Rencana Tuhan Dalam Penciptaan Manusia

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kejadian 1:26-31

RHEMA HARI INI
Kejadian 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

Setiap benda yang kita temui di sekeliling kita pasti memiliki kisah di balik pembuatannya. Alasan mengapa benda itu dirancang sedemikian rupa, sehingga memiliki fungsi seperti yang kita ketahui. Baik itu untuk mempermudah pekerjaan kita, meningkatkan kenyamanan, maupun hanya untuk memperindah ruang. Robot mungkin merupakan salah satu penemuan yang memiliki sejarah terpanjang di dunia. Sejak ratusan, bahkan ribuan tahun yang lalu, manusia sudah menciptakan benda-benda bergerak. Sekitar 1000 SM pada Dinasti Zhou, sebuah benda yang dapat bernyanyi dan menari diciptakan untuk menghibur raja. Ratusan tahun SM, para ilmuwan di Alexandria membuat mesin mirip manusia untuk keperluan keagamaan. Dalam perkembangannya, robot paling banyak dibuat untuk memudahkan pekerjaan manusia. Sesuai fungsinya, dalam setiap robot sudah dirangkai bagian-bagian yang dapat mendukung pekerjaan yang diharapkan darinya.

Saat menciptakan manusia, Tuhan pun memiliki tujuan dalam pikiran-Nya. Bukan tujuan biasa-biasa saja, tetapi tujuan yang besar. Untuk memenuhi tujuan itu, Tuhan pun sudah memperlengkapi kita dengan fungsi-fungsi yang memadai. Dia menciptakan manusia menurut gambar-Nya (Kej. 1:27). Tidakkah hal ini luar biasa? Seperti robot yang diciptakan untuk dapat menirukan manusia dan melakukan apa yang manusia dapat lakukan, Tuhan pun menciptakan kita untuk dapat melakukan apa yang dilakukan-Nya.

Lebih dari sekedar robot yang dibuat untuk membantu umat manusia, Tuhan menciptakan kita bukan hanya sebagai hamba. Kita adalah anak-anak-Nya, anggota Kerajaan Allah. Keberadaan kita bukanlah hanya untuk memenuhi muka bumi ini, tetapi untuk menguasainya. Ya, Tuhan ingin kita hidup seperti Allah. Taklukkanlah permasalahan-permasalahan kita. Berkuasalah di mana Tuhan menempatkan kita. Jangan lagi hanya menjadi penerima mujizat, tetapi jadilah pembuat mujizat. Tuhan sudah menanamkan semua “komponen” yang kita butuhkan untuk memenuhi rancangan-Nya dalam hidup kita. “Komponen-komponen” yang diaktifkan ketika kita mengalami kepenuhan Kristus dan karenanya menerima urapan untuk berkuasa. (MV.L)

RENUNGAN
Sejak awal, Tuhan MENCIPTAKAN KITA dengan suatu RENCANA, Dia mau kita MEMERINTAH.

APLIKASI
1. Menurut Anda, apakah yang Tuhan rencanakan saat Dia menciptakan Anda?
2. Mengapa Tuhan menciptakan kita untuk memerintah?
3. Bagaimana Anda bisa mulai hidup sebagaimana Tuhan merancangkan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih karena Engkau menciptakan kamu dengan tujuan yang begitu besar dan luar biasa. Ajaib perbuatan-Mu dalam kehidupan setiap kami. Mampukan setiap kami untuk menerima identitas sebagai anak-anak-Mu, agar kami bisa berfungsi seperti yang Engkau inginkan. Biarlah melalui kehidupan kami, setiap rancangan-Mu boleh tergenapi dan kemulian-Mu sampai ke ujung-ujung bumi. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.