Perselingkuhan Bisa Oleh Siapa Saja

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
2 Samuel 11:2-5

RHEMA HARI INI
2 Samuel 11:2 Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya.

Mungkin dunia masih teringat bagaimana luar biasanya pesta pernikahan Pangeran Charles dan Putri Diana. Pernikahan yang berlangsung pada 29 Juli 1981 itu disebut-sebut sebagai The Wedding of The Century. Segala hal tentang pernikahan tersebut begitu dielu-elukan. Namun, meskipun keduanya adalah pasangan suami istri kerajaan, ternyata kehidupan pernikahan merekapun tidak bisa luput dari perselingkuhan.

Sebelas tahun setelah pernikahan akbar tersebut, pasangan ini resmi bercerai karena Pangeran Charles terbukti berselingkuh dengan mantan pacarnya, Camilla Parker Bowles. Bukan hanya itu, pemberitaan media menyebutkan bahwa Putri Diana juga membalas perselingkuhan tersebut dengan berselingkuh dengan Kapten James Hewitt, seorang tentara angkatan darat yang juga merupakan pelatih kuda kerajaan. Akibat lingkaran perselingkuhan ini, hidup Putri Diana hancur. Satu tahun setelah perceraiannya dengan Pangeran Charles, Putri Diana meninggal secara tragis dalam sebuah kecelakaan mobil di Paris.

Perselingkuhan tidak memandang status sosial, usia, dan status ekonomi. Semua kalangan bisa saja menjadi pelaku perselingkuhan. Kalau kita melihat kisah Raja Daud, kita mungkin berpikir apa lagi yang kurang dari hidupnnya, semuanya sudah tercukupi dengan begitu luar biasa. Tetapi mengapa ia masih saja bisa jatuh dalam dosa perselingkuhan? Ya, itu semua terjadi karena Raja Daud membuka celah untuk perselingkuhan masuk dalam hidupnya. Itu sebabnya kita harus berjuang sekuat tenaga untuk menghindarkan keluarga kita dari bahaya perselingkuhan. Jangan membuka celah sedikitpun. Ketika godaan perselingkuhan datang dalam hidup kita, segera larilah kepada Tuhan, berserulah kepada-Nya dan mintalah pertolongan-Nya untuk menguatkan Anda. Jauhilah, bahkan bila perlu putuskan hubungan sama sekali dengan hal-hal yang menggoda Anda untuk jatuh dalam perselingkuhan. Ingat, perselingkuhan hanya akan menjauhkan kita dari rencana mulia yang dimiliki Allah bagi keluarga kita.

RENUNGAN
Jangan remehkan GODAAN PERSELINGKUHAN, karena bisa dialami oleh SIAPA SAJA dan tidak memandang LATAR BELAKANG seseorang.

APLIKASI
1. Menurut Anda, apa saja yang bisa menjadi celah bagi perselingkuhan?
2. Mengapa kita harus sangat menghindari celah perselingkuhan?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda selalu terhindar dari perselingkuhan?

DOA HARI INI
“Tuhan, kami mohon pertolongan-Mu untuk kami menjaga hidup kami senantiasa kudus dan benar dalam Engkau. Kami percaya dengan pertolongan dan pengurapan Roh Kudus-Mu, maka kami dimampukan untuk terus berjalan dalam kebenaran firman-Mu. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.