Sentuhan Fisik yang Tulus

Renungan Keluarga Allah
Sabtu, 16 Juli 2016

BACAAN HARI INI

1 Petrus 1:13-25

RHEMA HARI INI

1 Petrus 1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

Kate Ogg adalah seorang Ibu yang melahirkan bayi prematur kembar di sebuah rumah sakit di Sydney, Australia. Bayi Kate Ogg lahir dalam usia 27 minggu atau sekitar 7 bulan kurang dengan berat hanya 1 kilogram. Kate diberi tahu oleh tim medis bahwa salah satu bayinya tidak bisa diselamatkan. Dokter gagal membantu bayi kecil yang akhirnya di beri nama Jamie itu untuk bernafas. Selama 20 menit mereka tidak bisa membuat bayi itu bernafas dan akhirnya menyatakan sang bayi meninggal. Namun Kate tidak mau melepaskan sang bayi dari pelukannya dan terus memberikannya pelukan. Sang ibu melepaskan pakaian sang bayi dan mendekapnya dengan tubuhnya yang hangat. Setelah dua jam di pelukan sang ibu, bayi mungil itu menunjukkan adanya detak kehidupan. Si bayi bahkan terlihat bernafas. Terlebih setelah Kate sang ibu memberikan tetesan ASI menggunakan jari telunjuknya, akhirnya Jamie bisa bernafas normal dan tumbuh menjadi anak yang sehat. Beberapa ahli percaya, sentuhan fisik yang lembut berupa pendekatan kulit bayi ke kulit ibu memberikan efek menguntungkan yang lebih besar bila dibandingkan mengambil bayi prematur yang baru lahir dan meletakkannya di inkubator.

Sentuhan fisik yang lembut merupakan salah satu bahasa kasih yang diperlukan dalam keluarga. Sentuhan fisik memiliki kekuatan emosional yang luar biasa sehingga tindakan sederhana sudah dapat mengekspresikan kasih sayang yang besar. Contohnya pada waktu kita menggendong bayi, mencium dan memeluk mereka, walaupun bayi tersebut belum mengerti arti kata kasih, tapi dia sudah bisa merasa disayangi. Sentuhan fisik yang lembut dalam pernikahan seperti bergandengan tangan atau memeluk pasangan kita dapat membawa pada hubungan rumah tangga yang bahagia. Anak-anak yang sering mendapatkan sentuhan fisik kasih sayang dari orang tuanya seperti dipeluk dan dicium pada umumnya memiliki keseimbangan emosional yang lebih baik. Oleh karena itu, sentuhan fisik yang lembut dan tulus sangat diperlukan di dalam keluarga. Sentuhan fisik tulus yang kita berikan kepada anggota keluarga kita, akan memberikan sebuah kekuatan dan dorongan untuk membangun sebuah rumah tangga yang bahagia.

RENUNGAN

SENTUHAN FISIK YANG TULUS kita berikan kepada anggota keluarga kita, akan memberikan sebuah kekuatan dan dorongan untuk membangun sebuah rumah tangga yang bahagia.

APLIKASI

  1. Apakah Anda sudah memberikan sentuhan fisik yang lembut dan tulus kepada orang-orang yang Anda kasihi, Coba Anda teliti?
  2. Dan langkah-langkah apa yang akan Anda lakukan untuk mewujudkan keluarga yang bahagia?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terima kasih untuk mengingatkan kami akan dapat memberikan bahasa kasih bagi orang-orang yang kami sayangi. Ingatkan kami Tuhan untuk dapat memberikan sentuhan fisik yang lembut dan tulus sehingga kami dapat memberikan kekuatan dan dorongan bagi orang-orang yang kami kasihi untuk dapat membangun kehidupan yang lebih positif. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amin”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Roma 14-16