Tuhan Bisa Memakai Krisis Untuk Mempersatukan Keluarga [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Roma 5:1-21

RHEMA HARI INI
Roma 5:3c-4 karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

R Venkateshwarlu, adalah seorang buruh di India. Tinggal di sebuah desa di negara bagian selatan Telangana, ia memiliki seorang istri dan 5 orang anak. R Venkateshwarlu memiliki kesulitan mendengar dan berbicara. Pada April 2018 ia pergi untuk bekerja di desa lain dengan menumpang sebuah truk. Di perjalanan ia jatuh tertidur. Sementara sang sopir yang tidak mengetahui ada penumpang gelap dalam truknya, setelah menyadari keberadaan Venkateshwarlu, segera menurunkannya di tengah jalan. Sendirian di jalan yang tak dikenal, Venkateshwarlu mencari-cari truk lain yang bersedia memberinya tumpangan untuk pulang ke rumah.

Akhirnya ia mendapatkan tumpangan, namun berjam-jam kemudian ia baru menyadari bahwa ia menuju ke arah yang berlawanan. Ia diturunkan di Ludhiana, sebuah negara bagian Punjab Utara yang sangat jauh dari tempat tinggalnya. Ia kesulitan berkomunikasi karena tidak mengerti bahasa Punjabi, dan terpaksa hidup dari sumbangan makanan dari penduduk setempat yang menaruh iba padanya. 2 tahun keluarga Venkateshwarlu berusaha mencarinya namun sia-sia. Sampai akhirnya India menetapkan karantina wilayah karena wabah virus covid-19. Seorang polisi Punjab, Ajaib Singh berkeliling Ludhiana untuk memberi sumbangan makanan bagi pekerja imigran dan orang-orang miskin. Aksi amal itu diunggah dalam akun tik-tok miliknya yang memiliki 800.000 pengikut. Dan sososk R Venkasteshwarlu terlihat dalam vidionya yang direkam dibawah flyover, 2000 km jauhnya dari rumahnya di Telangana. Setelah 2 tahun, akhirnya Venkateshwarlu dapat ditemukan oleh keluarganya.

Apa yang nampak sebagai hal buruk di mata manusia, terkadang merupakan sebuah blessing in disguise atau berkat tersembunyi dari Tuhan. Krisis yang kita alami saat ini pun, bagi kita mungkin merupakan suatu bencana atau pergumulan berat. Namun di tangan Tuhan, krisis bisa dipakai sebagai alat untuk menyatukan keluarga kita. Kesukaran yang kita hadapi, membuat kita makin menyadari pentingnya peranan keluarga dalam hidup kita. Ancaman virus mematikan membuat kita diingatkan betapa berharganya keluarga yang kita miliki. Jangan membuang-buang waktu, tenaga dan pikiran kita untuk hal-hal yang tidak berguna, sebaliknya gunakan setiap kesempatan yang tercipta oleh keadaan ini untuk membangun ketahanan keluarga. Dekati dan buat rekonsiliasi dengan anggota keluarga yang tadinya sempat renggang. Dengan kasih dari Tuhan, justru di masa krisis ini, keluarga-keluarga akan dipersatukan kembali dan beroleh pemulihan. (PF)

RENUNGAN
Sadarilah, KRISIS bisa DIPAKAI TUHAN sebagai alat untuk MENYATUKAN KELUARGA kita

APLIKASI
1.    Apakah saat ini sedang ada perpecahan dalam keluarga Anda?
2.    Apakah Anda sudah bisa melihat hal baik apa yang bisa Anda dapatkan di balik krisis yang sedang terjadi saat ini?
3.    Apa rencana Anda untuk mulai membangun ketahanan keluarga Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, kami percaya bahkan di balik krisis ini, ada sesuatu yang baik yang Engkau kerjakan bagi kami. Tolong kami Tuhan, untuk dapat menjadi pemersatu bagi keluarga kami. Beri kami kasih dan hikmat-Mu untuk membangun kerukunan dalam keluarga kami. Terima kasih Tuhan , di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.