Pengurapan Untuk Berkuasa

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 1:1-18

RHEMA HARI INI
Yohanes 1:12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Seekor anak singa tersesat setelah dilahirkan. Untungnya, dia diselamatkan dan dibesarkan oleh seekor induk domba. Induk domba itu membesarkannya sama seperti membesarkan anak-anaknya. Induk domba itu mengajarnya makan rumput, dan meskipun anak singa ini menyadari bahwa giginya tumbuh lebih besar daripada anak-anak domba dan otot rahangnya sangat kuat, tetapi singa itu terus makan rumput. Induk domba juga mengajarnya mengembik seperti seekor domba. Meskipun ia tahu paru-parunya besar dan kuat, anak singa itu tetap mengembik. Dan, tentu saja induk domba juga mengajarinya cara berjalan. Meskipun anak singa itu berjingkat-jingkat lucu seperti anak-anak domba lainnya, namun dia merasa bahwa kakinya terlalu kuat untuk melakukan pekerjaan seperti itu.

Suatu hari, setelah tumbuh menjadi singa yang kuat dan dewasa, singa itu bertemu dengan serombongan singa. Singa itu memperhatikan bagaimana mereka mengaum begitu dahsyat dan berlari dengan kencang dan gagah. Rombongan singa itu memberinya sepotong daging, dan ketika mencicipinya, singa itu merasa bahwa makanan ini jauh lebih enak daripada rumput. Dia merasakan betapa nikmatnya mengunyah daging. Singa itu bahkan bisa meremukkan tulang yang digigitnya. Singa itu kemudian sadar, “Ooh… saya seekor singa!” ujarnya, dan dia segera berlari untuk bergabung dengan singa-singa yang lain masuk ke dalam hutan.

Sebelum kita menyadari bahwa Tuhan memberikan kuasa dalam hidup kita sebagai anak-anakNya, hidup kita akan sama seperti kisah anak singa yang dibesarkan di tengah-tengah domba. Itu sebabnya hari ini kita harus menyadari dan bangkit dengan kuasa yang sudah Tuhan berikan dalam hidup kita. Ikutilah seri kotbah baru di bulan Maret yang berjudul “Anointing for Dominion” atau “Pengurapan Untuk Berkuasa,” kita akan belajar bagaimana bangkit menjadi anak-anak Tuhan yang berkuasa. Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Sadarilah bahwa Tuhan sudah memberikan PENGURAPAN UNTUK BERKUASA dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Apakah Anda percaya bahwa Anda diberi kuasa oleh Tuhan?
2. Jika ya, kuasa untuk apa saja?
3. Apakah yang akan Anda lakukan dengan kuasa yang Tuhan berikan dalam hidup Anda tersebut?

DOA UNTUK HARI INI
“Kami bersyukur Ya Tuhan, sebab Engkau memberikan kuasa dalam hidup kami, sehingga kami memiliki jaminan kemenangan senantiasa dalam hidup kami. Tuntun kami menggunakan kuasa yang Engkau berikan sehingga hidup kami menjadi berkat dan saksi-MU di tengah dunia ini. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.