Perkataan Profetik Yang Paling Besar Kuasanya

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kolose 4:1-6

RHEMA HARI INI
Kolose 4:6a Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar

Pamela bertemu dengan Steve sewaktu mereka mengikuti wisata rohani ke Yerusalem. Kemudian mereka menikah dan dikaruniai dua orang anak. Meski merawat anak tidak mudah, tetapi yang sulit diatasi Pamela adalah banyaknya perubahan dalam diri Steve. Ia bekerja dengan waktu yang panjang dan sering pulang malam karena berkumpul dengan teman-temannya. Di saat yang sama, Steve mengeluh bahwa Pamela selalu mengomelinya dan keras kepala. Ketika sedang berbicara dengan seorang konselor, Pamela menyadari bila ia bersikap manis kepada suaminya, Steve akan bersikap manis juga kepadanya. Setelah itu, saat Steve pulang terlambat, ia menyambutnya di pintu dengan ciuman ringan dan ucapan, “I love You.” Keesokan harinya, saat melepas Steve berangkat bekerja, ia pun memberi ciuman dan ucapan, “I love You.” Sebelum hari berganti, Pamela mendapati Steve pulang kerja agak awal. Lalu hari Sabtunya, Steve bangun lebih pagi dan mengurus anak-anak, sehingga Pamela bisa bangun terlambat. Perlahan, kebahagian mulai mewarnai hubungan mereka kembali.

Ya, keluarga harmonis dan penuh sukacita tidak cukup hanya diimpikan dan didoakan. Harus ada perjuangan dan bayar harga. Yang perlu kita ingat, bayar di depan selalu lebih mudah dan murah daripada bayar di belakang. Kalau kita cinta kepada keluarga, sudah sepantasnya kita memperjuangkannya.

Renungan hari ini mengajar kita untuk membiasakan diri memperkatakan kata-kata kasih kepada satu sama lain. Istri kepada suami, suami kepada istri, orangtua kepada anak, dan anak kepada orangtua. Mungkin pada mulanya terasa aneh dan canggung, tetapi kita harus belajar membiasakannya. Tidak ada alasan untuk malu, tidak ada alasan untuk menunda, sebab keluarga kita adalah orang-orang yang paling berhak mendapatkan kasih sayang kita. Sekaranglah waktu yang terbaik, sebab Tuhan menyediakan mujizat pemulihan keluarga untuk kita. Gunakanlah perkataan kasih sebagai perkataan profetik untuk membangun keluarga kita, dan kita akan menikmati keluarga yang penuh damai dan sukacita sorgawi.

RENUNGAN
PERKATAAN KASIH adalah perkataan profetik yang PALING BESAR KUASANYA.

APLIKASI
1. Bagaimanakah Anda berkata-kata kepada anggota keluarga Anda?
2. Mengapa perkataan kasih bisa menjadi perkataan profetik yang paling besar kuasanya?
3. Perkataan kasih seperti apakah yang dapat Anda katakan kepada keluarga Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas kasih-Mu yang besar atas kami. Penuhi hati kami dengan kasih-Mu, sehingga perkataan kami pun bisa dipenuhi dengan kasih dari-Mu dan manis terdengar oleh keluarga yang kami kasihi. Kami percaya, kasih-Mu akan mempersatukan hati kami dengan anggota-anggota keluarga kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.