Tuhanlah Panglima Kita [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Mazmur 144:1-15

RHEMA HARI INI
Mazmur 144:1-2 Dari Daud. Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang; yang menjadi tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, kota bentengku dan penyelamatku, perisaiku dan tempat aku berlindung, yang menundukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku!

Semula bapak Kun tidak begitu peduli dengan berbagai berita heboh soal wabah covid-19. Ia berpikir bahwa bisa jadi wabah itu kelihatan begitu mengerikan karena gencarnya media massa yang mewartakan jumlah korban meninggal akibat wabah tersebut. Namun begitu sekolah mulai diliburkan, semua kegiatan massa dibatalkan dan social distancing diberlakukan pemerintah, bapak Kun mulai menyadari bahwa ketakutan akan wabah ini sangatlah nyata. Seorang teman juga mengatakan bahwa serangkaian resesi bisa timbul karena peristiwa ini. Bapak Kun melihat kini hampir semua orang mengikuti perkembangan penyebaran wabah, semua mengkhawatirkan jumlah pasien yang meninggal dan terinfeksi yang jumlahnya makin meningkat dari hari ke hari. Semua takut tertular dan berita-berita yang gencar beredar membuat orang semakin dicekam ketakutan dan kekhawatiran.

Pandemi wabah covid-19 menjadikan dunia saat ini sedang menghadapi peperangan melawan musuh yang tak terlihat. Sebagai orang percaya kita harus tetap teguh berdiri dan mengandalkan Tuhan sepenuhnya seperti Daud. Dialah gunung batu pertahanan dan keselamatan kita. Seperti halnya Daud yang percaya bahwa Tuhanlah yang mengajarinya strategi berperang, begitupun kita harus selalu dengar-dengaran akan instruksi dari Tuhan. Minggu ini rhema kita adalah perjuangan Yosua. Kepada Yosua, Tuhan memperkenalkan diri-Nya sebagai Panglima dari segala Balatentara Sorga, karena Tuhan tahu Yosua sedang dalam sebuah peperangan roh yang sangat besar. Ini pula yang sedang kita hadapi saat ini.

Dengan memperkenalkan pribadi-Nya sebagai Panglima, Tuhan sedang memberitahu bahwa kita tidaklah sendirian. Tuhan siap memimpin, memberi instruksi serta strategi yang akan membawa kita pada kemenangan. Perhatikan dan laksanakan setiap petunjuk yang disampaikan Tuhan melalui bapak Gembala dan pemerintah kita. Ikuti rantai komando dari atas untuk tetap berhati-hati dan berhikmat. Kita tidak perlu takut yang berlebihan, justru inilah saatnya kita bangkit untuk menjadi terang sampai ke bangsa-bangsa. Pandang dan ikuti komando dari Panglima Besar yang menyertai kita. Bersama Dia, Panglima yang memegang kendali dalam peperangan ini, musuh akan dikalahkan dan semua bangsa akan melihat bahwa Dialah satu-satunya Tuhan yang hidup.

RENUNGAN
Dengan MEMPERKENALKAN PRIBADI-NYA sebagai Panglima, Tuhan memberi tahu bahwa kita TIDAKLAH SENDIRIAN dalam peperangan kita.

APLIKASI
1.    Apa artinya bagi Anda jika Tuhan adalah Panglima Besar kita?
2.    Apa dampaknya bagi Anda dalam menghadapi peperangan yang tidak terlihat saat ini?
3.    Apa yang akan Anda lakukan agar senantiasa dapat mendengar instruksi dari Panglima Besar dengan jelas?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, kami sangat bersyukur dan berlega hati mengetahui bahwa Engkau ada, menyertai dan memimpin kami dalam peperangan ini. Bersama Engkau sebagai Panglima Besar kami, tak ada musuh yang terlalu besar dan tak ada musuh yang tidak dapat kami kalahkan. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.