Saat Membaca Alkitab

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 16:1-15

RHEMA HARI INI
Yohanes 16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Bagi kita orang percaya, Alkitab adalah sebuah buku yang berisi tuntunan hidup, jawaban Tuhan dan pesan yang ingin Tuhan sampaikan kepada kita. Namun, bagi orang yang belum lahir baru, Alkitab hanyalah dianggap sebagai buku biasa saja. Alkitab hanyalah sebuah cerita sejarah atau bahkan ada yang menganggap sebuah fiksi saja. Seperti yang ada di dalam pikiran Theo ketika dia disuruh untuk membaca Alkitab. Menurutnya, tidaklah penting membaca Alkitab karena isinya hanya cerita-cerita masa lalu.

Hingga suatu kali, Tuhan menggerakkan calon istrinya untuk memberikan kado sebuah Alkitab dan buku karangan Rick Warren, “Purpose Driven Life”. Perlahan Tuhan menggerakkan hati Theo untuk membaca buku tersebut, setelah itu muncul kerinduannya untuk mencari buku-buku kegerakan Roh Kudus lainnya. Hingga akhirnya, Theopun mulai membaca Alkitab. Semenjak itu, Roh Kudus membukakan pengertian baru bahwa Alkitab bukan hanya buku sejarah seperti yang dipikirkannya selama ini. Dia mulai menemukan jawaban-jawaban doa untuk setiap pertanyaan dan masalah hidupnya.

Bagi yang belum terbiasa meluangkan waktu khusus untuk membaca Alkitab memang rasanya seperti membosankan dan tidak ada gunanya. Namun, sebenarnya tidaklah demikian. Dengan membaca Alkitab, Tuhan akan membukakan pewahyuan-pewahyuan dan pengertian baru bagi kita. Rasanya sulit untuk menyelesaikan membaca Alkitab jika kita lakukan sendiri, tetapi jika kita membacanya bersama Roh Kudus, Dia yang akan memampukan kita. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk mulai membaca Alkitab, minta Roh Kudus memberi pengertian supaya kita bisa memahami ayat-ayat yang kita baca dan agar Roh Kudus berbicara kepada kita tentang apa yang harus kita lakukan dari Firman yang kita baca tersebut. Dengan membaca Alkitab pula, manusia roh kita akan diaktivasi. Hingga akhirnya Alkitab akan menjadi Buku Kehidupan di mana Firman Allah akan menjadi begitu hidup dan tersedia untuk bisa kita alami secara pribadi. Kitapun akan dibawa-Nya masuk ke negeri ajaib Roh Kudus melalui membaca Alkitab. (LEW)

RENUNGAN
Saat MEMBACA ALKITAB, minta Roh Kudus MEMBUKAKAN PENGERTIAN dan MEMBERIKAN RHEMA PEWAHYUAN kepada kita.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah memiliki waktu khusus untuk membaca Alkitab? Jika sudah atau belum, mengapa?
2. Apa yang menghalangi Anda membaca Alkitab secara rutin? Sebutkan!
3. Sebutkan komitmen Anda agar Roh Kudus memberikan rhema pewahyuan dan membukakan pengertian bagi Anda!

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, ajarilah kami untuk setia dalam membaca Firman-Mu. Bukakanlah bagi kami pengertian dan berikan rhema pewahyuan saat kami membaca Alkitab. Kami mau sungguh-sungguh dalam Engkau dengan mempelajari Firman-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.