Pastikan Batin Kita Sembuh

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 9:14-17

RHEMA HARI INI
Matius 9:17 Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya.”

Lina memang seorang wanita yang memiliki kepribadian keras. Terkadang apa yang dikatakannya cenderung menyakiti hati dan perasaan orang lain. Sejak kecil Lina tinggal bersama kedua orang tuanya, namun ayah Lina adalah pemarah. Tidak jarang Lina merasa tertekan dengan sikap ayahnya. Dan akhirnya dia bertumbuh dengan luka hati yang dalam. Setelah Lina bekerja di luar kota, dia tinggal sendiri. Di kota itu dia berkenalan dengan Shinta yang aktif di gereja. Singkat cerita, Lina ikut beribadah dan melayani Tuhan di gereja bersama Shinta.

Suatu ketika saat KKR pencurahan Roh Kudus, Lina dijamah Tuhan luar biasa. Lina mulai menyadari luka hatinya dan ia dipulihkan, Lina menerima hati yang baru. Lina bisa mengampuni ayahnya. Bahkan ibunya juga heran dengan perubahan sikap Lina yang sangat berbeda. Sepenuhnya Lina menjadi ciptaan baru, sehingga dia mulai mengerti dan memahami apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam hidupnya. Tidak lama setelah Lina dipulihkan, ayahnya yang pemarahpun dijamah Tuhan karena melihat perubahan hidup Lina, dan satu keluargapun dipulihkan.

Itulah yang akan terjadi jika kita membereskan luka hati yang ada di dalam hidup kita, kita akan mengalami pemulihan yang ajaib dari Tuhan. Bahkan, bukan hanya itu saja, kitapun bisa dipakai oleh Tuhan untuk memulihkan hidup banyak orang di sekeliling kita. Bukankah itu suatu hal yang sangat indah, ketika kita bisa dipakai Tuhan untuk menjadi berkat bagi orang lain? Hidup kita berguna dan berdampak bagi sekeliling kita. Itu sebabnya penting sekali bagi kita untuk memastikan semua luka jiwa kita sembuh, agar kita bisa menjadi ciptaan baru sepenuhnya dan mengalami penggenapan rencana Tuhan.

RENUNGAN
Pastikan SEMUA LUKA JIWA kita SEMBUH, agar kita bisa menjadi CIPTAAN BARU SEPENUHNYA dan mengalami PENGGENAPAN RENCANA TUHAN.

APLIKASI
1. Masih adakah luka hati yang belum Anda bereskan dalam hidup Anda?
2. Mengapa luka hati bisa menghalangi kita mengalami penggenapan rencana Tuhan dalam hidup kita?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda bisa menyembuhkan luka hati dan mengalami penggenapan rencana Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk firman-Mu hari ini. Saat ini kami mau membuka hati kami lebar-lebar pada Roh Kudus untuk menyembuhkan semua luka batin kami. Hancurkan semua penghalang, ya Bapa, sehingga setiap rencana-Mu tergenapi dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.