Rencana Besar Tuhan Dalam Keluarga

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yesaya 60:1-22

RHEMA HARI INI
Yesaya 60:22 Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.

Alisha sangat bangga pada ayahnya yang berprofesi sebagai illustrator buku anak. Mendekati ulang tahunnya yang ke-9, ia pun meminta ayahnya melukiskan sesuatu untuk dipajang di dinding kamarnya yang catnya mulai kusam. Tentu saja sang ayah menyetujuinya. Namun, ia meminta Alisha untuk tidak masuk ke kamarnya sementara ia bekerja di dalamnya. Hari demi hari berlalu, tibalah hari ulang tahun Alisha. Saat ia memasuki kamarnya, ia melihat seluruh dinding kamarnya dilapisi wallpaper putih bersih. Di salah satu sudut kamarnya, terdapat ilustrasi berwarna-warni yang digambar langsung di dinding. Ayahnya telah melukisan binatang-binatang lucu kesukaannya. Segera saja, Alisha melompat-lompat dan memeluk ayahnya.

“Ini belum semuanya. Ayah punya kejutan yang lebih besar lagi untukmu,” kata ayahnya sambil menarik beberapa helai pita yang tertempel di dinding. Lalu kertas-kertas yang melapisi dinding kamar Alisha berjatuhan. Saat itulah, di seluruh permukaan kamarnya terlihat pepohonan, air tejun, pelangi, kupu-kupu, lebih banyak lagi hewan, dan juga langit biru. Rasanya, seluruh isi hutan ada di dalam kamarnya!

Beberapa minggu ini, kita telah menerima rhema firman tentang mujizat pemulihan keluarga. Setiap kita pun tentu berharap pemulihan yang nyata benar-benar terjadi dalam keluarga kita. Hari ini, kita perlu menyadari bahwa Tuhan tidak pernah membuat rencana yang kecil dalam hidup kita. Bahkan, rencana yang terlihat besar bagi kita pun masih kurang besar bagi-Nya. Ya, ketahuilah bahwa Tuhan bukan hanya ingin memulihkan keluarga kita, Dia bukan hanya ingin membangun keluarga kita menjadi keluarga yang hebat, tetapi Dia ingin membangkitkan keluarga dan keturunan kita menjadi perkasa di bumi ini. Tidak peduli sekecil, selemah, maupun seberantakan apapun kondisi keluarga kita saat ini, Tuhan sanggup melakukannya. Sebab Tuhan ingin, melalui generasi-generasi penerus kita, terang-Nya semakin nyata dalam dunia yang gelap ini dan nama-Nya semakin dipermuliakan. (MV.L)

RENUNGAN
Tidak hanya menjadi KELUARGA YANG HEBAT, Tuhan juga akan membuat keluarga kita menjadi BANGSA YANG KUAT.

APLIKASI
1. Mengapa Tuhan ingin menjadikan keluarga Anda hebat, bahkan bangsa yang kuat?
2. Menurut Anda, bagaimana hal tersebut dapat tergenapi dalam keluarga Anda?
3. Bagaimana Anda dapat meresponi rhema firman Tuhan hari ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, kami mengucap syukur karena Engkau Allah yang besar dan besar rencana-Mu bagi keluarga kami. Bangkitkan iman kami, ya Roh Kudus, agar kami dapat menarik mujizat pemulihan keluarga yang sudah Tuhan janjikan bagi keluarga kami. Ini keluarga kami, perbuatlah sesuai dengan kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.