Syarat untuk Tenggelam dalam Hadirat-Nya

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

lukyoh1

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

Renungan Keluarga Allah | Minggu, 07 Mei 2017

BACAAN HARI INI

Yesaya 29:13-16

RHEMA HARI INI

Yesaya 29:13 Dan Tuhan telah berfirman: “Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan,

Fred dan Sarah dikenal sebagai pasangan muda yang mesra. Meski Fred sibuk dengan usahanya, ia tidak pernah lupa dengan hari-hari penting bagi mereka berdua maupun Sarah sendiri. Pada hari-hari itu, biasanya Sarah akan menerima kiriman bunga dan hadiah dari Fred. Saat merayakan ulang tahun pernikahan mereka, Fred pun mengajak Sarah makan malam di restoran yang romantis. Selain itu, Fred tidak pernah lupa mengucapkan cinta setiap pagi sebelum kerja. Fred merasa sudah menjadi suami yang sangat baik. Sampai konselor gereja menghubungi Fred dan mengatakan bahwa ia ingin bertemu Fred dan Sarah. Dalam pertemuan itu, Fred baru mengetahui bahwa Sarah sering mengkonselingkan hubungan mereka. Rupanya selama ini Sarah tahu bahwa semua kiriman bunga dan hadiah diatur oleh asisten Fred. Sarah pun mengeluhkan sikap Fred yang lebih sibuk dengan ponsel dan laptopnya ketika bersamanya. Kebiasaan yang tetap dilakukannya pada hari ultah pernikahan mereka. Sarah mengatakan bahwa percuma saja Fred melakukan semua itu kalau hatinya jauh dari Sarah dan lebih dekat pada pekerjaan serta klien-kliennya.

Terkadang, kita pun melakukan hal yang sama kepada Tuhan. Setiap hari kita tidak lupa berdoa dan memuji menyembahnya, tetapi perhatian kita tidak sepenuhnya tertuju pada Tuhan. Pikiran kita disesaki dengan banyak hal lainnya. Bersaat teduh pun kita lakukan dengan tergesa-gesa. Akhirnya kita hanya seperti memenuhi kewajiban saja dan hubungan kita dengan Tuhan menjadi semakin dangkal. Lama-kelamaan, hati kita pun mengering.

Terlebih dari apa pun juga, Tuhan merindukan hati kita. Hanya pujian dan nyanyian yang berasal dari hati kita yang akan menyentuh dan menggetarkan hati Tuhan. Hanya ketika kita menyembah dari hati, kita dapat masuk dalam hadirat Tuhan. Ketika kita terus menyembahnya dengan segenap hati kita, hadirat-Nya pun akan menenggelamkan kita. Sampai hati kita bersatu dengan hati Tuhan.

RENUNGAN

Penyembahan yang KELUAR DARI HATI adalah SYARAT MUTLAK untuk MASUK DAN TENGGELAM DALAM HADIRAT-NYA

APLIKASI

  1. Coba evaluasi diri Anda, apakah selama ini penyembahan Anda kepada Tuhan sudah keluar dari hati?
  2. Mengapa Tuhan menginginkan kita untuk dapat menyembahnya dari dalam hati kita?
  3. Apa saja yang dapat Anda lakukan untuk memastikan penyembahan Anda kepada Tuhan benar-benar keluar dari hati?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, ampuni kami apabila selama ini penyembahan kami hanya sebatas bibir kami. Berikan kami hati yang baru ya Tuhan, agar kami dapat menyembah-Mu dengan segenap hati kami. Agar dalam penyembahan kami, hati kami dapat bersatu dengan hati-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”