Tantanglah Batasan-Batasan Ketidakmungkinan

BACAAN HARI INI
1 Samuel 17:40-58

RHEMA HARI INI
1 Samuel 17:45 Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu.

Mustahil bagi seorang Daud, pemuda yang belum memiliki pengalaman berperang, untuk bisa mengalahkan seorang Goliat, raksasa Filistin yang selalu menjadi andalan dalam peperangan. Mengapa akhirnya Daud bisa mengalahkan Goliat, yang notabene itu sebenarnya adalah sesuatu yang mustahil? Jawabannya adalah karena Daud berani percaya bahwa ia memiliki Tuhan yang besar, yang sanggup melakukan perkara besar, sehingga Daud berani menantang semua kemustahilan dan batasan ketidakmungkinan dalam hidupnya, dan mengalahkan si raksasa Goliat.

Sebuah kisah yang luar biasa tentang menantang kemustahilan juga pernah terjadi dalam sejarah atletik dunia. Selama bertahun-tahun penyelenggaraan Olimpiade, para pakar atletik menyatakan bahwa tidak mungkin seorang pelari dapat berlari sejauh 1 mil dalam waktu 4 menit (catatan: 1 mil =1,609 km). Para pakar atletik mengadakan segala jenis penelitian mendalam untuk memperlihatkan betapa mustahilnya berlari sejauh 1 mil dalam waktu 4 menit. Dan selama bertahun-tahun, penelitian mereka ini terbukti benar, tidak ada seorangpun pelari yang bisa berlari sejauh 1 mil dalam waktu 4 menit. Tetapi suatu hari seorang pemuda muncul, ia tidak percaya pada pendapat para pakar itu. Ia tidak percaya pada kemustahilan. Ia mulai berlatih, dengan mempercayai bahwa ia akan mematahkan kemustahilan itu. Memang benar, suatu hari ia berhasil berlari sejauh 1 mil dalam waktu 4 menit. Ia melakukan apa yang para ahli katakan tidak mungkin bisa dilakukan. Nama pemuda ini adalah Roger Bannister, ia membuat sejarah di bidang atletik. Setelah itu, dalam kurun waktu 10 tahun ada 336 pelari lain yang juga berhasil mematahkan rekor 4 menit itu juga! Pikirkanlah itu. 400 tahun, sejauh rekor atletik yang dicatat para pakar, dikatakan bahwa tak seorangpun yang berlari 1 mil dalam waktu kurang dari 4 menit. Namun dalam satu dekade, tiba-tiba ada lebih dari 300 orang dari berbagai lokasi geografis sanggup melakukannya. Apa yang terjadi? Sederhana. Hambatan untuk berlari 1 mil 4 menit ada dalam pikiran para atlet. Selama bertahun-tahun itu, para pelari percaya apa yang dikatakan para pakar. Saat ada seorang yang tidak mau mempercayai begitu saja teori ini, dan melakukan usaha untuk mematahkannya, tiba-tiba itu menjadi suatu hal yang mungkin untuk dilakukan.

Demikian juga ketika kita menyadari bahwa kita punya Tuhan yang besar, lalu kita tidak mau mempercayai semua keterbatasan yang saat ini kita miliki, sebaliknya kita percaya bahwa Tuhan kita yang besar sanggup melakukan perkara yang besar dalam hidup kita, maka kita pasti akan mengalami mujizat-mujizat besar dalam hidup kita. Kita menyadari bahwa kita sebagai manusia terbatas. Kita tidak dapat melakukan banyak hal. Banyak yang kita ingini namun tidak dapat terjadi. Terus percaya pada Tuhan yang maha besar dan tantanglah keterbatasan yang ada dalam hidup kita, karena didalam Tuhan apa yang terbatas menjadi tidak terbatas!

RENUNGAN
Karena kita punya TUHAN YANG BESAR, maka milikilah keberanian untuk MENANTANG BATASAN-BATASAN ketidakmungkinan dalam hidup kita !

APLIKASI
Sudahkah Anda berani melangkah untuk menantang batasan-batasn ketidakmungkinan ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa ajar kami untuk berani maju mengalahkan semua ketidakmungkinan. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Keluaran 19-21