SUMBER KEKUATAN SEJATI
RHEMA HARI INI
Markus 1:35 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
Sering kali kita mengira kekuatan lahir dari jadwal yang padat, strategi yang rapi, atau pengalaman yang panjang. Namun Alkitab menunjukkan sumber yang berbeda. Di tengah kesibukan pelayanan dan tuntutan orang banyak, Yesus justru memilih bangun pagi-pagi benar dan pergi ke tempat yang sunyi untuk berdoa. Dia tidak menunggu keadaan tenang untuk bersekutu dengan Bapa, justru sebaliknya, Dia menjadikan doa sebagai prioritas utama. Doa bukan pelarian dari kesibukan, melainkan perjumpaan yang menguatkan. Dari tempat sunyi itu, Yesus melangkah dengan keteguhan, kejelasan arah, dan kuasa untuk melayani.
Bayangkan sebuah pelita kecil di tengah malam. Tanpa minyak, pelita itu hanyalah hiasan. Begitu pula hidup kita. Aktivitas rohani tanpa doa akan cepat menguras tenaga batin. Doa adalah minyak yang menjaga pelita hati tetap menyala. Di hadapan Tuhan, kita datang apa adanya—membawa kelelahan, ketakutan, dan harapan. Di sanalah hati dipulihkan, iman diteguhkan, dan cara pandang diperbarui. Ya, sering kali bukan keadaan yang Tuhan ubahkan lebih dulu, melainkan kekuatan di dalam diri kita yang dibentuk ulang.
Oleh karena itu, di tahun keajaiban baru ini, mari kita memilih dan belajar untuk bangun lebih awal—bukan hanya dari tidur, tetapi dari kelalaian rohani. Sisihkan waktu khusus, carilah tempat yang tenang, serta datanglah kepada Tuhan dengan hati yang terbuka dan apa adanya. Jadikan doa bukan pilihan terakhir, melainkan nafas pertama setiap hari. Saat kita setia membangun mezbah doa, kita akan menerima kekuatan yang tidak bergantung pada keadaan. Dari doa, lahir ketenangan, keberanian, ketekunan, dan daya tahan untuk menjalani hari demi hari bersama Tuhan, sehingga kita pun bisa men-download mujizat-mujizat baru dari sorga. (MC)
RENUNGAN
Kekuatan sejati kita lahir dari DOA.
APLIKASI
1. Apakah Anda sudah menyediakan waktu khusus untuk berdoa setiap hari?
2. Dalam hal apa Anda lebih mengandalkan kekuatan sendiri daripada doa?
3. Langkah nyata apa yang akan Anda ambil untuk memprioritaskan doa mulai hari ini?
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan yang penuh kasih, kami datang merendahkan hati di hadapan-Mu. Ajari kami setia mencari-Mu dalam doa, memberi waktu terbaik, dan mengandalkan kekuatan-Mu. Pulihkan iman kami, teguhkan langkah kami, dan pimpin hari-hari kami seturut kehendak-Mu, setiap hari. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”
BACAAN ALKITAB SETAHUN
Ester 9-10; Kisah Para Rasul 7:1-21
Categories
Latest Posts