Pengaruh Pemimpin

RHEMA HARI INI
Yeremia 29:7 Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.

Lee Kwan Yew adalah adalah Perdana Menteri Singapura dari tahun 1959 – 1990. Selama masa kepemimpinan Lee sepanjang tiga dasawarsa, Singapura berkembang dari negara golongan Dunia Ketiga menjadi salah satu negara maju di dunia, walaupun dia mempunyai sedikit penduduk dan minimnya sumber daya alam. Lee kerap berkata bahwa satu-satunya sumber daya alam Singapura adalah rakyatnya dan ketekadan dalam bekerja. Ia dihormati oleh banyak rakyat Singapura, terutama generasi lansia yang mengingat karakter kepimimpinannya yang bersemangat selama kemerdekaan dan perpisahan dari Malaysia. Lee diakui sebagai arsitek kemakmuran Singapura pada masa kini. Ketika Lee diangkat sebagai Perdana Menteri, kas negara dalam keadaan kosong. Lee sendiri belum tahu apa yang bisa ia lakukan di tengah kondisi negara yang carut-marut pasca pemisahan diri dari Inggris. Penerapan hukum buruk, konflik antar etnis sering terjadi, pengangguran tinggi, serta tak memiliki kekayaan alam sama sekali. Luas wilayah Singapura sendiri hanya 400 kilometer persegi, bahkan lebih kecil dari ibu kota Jakarta. Satu-satunya komoditas adalah padi, namun sekalipun semua lapangan bola dikonversikan menjadi sawah, ia hanya bisa memenuhi kebutuhan beras untuk 40 ribu orang. Sementara untuk membangun industri pariwisata juga tidak mudah oleh karena masyarakatnya jorok. Lee hanya memiliki “impian” dan sejumlah pemikir. Tak ada cara lain, Singapura harus berubah. Ia memimpikan sebuah negara kecil yang bersih, disiplin, memegang kuat tradisi penghormatan pada orang tua, dan tentu saja kaya. Sebuah visi yang nyaris mustahil pada saat itu.
Namun, kita semua bisa melihat saat ini bahwa Singapura sekarang telah bertumbuh menjadi salah satu dari deretan negara industri baru dengan tingkat penghasilan per kapita yang sangat tinggi yaitu sebesar US$60,883,33 per-tahun dan dengan total cadangan devisa negara mencapai US$187 miliar pada akhir Desember 2009 dan total produk domestik bruto sebesar US$181 miliar pada akhir 2008. Mengapa Singapura bisa berubah dari Negara yang tidak ada apa-apanya menjadi sebuah Negara yang makmur dan luar biasa? Semuanya tidak lepas dari pengaruh pemimpinnya yang berjuang untuk memajukan bangsanya. Itu sebabnya, penting sekali setiap kita anak-anak Tuhan mengikuti pemilihan pemimpin bangsa kita, sebab siapakah yang akan menjadi pemimpin di Negara kita Indonesia akan sangat menentukan kesejahteraan bangsa kita tercinta ini.

RENUNGAN
Mengapa kita harus MEMILIH? Sebab Tuhan perintahkan kita MENGUSAHAKAN KESEJAHTERAAN bangsa kita, dan maju mundurnya sebuah bangsa sangat DIPENGARUHI OLEH PEMIMPINNYA.

APLIKASI
1. Menurut saudara, mengapa kita harus mengikuti PEMILU ?

2. Menurut saudara, seberapa besarkah dampak pemimpin bagi kesejahteraan rakyat/orang-orang yang dipimpinnya ?

DOA UNTUK HARI INI
Terimakasih Tuhan. Kami mau belajar mengambil tanggung jawab kami sebagai warga Negara yang baik untuk menggunakan hak pilih kami dalam pemilu yang akan datang. Kami percaya Engkau yang akan memberikan hikmat-MU kepada kami sehingga kami bisa menentukan pilihan yang tepat sesuai dengan kehendak-MU. Amin.