Ragu? Pandang Tuhan, Berserulah Padanya!

BACAAN HARI INI
Ibrani 12:1-17

RHEMA HARI INI
Ibrani 12:2a Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan,

Medha adalah seorang yang beriman kuat. Ia rajin melayani dan menjadi seorang KKS yang berbuah lebat. Selama ini hidup Medha dan keluarganya selalu dalam lindungan dan penyertaan Tuhan. Suatu hari, istrinya Anita jatuh sakit. Awalnya dokter mengira hanya masuk angin dan kelelahan biasa, namun hari demi hari istrinya makin lemah. Dokter terlambat mengidentifikasi tumor otak ganas yang ada di kepala Anita. Tentu hal itu menjadi guncangan berat bagi Medha. Ia tidak mengira hal seburuk ini terjadi dalam keluarganya.

Tak selang waktu lama, Anita mengalami koma. Iman Medha yang tadinya begitu kuat, mau tak mau goyah juga melihat kenyataan di depan matanya. Medha sangat khawatir istrinya tidak akan selamat. Di titik terendahnya, teman-teman Medha mengingatkannya bahwa Tuhan adalah dokter di atas segala dokter. Rupanya keraguan sempat membutakan iman Medha hingga ia melupakan siapa Tuhan yang ia sembah. Medha pun mengarahkan kembali pandangannya pada Tuhan dan berseru meminta ampun dan memohon pertolongan Tuhan. Ledakan iman yang dialami Medha menghancur ratakan keraguannya. Ledakan mujizat pun terjadi, Anita sadar dari komanya dan kondisinya terus membaik. Medha percaya Tuhan akan berikan kesembuhan total bagi istrinya.

Jika kita tidak menjaga hati dengan penuh kewaspadaan, keraguan dapat menyerang siapa saja. Bahkan iman sekaliber Yohanes Pembabtis pun sempat nyaris hilang. Saat keraguan terlanjur masuk dalam hati dan mulai menenggelamkan kita, pandanglah Tuhan dan berserulah kepada-Nya. Sebab Dialah yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita pada kesempurnaan. Lihatlah mujizat-mujizat itu dan kembalilah percaya. Seperti tangan Tuhan terulur untuk menolong Petrus yang hendak tenggelam, hari ini, tangan-Nya juga diulurkan bagi kita yang mulai ragu. Asal kita mau meresponi uluran tangan-Nya, maka kita akan selamat. Bahkan Tuhan akan menarik kita ke posisi yang lebih dekat dengan Dia.

RENUNGAN
Saat keraguan TERLANJUR merayap di hati kita, PANDANGLAH TUHAN dan BERSERULAH KEPADA-NYA.

APLIKASI
1. Apakah Anda pernah diserang keraguan yang hampir menenggelamkan iman Anda?
2. Apa yang Anda lakukan saat itu?
3. Apa akibat dari keraguan yang Anda rasakan? Bagaimana cara Anda untuk tidak lagi membiarkan keraguan menyerang Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Terima kasih Bapa, atas penyertaan-Mu dalam hidup kami. Ampuni kami yang sempat ragu atas janji-Mu, bebaskan kami dari virus-virus keraguan yang merayapi hati kami. Selalu bimbing dan arahkan kami ke jalan-Mu, supaya kami beroleh janji-Mu yang kekal. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.