Sang Penyembuh Ada Dalam Kita

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
1 Korintus 6:12-20

RHEMA HARI INI
1 Korintus 6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, –dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?

Indah sudah lama meninggalkan imannya. Awalnya karena ia sempat memiliki pacar yang berbeda keyakinan. Meskipun akhirnya ia menikah dengan pemuda Kristen, ia tetap mengabaikan hubungan pribadinya dengan Tuhan. Setelah menikah, banyak hal tidak baik yang dialami Indah. Tiba-tiba ia mengalami sakit yang tidak ditemukan diagnosanya oleh dokter. Sakit itu begitu menyiksanya, dari kepala, perut, sampai-sampai pandangan matanya sedikit kabur. Bukan itu saja, ia juga beberapa kali keguguran. Indah hampir menyerah dan putus asa. Hingga akhirnya, ia dipertemukan dengan sepasang suami istri yang sering melayani dalam hal doa.

Karena tempat tinggal yang cukup jauh, suami istri ini melayani Indah dengan doa online setiap hari. Indah pun dikuatkan dan dibimbing untuk menerima Tuhan Yesus kembali dalam hidupnya. Semenjak keputusannya kembali menjadikan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadinya, sakit yang begitu menyiksanya itu perlahan mulai sembuh. Pandangannya pun berangsur jelas kembali. Indah benar-benar bersyukur karena pengharapannya kepada Tuhan tidak sia-sia. Ia benar-benar merasakan Sang Penyembuh itu bekerja dalamnya.

Jika saat ini kita belum mengundang Tuhan Yesus ke dalam hidup kita, marilah kita mulai membuka hati bagi Yesus dan undang Dia untuk masuk dan bertakhta dalam hati kita, menjadi Tuhan dan Juruselamat dalam hidup kita. Saat kita menerima-Nya dalam hidup kita, akan ada satu Pribadi yang sanggup menyembuhkan kita dari segala sakit-penyakit yang ada. Jangan menunda menerima Yesus, karena hal itu berarti menunda diri sendiri mengalami mujizat kesembuhan. Segera terima Sang Penyembuh itu untuk menjadi Tuhan dan Raja dalam hati dan hidup kita. Percayalah, karena sekarang Dia adalah Tuhan dan Raja dalam hidup kita, maka kesehatan kita adalah kepentingan-Nya dan Dia akan memastikan kita tetap dalam kondisi baik dan sehat, sehingga hidup kita bisa terus dipakai oleh-Nya, dan mujizat kesembuhan besar pun terjadi dalam hidup kita. (LEW)

RENUNGAN
Saat kita MENGUNDANG YESUS sebagai TUHAN dalam hidup kita, saat itulah SANG PENYEMBUH masuk dan TINGGAL DALAM DIRI KITA.

APLIKASI
1. Apakah Anda yakin bahwa Tuhan Yesus sudah Anda undang dalam hidup Anda, menjadi Juruselamat Anda? Jika sudah atau belum, mengapa?
2. Apakah ada hal yang menghalangi Anda untuk menjadikan Tuhan Yesus sebagai Juruselamaat pribadi Anda? Ceritakan!
3. Apa yang akan Anda lakukan saat Yesus sudah tinggal dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah tinggal dalam hidupku, menjadi Tuhan dan Juruselamatku. Aku percaya, saat ini Sang Penyembuh sudah tinggal dalamku dan Engkau yang akan menyembuhkan semua sakitku. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.