Puji-Pujian Membuat Roh Kudus Berkenan Atas Kita

RHEMA HARI INI
Mazmur 22:4 “Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.”

Pada akhir tahun 1914, di tengah perang dunia yang sedang berkecamuk, sebuah kisah yang mengharukan terjadi. Kisah nyata ini terjadi pada malam Natal, saat Perang Dunia I pada 1914, tepatnya di front perang bagian barat Eropa. Pada saat itu, tentara Perancis, Inggris, dan Jerman saling baku tembak. Pada malam Natal, biasanya mereka berkumpul bersama seluruh anggota keluarga masing-masing, makan bersama, bahkan menyanyi bersama di bawah pohon terang di hadapan tungku api yang hangat. Berbeda dengan malam Natal saat itu, di mana cuaca di luar sangat dingin dan salju pun turun dengan lebatnya, mereka bukannya berada di antara anggota keluarga yang mereka kasihi, malah berada di antara musuh yang setiap saat bersedia menembak mati siapa saja yang bergerak. Tiba-tiba seorang prajurit Jerman yang bernama Sprink menyanyikan lagu pujian Malam Kudus untuk mengingat kebesaran TUHAN yang telah mengirimkan Yesus Kristus untuk menebus dosa mereka di dunia. Ia menyanyikan pujian itu dengan suara yang sangat indah, jernih, dan merdu. Walaupun ia menyadari bahwa dengan menyanyikan lagu tersebut, prajurit musuh bisa mengetahui tempat persembunyian mereka. Namun yang terjadi, para prajurit yang awalnya saling baku tembak itu justru ikut menyanyikan pujian dan berkumpul bersama menyembah, memperingati Sang Bayi, Sang Juru Selamat.

Dalam keadaan seperti apapun, ingatlah bahwa ada kuasa yang besar saat kita datang dalam hadirat-Nya dan memuji Dia. Bukan hanya orang lain yang mendengar diberkati, namun mulut yang PENUH DENGAN PUJI-PUJIAN akan membuat Roh Kudus, sahabat sejati kita, disukakan hatinya sehingga Ia berkenan mendatangkan anugerah dan kasih karuniaNya berkelimpahan dalam hidup kita. Pastikan Anda hidup dalam gaya hidup serorang penyembah Tuhan, dimana hati dan mulut kita dipenuhi pengagungan bagi Sang Raja, maka, Roh-Nya yang Ia utus tinggal dalam hidup kita akan semakin disukakan dan hidup kita pun akan penuh dengan Kebaikan Tuhan yang melimpah.

RENUNGAN
Mulut yang PENUH DENGAN PUJI-PUJIAN akan membuat Roh Kudus, sahabat sejati kita, disukakan hatinya sehingga Ia berkenan mendatangkan anugerah dan kasih karuniaNya berkelimpahan dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Seberapa banyak waktu yang Anda pakai untuk memuji Tuhan dalam 24 jam ?
2. Sebutkan kesaksian Anda dimana Anda mengalami mujizat oleh kuasa pujian ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, ajarilah setiap kami untuk bisa senantiasa hidup dalam penyembahan senantiasa. Biarlah mulut kami penuh dengan pujian dan Engkau pun disukakan oleh karena hidup kami. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN :
Imamat Pasal 23-24
Kisah Para Rasul Pasal 1