KEBAHAGIAAN YANG MENETAP SAMPAI KE ANAK CUCU KITA [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Mazmur 25:1-22

RHEMA HARI INI
Mazmur 25:12-13 Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi.

Perceraian bukanlah hal yang tabu di zaman ini, bahkan bagi anak-anak Tuhan sekalipun. Meskipun Firman Tuhan jelas berkata TIDAK untuk perceraian, tapi tetap saja ada yang melanggar dengan berbagai alasan. Hal ini pun sempat terlintas dalam pikiran Dini. Secara logis memang rumah tangga Dini tak layak dipertahankan, jika di jelaskan satu demi satu, siapapun pasti berpikir percuma Dini tetap bertahan. Salah-salah Dini bisa jatuh sakit karena tekanan batin. Dini pun berusaha mencari celah dalam Alkitab dan dari sumber-sumber lain, untuk membenarkan keinginannya. Tapi Dini tahu, bagaimanapun manusia mencoba memelintir kebenaran, Tuhan tidak pernah berkenan pada perceraian. Akhirnya ia pun tidak lagi mencoba berbantah dengan Firman, melainkan berusaha taat walaupun ada daging yang harus dikorbankan.

Dini belajar taat bagaimana menjadi istri baik dan penolong bagi suaminya. Meskipun banyak ujian yang harus ia hadapi tapi Dini selalu beroleh kekuatan baru untuk bertahan. Ada kekuatan yang memampukan Dini untuk terus berusaha walaupun berulangkali ia sempat hampir menyerah. Bahkan Dini masih bisa menemukan dan menebar kebahagiaan dalam keluarganya. Perlahan tapi pasti, rumah tangga Dini dipulihkan. Anak-anak Dini sekarang tak lagi harus melihat kedua orang tua mereka bertempur dengan hebat. Mereka melihat perjuangan Dini bagi keluarga, dan mereka memberi dukungan dengan menjadi anak yang baik dan taat. Dini percaya, dalam takut akan Tuhan, akan ada kebahagiaan yang tidak biasa bagi dirinya dan keluarganya.

Takut akan Tuhan bukan berarti Tuhan kita menyeramkan, tapi kita segan untuk melakukan hal yang mendukakan hati Tuhan. Karena Tuhan sudah teramat sangat baik pada kita, masakan kita mau menyakiti hati-Nya dengan ketidak taatan. Seperti orang tua yang pasti akan sangat sedih kalau anak-anaknya bertindak sesuka hati, begitupun hati orang tua akan sangat disenangkan melihat anak-anak yang taat dan selalu berusaha berbuat yang benar di mata orang tua. Demikianlah Bapa kita, yang akan dengan senang hati menganugerahkan kebahagiaan yang permanen, kebahagiaan yang tidak tergantung pada situasi dan kondisi. Kebahagiaan yang menetap sampai pada anak cucu kita, ketika kita menjadi anak-anakNya yang selalu mau belajar dan berusaha hidup seturut kehendak Bapa. (PF)

RENUNGAN
ROH TAKUT AKAN TUHAN membuat UNCOMMON HAPPINES turun atas hidup kita, bahkan ANAK CUCU kita.

APLIKASI
1. Apa definisi takut akan Tuhan bagi Anda selama ini?
2. Sudahkah Anda hidup dalam takut akan Tuhan? Dengan cara bagaimana?
3. Kebahagiaan apa yang Anda temukan saat Anda hidup dalam takut akan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, sungguh Engkau teramat baik pada kami. Kami mengucap syukur atas segala ujian yang kau perkenankan terjadi dalam hidup kami. Kini kami tahu bahwa semua adalah untuk semakin membuat kami bertumbuh dan makin mengerti kehendak-Mu. Sehingga kami boleh menjadi anak-anak yang menyukakan hati-Mu. Terima kasih Tuhan Yesus, di dalam nama-Mu kami berdoa. Amin.