MENGEMBALIKAN KASIH MULA-MULA DALAM KELUARGA KITA [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Wahyu 2:1-7

RHEMA HARI INI
Wahyu 2:4-5a Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan.

Abigail adalah seorang istri dari pria yang bernama Nabal. Dicatat di Alkitab, Nabal adalah seorang pria yang kasar dan jahat kelakuannya, sedangkan Abigail adalah seorang wanita cantik yang sangat bijak. Walau tidak disebutkan dalam Alkitab bagaimana awal mula pernikahan mereka dan keseharian Abigail sebagai seorang istri, tapi bisa kita bayangkan pasti tidak mudah bagi Abigail untuk mendampingi dan menjadi penolong bagi Nabal. Ada satu kejadian dalam Alkitab yang menunjukkan bagaimana Abigail tetap tetap mengasihi dan melindungi Nabal, walaupun suaminya adalah seorang yang bebal.

Saat itu Nabal berbuat jahat kepada pasukan Daud sehingga Daud menjadi marah dan berencana hendak memerangi Nabal. Ditengah situasi genting itulah Abigail bertindak menunjukkan pengabdian dan kasihnya sebagai seorang istri. Abigail mendatangi Daud dan memohon belas kasihan kepadanya supaya membatalkan niat Daud membinasakan Nabal. Abigail datang membawa persembahan dan bersujud dengan mukanya sampai ke tanah ( Samuel 25:23 ). Tindakannya ini menunjukkan bahwa Abigail tetap memiliki kasihnya yang mula-mula kepada Nabal. Meskipun menilik sifat suaminya, sangat mungkin suaminya pernah berlaku kasar dan jahat kepadanya. Dan tindakan kasih nya itulah yang membuat Daud akhirnya membatalkan niatnya menghabisi Nabal.

Hari-hari ini, ditengah situasi yang tidak menentu, kasih sudah mulai mendingin. Banyak orang sibuk memikirkan usaha dan kepentingannya sendiri-sendiri. Tapi kita anak-anak Tuhan justru ditantang untuk kembali mengobarkan kasih mula-mula kita ditengah-tengah keluarga kita. Apa yang sudah lama hilang dan tidak kita lakukan untuk menyatakan kasih kita kepada suami atau istri, anak-anak dan orangtua kita, LAKUKANLAH LAGI. Itulah yang dikehendaki Tuhan. Percayalah Firman-Nya ya dan amin. Jika kita mau berjuang melakukan lagi apa yang semula kita lakukan untuk keluarga kita, maka kebahagiaan pasti datang atas keluarga kita. Kita akan menjadi tanda ajaib di tengah-tengah situasi dunia saat ini dan nama Tuhan dipermuliakan. Haleluya!

RENUNGAN
Untuk MENGEMBALIKAN kasih yang semula, LAKUKANLAH LAGI yang semula kita lakukan UNTUK KELUARGA kita.

APLIKASI
1. Adakah hal-hal yang dulu Anda lakukan, namun sekarang tidak lagi, untuk menyatakan kasih pada keluarga Anda?
2. Bagaimana keadaan keluarga Anda? Masihkah ada kasih yang semula di dalamnya?
3. Apa komitmen Anda untuk mengembalikan kasih yang semula dalam keluarga Anda?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, terimakasih atas keluarga yang Engkau percayakan atas kami. Terimakasih atas kasih yang Engkau curahkan di tengah-tengah kami. Kami percaya kasih itu masih ada. Mampukan kami ya Tuhan, supaya kami bisa menyatakan kasih kami kembali seperti dulu kepada keluarga kami, supaya Engkau sungguh-sungguh nyata ada dalam keluarga kami. Didalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.