Bebas dari Kutuk Keturunan dan Belenggu Dosa Melalui Retreat Encounter

Shallom, Pada kesempatan ini, saya ingin bersaksi tentang kelepasan, pemulihan dan pemutusan kutuk keturunan yang saya alami ketika mengikuti Retreat Encounter. Sebelumnya saya mengikuti Retreat ini karena memenuhi persyaratan pelayanan. Di H-5 sebelum Retreat, Tuhan mengubahkan motivasi saya. Ketika saya Pondok Daud, Tuhan berkata kepada saya bahwa sebelum Tuhan pakai saya lebih lagi Tuhan ingin bereskan semua hal buruk dalam hidup saya. Karena Tuhan adalah terang dimana tidak ada kegelapan didalam-Nya. Maka kegelapan dalam hidup saya harus dihancurkan. Tuhan berkata supaya saya harus menyiapkan hati dan membuka hati karena Tuhan akan bukakan semua hal yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya dan hal itu menjadi jawaban atas pergumulan saya selama ini.

Pergumulan saya selama ini, saya belum bisa menghormati orang tua. Saya selalu menentang, memberontak dan tidak mendengarkan perintah orang tua. Saya tahu hal itu melanggar Firman Tuhan. Tapi saya merasa ada sesuatu yang menghalangi saya dengan orang tua saya, sehingga komunikasi kami buruk. Ketika berbicara selalu emosi dan sering cekcok karena masalah sepele. Waktu itu Tuhan bukakan bahwa hal tersebut berhubungan dengan masa lalu saya. Sejak dalam kandungan saya sudah ditolak oleh orang tua dan berusaha digugurkan. Namun karena Kasih Karunia Tuhan saya boleh hidup sampai sekarang. Saya berpikir apakah luka batin sejak dalam kandungan itu yang membuat saya menjadi pribadi yang selalu memberontak kepada orang tua saya? Dari hal tersebut Tuhan bukakan lagi hal-hal yang tidak saya ketahui yang membuat saya kaget. Ternyata dalam garis keturunan keluarga saya ada berbagai macam kutuk keturunan. Kutuk perselingkuhan, kutuk perceraian, kutuk kenajisan dan sebagainya. Bahkan ada okultisme didalamnya yang sebenarnya saya tidak ketahui namun Tuhan bukakan waktu Retreat Encounter.

Saya baru sadar memang hal itu ada dalam keluarga besar saya. Dalam kehidupan mereka dipenuhi hal yang tidak baik, selalu bertengkar, tidak damai sejahtera dan termasuk kutuk-kutuk tersebut serta okultisme juga. Saat Retreat Encounter, saya melihat saya berdiri di antara 2 wilayah yang berbeda. Dimana di belakang saya adalah wilayah berwarna hitam gelap sedangkan di depan saya berwarna putih. Kemudian saya berdoa kepada Tuhan supaya Tuhan putuskan kutuk-kutuk keturunan itu, kegelapan dan belenggu dosa kenajisan dalam hidup saya. Saya tidak ingin satupun kutuk, kenajisan dan kegelapan ada dalam hidup saya. Saya minta supaya Tuhan cabut sampai akar-akarnya supaya saya sepenuhnya milik Tuhan. Berulang kali saya didoakan supaya semuanya dilepaskan dikeluarkan. Setelah didoakan saya merasakan benar-benar ada kelegaan dalam diri saya. Waktu itu saya muntah dan saya percaya semua kutuk-kutuk keturunan dan belenggu kenajisan sudah Tuhan keluarkan dan cabut semuanya. Dan sekarang saya seutuhnya milik Tuhan. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan Yesus. Saya tahu sebenarnya saya tidak layak untuk melayani Tuhan, tapi karena kasih karunia Tuhan saya dilayakkan. Karena kasih-Nya saya beroleh semua kebaikan Tuhan, kelepasan, pemulihan dan pemutusan kutuk-kutuk yang saya alami ini.

Saya mengajak saudara-saudara semua yang belum mengikuti Retreat Encounter. Mari ikutilah Retreat Encounter!! Karena akan ada kelepasan pemulihan yang saudara alami. Awal dari pemulihan dan kelepasan membawa kita lebih lagi dipakai oleh-Nya. Tuhan Yesus memberkati.