Taat, Setia, Dipakai Tuhan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 9:1-19a

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 9:17 Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.”

Oliver Goldsmith adalah anak seorang pengkhotbah miskin. Ia dianggap sebagai anak sensitif namun kurang waras. Kepala sekolahnya menjuluki dia, “anak yang bodoh dungu.” Ia meraih gelar sarjana, namun lulus sebagai juru kunci di kelasnya. Ia ditolak saat ingin menjadi pengkhotbah, mencoba di bidang hukum, dan sekali lagi ditolak. Ia meminjam satu setel pakaian untuk mengikuti seleksi menjadi asisten di sebuah rumah sakit, namun gagal juga. Hidup dalam kemiskinan, sering sakit, dan bahkan pernah menggadaikan pakaiannya agar bisa membeli makanan.

Dalam kondisi terdesak kebutuhan, Oliver teringat orangtuanya yang selalu datang pada Tuhan dan berharap pertolongan dari Roh Kudus. Itulah yang kemudian ia lakukan. Ia memutuskan untuk meminta pertolongan Roh Kudus dan mengandalkan Roh Kudus senantiasa. Sesaat Roh Kudus menggerakkannya untuk mulai menulis buku. Semenjak itu satu-satunya yang ingin ia lakukan lebih dari segalanya adalah menulis. Ia terus menulis dan menulis hingga pada akhirnya ia melesat meninggalkan masa lalunya dan menjadi sejajar dengan para penulis-penulis terbesar sepanjang masa.

Mengubah keadaan seseorang menjadi hebat dan penuh kuasa adalah spesialisasi Tuhan. Bukan hanya dari orang yang biasa-biasa saja, bahkan seseorang yang dianggap sebagai pecundang, sampah masyarakat, orang yang seolah tidak memiliki masa depan lagi pun, Tuhan sanggup mengubahnya, bahkan membangkitkannya kembali menjadi orang yang penuh kuasa. Menyadari keterbatasan kita, dan mulai menyandarkan hidup kita pada kuasa Tuhan, adalah langkah terbaik yang harus kita lakukan untuk kita bangkit menjadi pembuat sejarah, melakukan terobosan-terobosan, mencetak sejarah dan mencapai hal-hal besar. Percayalah pada kuasa-Nya, terima kuasa-Nya, dan berkomitmenlah untuk terus hidup dengan kuasa-Nya. Maka Tuhan akan memimpin kita, dan akan menuntun kita menjadi orang-orang yang dipakai-Nya secara luar biasa.

RENUNGAN
Kita juga bisa DIPAKAI TUHAN untuk MENYEMBUHKAN orang lain apabila kita TAAT dan SETIA melakukan PERINTAH-NYA.

APLIKASI
1. Apa latar belakang hidup Anda selama ini?
2. Bagaimana Anda mempercayai bahwa Tuhan bisa mengubah hidup Anda menjadi luar biasa?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa dipakai Tuhan melakukan hal-hal yang besar?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, Engkau sungguh baik. Kami bersyukur bagaimanapun keadaan kami, Engkau sanggup untuk memakai kami dalam perkara-perkara yang besar untuk kemuliaan nama-Mu. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.