Iman Yang Tetap Teguh Dalam Badai Berkepanjangan [REMAKA]

BACAAN HARI INI
Lukas 18:1-8

RHEMA HARI INI
Lukas 18:7-8 Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?”

“Mengapa kamu lebih memilih merk itu, yang ini kan bentuknya lebih bagus, harganya juga lebih murah, lho!” Iwan bertanya pada Bowo. “Aku sudah pernah pakai keduanya. Yang ini terbukti lebih awet. Aku sudah pakai lebih dari lima tahun. Kualitasnya tidak berkurang meskipun kubawa kemana-mana dan seharian kupakai.” Bowo menjawab sambil menunjukkan kedua lampu senter di tangannya. “Sedangkan yang ini, meskipun tampilan luarnya bagus tapi baru setahun kupakai sudah rusak.” sambung Bowo.

Di dalam Lukas 18 Tuhan Yesus memberikan perumpamaan tentang hakim yang tak benar. Seorang janda yang memiliki lawan, selalu datang kepada hakim itu untuk meminta dibela haknya melawan musuhnya. Hakim itu kemudian membenarkan janda itu dengan alasan yang tidak benar. Tuhan Yesus kemudian mengaitkan perumpamaan itu dengan Allah yang terlebih lagi akan segera membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam selalu berseru kepada-Nya.

Kita bersyukur minggu ini boleh belajar dari rhema tentang membangun ketahanan iman. Sesuatu yang sangat penting untuk kita lakukan di tengah kondisi yang mengkhawatirkan saat ini. Mempertahankan iman dalam badai yang singkat mungkin adalah hal yang mudah. Tetapi mempertahankan iman dalam badai yang rasanya tidak kunjung berakhir adalah hal yang jauh lebih sulit. Sama seperti halnya kedua senter tadi. Yang satu sudah rusak setelah dipakai setahun, sedangkan satunya lagi masih awet selama lima tahun. Tentu saja akhirnya senter yang lebih awetlah yang dipilih. Demikian pula Tuhan sendiri telah memilih kita untuk menjadi alat-Nya, sebab dalam diri setiap kita telah dianugerahkan benih ketahanan iman yang luar biasa. Tergantung kita apakah kita bisa memelihara dan merawat nya dengan benar, sehingga ketahanan itu makin teruji dan makin kuat. Biarpun badai krisis mungkin masih berkepanjangan, namun iman kita akan tetap teguh bertahan. Dan pada akhirnya iman kita pada Tuhan lah yang akan meluputkan dan memberi kita kemenangan atas setiap krisis dan kesukaran yang kita hadapi.

RENUNGAN
Jangan sampai IMAN kita hanya bertahan dalam badai singkat, milikilah iman yang TETAP TEGUH dalam BADAI BERKEPANJANGAN.

APLIKASI
1. Bagaimana Anda menilai kondisi iman Anda? Termasuk jenis iman yang tahan banting atau iman yang mudah menyerah?
2. Apa yang harus Anda lakukan untuk melatih stamina iman Anda, sehingga tetap bisa bertahan dalam badai yang berkepanjangan?
3. Apa manfaat mempunyai ketahanan iman yang kokoh bagi diri Anda sendiri dan orang lain?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, hanya Engkau yang tahu kapan badai ini berlalu. Tapi kami percaya semua ada di dalam kendali dan rencana-Mu. Tolong kami Tuhan untuk terus melatih ketahanan iman kami agar kami tetap bertahan sampai akhir. Dan melihat kemuliaan-Mu dinyatakan atas setiap bangsa di bumi. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.