Benih Profetik Yang Diterima Tuhan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
2 Korintus 8:1-15

RHEMA HARI INI
2 Korintus 8:12a Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima

Meniti karier di Jakarta adalah impian banyak anak muda, tidak terkecuali dengan Kiki. Awal menjalani training, ia hanya menerima tujuh ratus ribu rupiah selama tiga bulan. Jumlah yang sangat kecil untuk menutupi biaya hidup minimalnya. Suatu hari, Kiki yang baru mengenal Tuhan, diajak temannya ke gereja. Cinta mula-mula membuat ia rindu untuk memberi yang terbaik bagi Tuhan. Meski uang di saku hanya tinggal lima ribu rupiah, tetapi karena hatinya begitu bersukacita, ia berikan uang tersebut sebagai persembahan. Sebenarnya tidak ada yang tahu kondisi keuangan Kiki, tetapi Tuhan Mahatahu.

Tidak perlu menunggu waktu lama, Tuhan kirimkan pertolongan. Usai ibadah, Vio yang terkenal kikir, tiba-tiba mengajak Kiki makan siang. Yang lebih ajaib lagi, Vio juga mengajaknya makan malam, dan besoknya ia lagi-lagi mentraktir Kiki. Tidak hanya itu, siangnya Kiki dikunjungi seorang klien yang baru ia kenal. Klien tersebut tiba-tiba menyerahkan sebuah amplop sambil berkata, “Silakan diterima, Pak. Bapak lebih butuh.” Ketika ia membuka amplop itu, jumlahnya ternyata enam ratus ribu rupiah. Kiki tidak bisa menahan air mata. Baginya yang sudah tidak punya sepeser pun, itu sangatlah berharga dan luar biasa. Sejak saat itu mujizat keuangan terus ia terima. Di kantor pun, Kiki menjadi pegawai dengan prestasi terbaik dan penghasilannya terus meningkat pesat.

Janda dua peser (Mrk. 12:42), atau anak yang membawa lima roti dan dua ikan (Yoh. 6:9), bukanlah orang-orang yang mempersembahkan banyak, tetapi Tuhan berkenan menerimanya. Hal itu karena mereka telah menabur benih profetik dengan rela hati dan sukacita. Bukankah indah kalau Tuhan berkenan atas persembahan kita? Karena itu, milikilah hati yang suka menabur dalam kerelaan dan sukacita. Pintu gerbang sorga pasti terbuka untuk kita. Great miracle, mujizat keuangan besar, pasti menjadi milik kita tahun ini, sehingga kita dapat menjadi saksi Kristus yang memuliakan nama-Nya, dan memberkati banyak jiwa.

RENUNGAN
Hanya BENIH PROFETIK yang ditaburkan dengan RELA HATI dan SUKACITA yang akan DITERIMA TUHAN.

APLIKASI
1. Benih profetik seperti apakah yang akan diterima Tuhan?
2. Sudahkah Anda menabur benih profetik dengan rela hati dan sukacita?
3. Apa yang akan terjadi jika anda menabur dalam kerelaan dan sukacita?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih atas firman-Mu yang membukakan mata hati kami. Roh Kudus, ajar kami untuk menabur dengan rela hati dan sukacita, sehingga Tuhan berkenan atas persembahan kami. Dan kami boleh menerima great miracle, mujizat keuangan besar, untuk menjadi saksi Kristus bagi banyak jiwa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.