Rahasia Mengalami Mujizat Keuangan Besar

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yakobus 3:4-12

RHEMA HARI INI
Yakobus 3:5 Demikian juga lidah adalah sebuah benda yang kecil, tetapi betapa hebat akibat yang dapat ditimbulkannya. Hutan besar dapat terbakar oleh bunga api yang kecil. (FAYH)

Hari itu Nicole dan teman-teman TK-nya pergi piknik. Saat jam makan tiba, gadis kecil ini menyadari dua teman yang duduk di dekatnya tidak membawa bekal. Mereka hanya memandangi yang lainnya makan dan tampak kelaparan. Merasa iba, Nicole memutuskan untuk memberikan rotinya kepada mereka berdua. Bu guru yang melihat hal tersebut bertanya, “Nicole, kenapa kamu memberikan bekalmu? Kamu tidak lapar?” Dengan tersipu, Nicole menjawab, “Aku masih kenyang, Miss.” Baru juga selesai mengatakannya, perutnya berbunyi. Tak terduga, seorang anak menyodorkan makanan kepada Nicole dan berkata, “Kamu mau sosisku?” Anak yang lainnya ikut berbicara, “Maaf, makananku sudah habis, tapi aku masih punya jelly.” Teman-teman sekelas lainnya pun ikut menyumbang. Ada yang memberikan cokelat, susu kotak, kue, dll. Dalam sekejap, makanan berlimpah ruah di hadapan Nicole.

Seperti riak air yang semakin membesar, hal kecil yang kita lakukan dapat menciptakan efek pembesaran tanpa batas. Terutama saat Tuhan campur tangan di dalamnya. Benar, hal-hal yang besar selalu dimulai dengan sesuatu yang kecil. Firman Tuhan berkata, lidah yang kecil dapat menimbulkan akibat yang hebat, dan api yang kecil bisa menyebabkan kebakaran hutan. Demikian pula benih yang kecil dapat menghasilkan pohon besar yang berbuah lebat. Bahkan Tuhan mengatakan, iman sekecil biji sesawi dapat memindahkan gunung.

Memang, memberi tidaklah selalu mudah. Terutama ketika kita sendiri sangat membutuhkannya. Namun, pemberian kita menunjukkan besar iman kita. Bahwa kita tidak menganggap apa yang ada pada kita sebagai milik kita sendiri, tetapi milik Tuhan yang memelihara kita. Bahwa kita tidak bergantung pada harta benda, tetapi kepada Allah semata. Iman seperti inilah yang mendatangkan mujizat lima roti dua ikan dalam hidup kita. Saat kita berani memberi, kita pun tengah menaburkan benih profetik. Tuhan akan membukakan tingkap-tingkap langit dan mencurahkan mjizat keuangan besar-Nya. (MV.L)

RENUNGAN
Rahasia mengalami MUJIZAT KEUANGAN BESAR adalah MENABURKAN BENIH PROFETIK.

APLIKASI
1. Apakah yang dimaksud dengan benih profetik?
2. Mengapa Anda perlu menaburkan benih profetik?
3. Apa yang akan Anda lakukan dalam menaburkan benih profetik?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih Engkau selalu memelihara hidup kami. Terlebih dari itu, Engkau pun ingin melimpahi kami dengan berkat-berkat-Mu. Berikan kami keberanian untuk melangkah dalam iman, untuk menaburkan benih profetik sesuai dengan petunjuk-Mu. Biarlah segala mujizat yang kami terima dapat dipakai untuk memberkati banyak orang dan memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.