Iman Yang Tak Tergoyahkan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
2 Korintus 13:1-10

RHEMA HARI INI
2 Korintus 13:5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.

Suatu hari, besan ibu Melly meminta pertolongan kepadanya untuk menjualkan lahannya di ringroad timur kota Solo. Ibu Melly yang telah mendapat kepercayaan tersebut, lalu membawanya ke hadapan Tuhan. Setiap ke pondok Daud, ia selalu mendoakan dan melepaskan kata-kata profetik, agar ada pembeli yang mau membeli lahan tersebut. Tidak lama kemudian, ibu Melly mendapat calon pembeli yang berminat membeli tanah tersebut. Mereka sepakat dengan harga tiga juta rupiah per meter. Setelah lewat beberapa hari, pembeli tidak kunjung datang dan tidak bisa dihubungi. Singkat cerita, proses jual beli dinyatakan batal. Namun ibu Melly tidak menyerah. Ia terus tekun ke pondok Daud dan menaikkan doa-doa profetik. Tidak lama kemudian, ada pembeli yang menelefon ibu Melly dan bersedia membeli dengan harga tiga juta enam ratus ribu rupiah per meter. Sebuah harga yang ajaib bagi ibu Melly.

Ditengah-tengah kondisi pasar property yang sangat sepi. Tuhan justru menyatakan mujizat-Nya kepada ibu Melly. Ibu Melly tidak hanya bisa menjual lahan tersebut, tetapi ia justru dapat menjual dengan harga yang jauh lebih baik, lebih dari yang dapat dipikirkan dan diharapkan. Itulah harga atau berkat yang akan Tuhan beri,bagi setiap anak-anak-Nya yang terus berdiri kokoh dalam iman.

Hari-hari mungkin kita sudah berdoa bahkan berpuasa, tetapi Doa-doa kita belum kunjung dijawab. Ini saatnya kita menguji diri kita, apakah kita memilih tetap berdiri teguh dalam iman atau kita memilih untuk kecewa. Firman Tuhan berkata, asal kita tidak bimbang tetapi percaya bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya ( Markus 11:23). Jadi tetaplah berdiri kokoh dalam iman, sehingga manusia roh kita boleh terus diaktivasi dan memiliki kuasa untuk menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada, dari yang tidak bisa menjadi bisa, dan dari yang natural menjadi supranatural. Karena kunci mujizat atau kuasa Allah dapat bekerja secara maksimal, ketika anak-anak-Nya terus berdiri teguh dalam iman.

RENUNGAN
IMAN yang TIDAK TERGOYAHKAN adalah KUNCI terjadinya MUJIZAT.

APLIKASI
1. Apa kunci agar mujizat dapat terjadi dalam hidup Anda?
2. Sudahkah Anda terus memilih untuk terus berdiri kokoh dalam iman?
3. Apa dampak positif bagi roh anda, ketika anda mengambil komitmen untuk berdiri kokoh dalam iman ?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih atas kunci yang Engkau berikan, sehingga kami boleh mengalami mujizat, bahkan mujizat yang melampaui akal dan pikiran kami sebagai manusia. Kami mengambil komitmen untuk berdiri teguh dalam iman. Kami percaya sementara kami terus berdiri kokoh dalam iman, manusia roh kami akan terus Engkau aktivasi, sehingga kuasa untuk menciptakan mujizat boleh terjadi melalui hidup kami.
Di dalam Nama Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.