SEMAKIN KITA BERKORBAN, SEMAKIN BESAR PULA APINYA

RHEMA HARI INI

1 Raja-raja 18:38 Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya.

Anita sempat merasa kecewa ketika perusahaan besar yang mengundangnya untuk interview ternyata belum menerimanya bekerja disana. Padahal Anita sangat mengharapkan pekerjaan tersebut untuk membantu ekonomi keluarganya. Meski masalah keluarga dan kekhawatiran akan hari depan menjadi beban tersendiri bagi Anita, namun ia tidak meninggalkan jam doa, ibadah dan pelayanannya. Setiap kali ia merasa lemah, janji firman Tuhanlah yang kembali menguatkannya. Anita merasa, justru dalam keadaan tersulit, kehadiran Roh Kudus semakin terasa dan menjadi penghibur baginya. Memberikan keberanian dan kemampuan untuk terus maju menghadapi kehidupan. Anita memang tidak punya banyak, tetapi ia memberikan apa yang ada padanya untuk Tuhan. Korban persembahan inilah yang membuat Api Roh Anita tetap menyala dalam dirinya.

Ya, keberanian untuk membayar harga dan mempersembahkan korban, sangat menentukan besarnya kobaran Api Tuhan dalam hidup kita. Seperti Elia yang mempersembahkan air dalam jumlah sangat banyak, justru ketika airlah yang sangat dibutuhkan oleh bangsa Israel. Tuhan melihat korban yang sangat berharga itu dan Api-Nya pun turun. Menjilat dan membakar habis korban sebagai tanda Tuhan berkenan. Pertobatan besar dan mujizat yang telah lama dinanti-nantikan pun terjadi setelah Api Tuhan menyala.

Belajar dari Elia, semakin besar dan semakin berharga korban yang kita persembahkan, maka semakin besar pula Api Tuhan akan berkobar. Semakin kita berani berkorban waktu, tenaga, pikiran, perasaan ataupun harta, Api Roh Kudus akan semakin menyala-nyala di dalam kita. Mari, janganlah kita ragu atau terlalu banyak berpikir. Tidak ada pekerjaan yang sia-sia di dalam Tuhan dan tidak pula kita akan rugi karenanya. Justru Api Tuhan akan membawa kita maju dari satu kemuliaan kepada kemuliaan yang lebih besar.

RENUNGAN

SEMAKIN kita mau BERKORBAN bagi Tuhan, maka api Tuhan yang BERKOBAR akan SEMAKIN BESAR.

APLIKASI

1. Menurut Anda, untuk apa korban itu diperlukan?
2. Periksalah hati Anda, seberapa besar dan berani Anda telah berkorban bagi Tuhan selama ini?
3. Pengalaman apa yang Anda miliki ketika Anda semakin berkorban bagi Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, beri kami hati yang berani berkorban untuk Engkau. Beri kami hati yang selalu ingat bahwa semua yang ada pada kami adalah dari Engkau. Biarlah hanya korban terbaik yang kami persembahkan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!