. Kerjakan dalam hidup kami seturut dengan kehendak dan rencana-MU. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.