Percaya Saja!

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yohanes 11:31-45

RHEMA HARI INI
Yohanes 11:40 Jawab Yesus: “Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?”

Seorang bocah berusia dua belas tahun bersama seluruh keluarganya mengungsi dari Rwanda ke Uganda untuk menghindari genosida. Bukan hanya meninggalkan kampung halaman, mereka juga terpaksa meninggalkan harta bendanya. Saat berusia lima belas tahun ia mencoba berbisnis dengan menjual perangkat komputer. Meskipun baru menjual beberapa unit saja, ia percaya bisnisnya akan menjadi besar. Kepercayaan inilah yang membuatnya nekat meninggalkan bangku sekolah demi mengembangkan bisnisnya. Singkat cerita, keyakinannya menjadi kenyataan. Selain menjadi importir IT Hardware di Uganda, ia membuka kantor di Dubai dan menyuplai perusahaan-perusahaan di seluruh Afrika. Ia juga memiliki usaha di bidang infrastruktur telekomunikasi, perhotelan, packaging manufaktur, pusat perbelanjaan, pabrik kertas, serta ribuan hektar lahan pertanian. Ia adalah Ashish Thakkar, pemilik Mara Group yang beroperasi di 21 negara.

Tuhan Yesus juga pernah meminta Marta untuk percaya kepada-Nya agar bisa melihat kemuliaan Allah melalui kebangkitan Lazarus yang sudah meninggal selama empat hari. Benar saja, Lazarus bangkit dari kematian. Kebangkitan Lazarus pun membuat banyak orang yang menyaksikan mujizat kebangkitannya menjadi percaya kepada Yesus.

Gembala kita, Bapak Obaja juga memiliki hati yang mudah percaya pada tuntunan Tuhan. Saat ini kita bisa menyaksikan bagaimana gereja kita dibanjiri dengan mujizat-mujizat besar. Baik Ashish, Marta, maupun Bapak Obaja, memiliki satu persamaan. Mereka mudah percaya meskipun belum melihat apa-apa. Tidak peduli bagaimanapun kenyataannya. Saat ini kita kembali mendapatkan tuntunan bahwa akan terjadi great revival dalam gereja kita. Milikilah sikap hati yang benar dalam meresponi rhema ini. Milikilah hati yang mudah percaya bahwa itu pasti terjadi. Percaya bahwa tahun ini tahun mujizat besar. Mujizat keuangan besar, mujizat kesembuhan besar, mujizat pemulihan keluarga, mujizat di mana jiwa-jiwa diselamatkan pasti terjadi. Percayalah, ini waktunya Tuhan mengadakan great revival yang jauh lebih besar di tengah-tengah kita.

RENUNGAN
Miliki HATI yang MUDAH PERCAYA untuk DAPAT MELIHAT hal-hal yang LEBIH BESAR.

APLIKASI
1. Mujizat besar apakah yang sedang Anda nantikan?
2. Bagaimana seharusnya sikap hati Anda agar bisa mengalami mujizat yang besar?
3. Bagaimana Anda dapat memiliki hati yang mudah percaya dan ikut terlibat dalam great revival yang hendak Allah kerjakan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, mampukan kami untuk memiliki hati yang mudah percaya akan tuntunan-Mu, supaya kami dapat mengalami great revival yang dahsyat yang telah Engkau siapkan bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.