Pribadi Yang Perlu Kita Undang Dalam Keluarga

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yohanes 2:1-11

RHEMA HARI INI
Yohanes 2:1-2 Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ; Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.

Menyeleksi tamu undangan pernikahan tidaklah mudah. Terutama untuk pasangan yang anggarannya terbatas seperti Gary dan Cheryl. Karena itu, saat mama Cheryl meminta satu undangan untuk teman barunya di gereja, Cheryl benar-benar keberatan. Ia saja terpaksa tidak mengundang beberapa temannya. Namun, Gary menasihati Cheryl untuk menuruti mamanya. Lalu, hari pernikahan mereka pun tiba. Siapa menyangka, seorang tamu tidak sengaja memakan hidangan yang membuat alerginya bereaksi. Ia mengalami penyempitan saluran udara dan kesulitan bernafas. Di tengah hiruk pikuk, seseorang buru-buru menghampiri dan setelah memeriksa sang tamu, ia memberikan injeksi epinefrin. Kebetulan ia seorang dokter dan anaknya juga memiliki alergi makanan yang parah, jadi ia selalu membawa obat tersebut untuk berjaga-jaga. Setelah acara berjalan normal kembali, mama Cheryl berbisik kepadanya, “Dokter tadi teman baru Mama di gereja.”

Dalam Alkitab, kita juga bisa menemukan kisah tentang pasangan mempelai yang hari bahagianya hampir saja rusak. Anggur yang disediakan untuk para tamu undangan hampir habis. Padahal, anggur adalah hidangan minuman wajib dan utama. Kalau sampai kehabisan, hal tersebut bisa menjadi bahan pembicaraan di kota dan mereka akan menanggung malu. Namun, Yesus tampil maju dan mengubahkan air menjadi anggur. Bahkan, anggur tersebut jauh lebih baik dari yang semula.

Seperti itulah, ada tidaknya Yesus dalam kehidupan keluarga kita akan membuat banyak perbedaan. Dia bukan hanya dapat memulihkan hati-hati yang terluka, tetapi Dia juga akan menyegarkan kembali kasih yang sudah mengering. Anggur kasih, anggur sukacita, anggur keharmonisan, dan anggur kebahagian yang sudah habis dapat diadakan-Nya kembali. Semua yang rusak pun dapat diperbaharui-Nya. Itu sebabnya, pastikan bahwa kita mengundang-Nya masuk dalam keluarga kita. Sediakan ruang bagi Yesus dalam keluarga kita. Jadikan Dia satu-satunya kepala yang kita dengarkan dan taati. Percayalah, Yesus sanggup mengadakan mujizat pemulihan keluarga bagi kita. (MV.L)

RENUNGAN
Siapa yang kita UNDANG DALAM KELUARGA kita akan MENENTUKAN MASA DEPAN keluarga kita; undanglah YESUS SEBAGAI PRIORITAS.

APLIKASI
1. Siapakah yang telah Anda undang dalam keluarga Anda dan yang selama ini lebih Anda dengarkan? Tuhan? Teman-teman? Apakah akibatnya?
2. Mengapa Anda perlu mengundang Yesus dalam keluarga Anda?
3. Bagaimana Anda bisa mengundang Yesus sebagai prioritas dalam keluarga Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, kami mengundang-Mu masuk dalam keluarga kami. Kami mau melibatkan-Mu dalam segala hal yang berlangsung di antara kami. Kami percaya, Engkau sanggup memulihkan kami dan mengadakan anggur kasih yang sudah mengering di tengah-tengah keluarga kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.