Sahabat Sejati Disaat Sepi

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kejadian 28:10-22

RHEMA HARI INI
Kejadian 28:15a Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku akan melindungi engkau, ke manapun engkau pergi

Ketika Ps. Jonatan dikirim oleh Pdt. Obaja untuk sekolah di Amerika, saat itu Ps. Jonatan masih sangat muda, baru lulus SMA. Ps. Jonatan ditempatkan di sebuah keluarga asli Amerika dengan tujuan supaya bisa lebih lancar belajar berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Namun ternyata kamar Ps. Jonatan berada diluar rumah utama dari keluarga Amerika tersebut, sehingga Ps. Jonatan seperti terisolasi sendiri dan tidak berkumpul menjadi satu dengan keluarga induknya. Padahal, saat masih bersama keluarganya di Solo, Ps. Jonatan termasuk anak yang sangat dekat dengan orang tua dan keluarga.

Di tengah kesepiannya, Ps. Jonatan memakai kesempatan tersebut untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan Tuhan. Disitulah ia merasakan sungguh-sungguh bahwa Tuhan adalah sahabat sejati dalam hidupnya. Ketika tidak ada seorangpun di sampingnya, Tuhan selalu ada untuk menemani dan tidak pernah sekalipun meninggalkannya. Ps. Jonatan juga memakai kesendiriannya untuk lebih fokus belajar. Sehingga sekolah yang seharusnya ditempuh selama dua setengah tahun, bisa ia selesaikan dalam waktu dua tahun saja.

Ya, situasi baru dan asing seringkali bisa membuat kita merasa sepi, tetapi kalau kita mau menyadari, sesungguhnya Tuhan selalu ada bersama kita. Ia adalah sahabat sejati kita yang selalu dekat dengan hati kita. Itu sebabnya, saat sepi datanglah kepada Yesus. Jadikan Ia sebagai sahabat dimana kita bisa mencurahkan segala isi hati kita kepada-Nya. Dengan demikian, momen kesepian dan kesendirian kita justru akan menjadi momen yang mendatangkan anugerah dalam hidup kita.

RENUNGAN
SITUASI BARU dan ASING dapat membuat kita merasa sepi, tetapi kita MEMILIKI TUHAN sebagai SAHABAT SEJATI yang sangat dekat di hati.

APLIKASI
1. Apakah saat ini Anda sedang merasa kesepian?
2. Apakah yang menyebabkan Anda merasa kesepian?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya momen kesepian ini justru akan menjadi momen anugerah dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, Engkau sahabat sejati dalam hidup kami. Disaat tidak ada seorangpun ada di dekat kami, Engkau selalu ada bagi kami. Engkau tidak pernah meninggalkan kami sendiri. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.