Dari Kelam Ke Spektakuler

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 103:1-22

RHEMA HARI INI
Mazmur 103:5 Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.

Seorang pelayan Tuhan bersaksi, bagaimana kehidupannya 8 tahun yang lalu sangat sulit sekali. Orang tuanya mengalami kesulitan keuangan, sehingga untuk makan sehari-hari saja sangat sulit. Ia sebagai anak tertua harus menanggung kebutuhan keluarganya sehari-hari, bahkan biaya sekolah adik-adiknya. Sampai ketika masuk tahun 2018 dimana rhema saat itu adalah tahun Great Harvest, ia mengimani Great Harvest benar-benar terjadi dalam hidupnya. Pelan-pelan, kehidupan keluarganya mulai membaik. Mereka bisa membuka usaha catering yang semakin hari semakin maju. Dan oleh pertolongan Tuhan, mereka bisa membuka 1 tempat untuk berjualan di sebuah food court.

Saat ibadah tutup tahun 2018, pelayan Tuhan ini menangkap rhema firman yang disampaikan oleh Bp. Pdt. Obaja bahwa tahun 2019 akan menjadi tahun mujizat besar. Ia imani dan ia percaya bahwa mujizat besar pasti terjadi dalam keluarganya. Ia mendapatkan visi dari Tuhan bahwa di tahun 2019 ini ia bisa membuka 8 tempat lagi untuk berjualan makanan. Ia percaya dan sepakat dengan orang tuanya tentang visi 8 tempat baru. Lalu tiba-tiba ada teman orang tuanya di Surabaya yang memiliki 11 restoran meminta supaya ia bisa menjadi supplier produk makanan ayam goreng untuk restorannya. Sementara masih kebingungan memenuhi permintaan dari Surabaya, salah seorang pelanggan di food court yang menggemari masakan ayam gorengnya berminat untuk menjadikannya frenchise di Semarang. Ditambah lagi, ada pelanggan yang juga ingin membuka frenchise nya di Jakarta. Sungguh mujizat besar terjadi dalam usaha yang dikelola keluarganya! Dari yang dulu untuk makan saja sulit, sekarang dibuat Tuhan menjadi diberkati secara spektakuler!

Tuhan kita adalah Tuhan yang sanggup melakukan 1001 macam cara untuk menyatakan mujizat-Nya dalam hidup kita. Ia sanggup menggantikan kekelaman masa lalu kita dengan babak baru yang spektakuler. Itu sebabnya, jangan puas dengan mimpi yang kecil atau yang biasa-biasa saja, beranilah bermimpi besar, bahkan sangat besar! Sebab Tuhan kita yang mahabesar sanggup mewujudkan mimpi besar yang Anda tetapkan, dan Ia sangat rindu memakai hidup Anda untuk kemuliaan nama-Nya.

RENUNGAN
Tuhan akan MENGGANTIKAN KEKELAMAN MASA LALU kita dengan BABAK BARU YANG SPEKTAKULER dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Mimpi besar apa yang Anda miliki saat ini?
2. Apakah Anda percaya bahwa Tuhan sanggup mewujudkan mimpi Anda tersebut?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya mimpi besar Anda sungguh-sungguh bisa menjadi kenyataan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami menyerahkan setiap impian kami ke dalam tangan-MU. Kami tidak mau impian yang kecil atau yang biasa. Tapi kami mau impian yang luar biasa. Kami tahu bahwa kami sangat terbatas, tetapi kami percaya bahwa kuasa-MU tanpa batas. Pasti Engkau akan menggenapinya dalam hidup kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.