SIAPA YANG BERTAKHTA DI HATI KITA?
RHEMA HARI INI
Matius 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.
“Jika anda ingin tahu apa yang paling penting dalam hidup seseorang, jangan dengarkan ucapannya. Lihat laporan keuangannya.” Kalimat ini terdengar sederhana, tetapi sangat dalam. Cara seseorang memperlakukan uang sering kali lebih jujur daripada kata-katanya. Dari cara bagaimana kita mencari, menggunakan, menyimpan, dan membagikan uang, terlihat dengan jelas apakah Tuhan yang bertakhta atas hidup kita ataukah uang yang diam-diam mengambil alih posisi tersebut.
Yesus dengan tegas berkata bahwa di mana harta kita berada, di situ juga hati kita berada. Bahkan Dia menambahkan bahwa tidak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan (Mat. 6:24). Dengan demikian, uang bukan sekadar alat tukar, tetapi cermin rohani yang menyingkapkan siapa atau apa yang sebenarnya bertakhta di hati kita. Kisah orang muda yang kaya menjadi gambaran yang kuat tentang hal ini. Ia tampak saleh, taat hukum Taurat, dan rindu hidup kekal. Namun ketika Yesus menyentuh soal hartanya, hatinya pun terungkap. Ia pergi dengan sedih karena lebih mengasihi kekayaannya daripada Tuhan (Mat 19:16-24). Sebaliknya, Zakheus menunjukkan respons yang berbeda. Pertemuannya dengan Tuhan langsung mengubah cara ia memperlakukan uang. Takhta hatinya berpindah, dan respons hidupnya pun berubah. Ia sampai rela mengembalikan dan membagikan hartanya (Luk. 19:1-10). Ya, uang itu sendiri tidak jahat, tetapi sikap hati terhadap uanglah yang menentukan arah hidup seseorang.
Karena itu, mari kita jujur menilai hati kita sendiri. Cara kita memperlakukan uang—baik saat berkelimpahan maupun berkekurangan—sedang menyatakan siapa yang kita percaya, takuti, dan sembah. Tuhan tidak menuntut kita menjadi miskin, tetapi Dia rindu menjadi Tuhan atas seluruh hidup, termasuk keuangan kita. Ketika Tuhan benar-benar bertakhta di hati, uang kembali ke tempat yang benar: sebagai alat, bukan tuan. Saat kita bisa menempatkan Tuan yang benar di hati kita, keajaiban finansial pun tercurah atas hidup kita. (SZ)
RENUNGAN
Cara kita MEMPERLAKUKAN UANG menyingkapkan siapa yang bertakhta di hati kita.
APLIKASI
1. Apa yang paling memengaruhi keputusan Anda: kehendak Tuhan atau rasa aman dari uang?
2. Apakah uang lebih sering membuat Anda cemas atau membuat Anda bersyukur dan percaya kepada Tuhan?
3. Bagaimana Anda dapat menggunakan uang untuk memuliakan Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami menyerahkan hati dan hidup kami kepada-Mu. Ajari kami memperlakukan uang dengan benar, agar Engkaulah satu-satunya yang bertakhta di hati kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Ayub 30-31; Kisah para rasul 13:26-52
Categories
Latest Posts