Teriakan Kemenangan Untuk Manifestasi Mujizat

BACAAN HARI INI
Mazmur 32:1-11

RHEMA HARI INI
Mazmur 32:3 Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari;

Ketika David Yonggi Cho baru mulai menggembalakan jemaatnya di Seoul, ia belum menikah dan sangat miskin. Ia tinggal di sebuah kamar sempit dan tidak punya perabotan seperti meja, kursi bahkan ranjang sekalipun. Ia harus berjalan kaki bermil-mil jauhnya setiap hari untuk melayani. Lalu ia berdoa meminta meja, kursi dan sebuah sepeda. Namun sampai 6 bulan Yonggi Cho menunggu, tidak terjadi apapun. Kedinginan dan kelaparan, Yonggi Cho sangat kecewa pada Tuhan. Ia mulai protes pada Tuhan sambil menangis. Tuhan pun menjawab bahwa sebenarnya semua sudah Dia sediakan, tapi Yonggi Cho salah berdoa. Ia tidak menyebut secara spesifik keinginannya. Inilah titik balik dalam kehidupannya, ia memperbaiki doanya dan merasakan iman meluap dalam hatinya.

Akan tetapi keesokan harinya, saat hendak bersiap untuk kebaktian pagi, hatinya kembali menjadi hampa. Seolah-olah imannya semalam terbang entah kemana. Sementara ia membuka lembaran Alkitab, Yonggi Cho berharap Tuhan berbicara padanya. Matanya tertuju pada Roma 4:17 “Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada. Hatinya bergelora, ia tahu bahwa ia pun dapat menyebutkan hal-hal yang tidak ada menjadi ada. Ia harus yakin bahwa barang-barang itu telah ia miliki. Dalam ibadah pagi itu, Yonggi Cho mendeklarasikan teriakan kemenangan, ia menyatakan telah menerima meja kayu mahoni, kursi logam dengan roda dan sepeda buatan Amerika. Walau sempat ditertawakan orang, tapi pada waktu-Nya, David Yonggi Cho menerima semuanya persis seperti yang diinginkannya.

Banyak orang belum mengalami manifestasi mujizat karena belum belajar mendeklarasikan teriakan kemenangan. Ingatlah, jangan kita berkata-kata untuk menjelaskan situasi kondisi saat ini, seperti kata pemazmur dalam ayat rhema kita hari ini, kita malah akan menjadi lesu karena terus mengeluh. Tapi berkata-katalah untuk memanifestasikan mujizat, untuk mentransferkan mujizat dari dimensi roh ke dimensi jasmani. Sebab semuanya ini sudah Tuhan sediakan bagi orang yang percaya. Tuhan hanya menunggu kita sepakat dengan Dia, se-iya se-kata dengan Dia. Saat itulah ketika kita mendeklarasikan kemenangan kita, kuasa Tuhan dilepaskan. Jadi jangan ragu untuk mendeklarasikan. Teriakan kemenangan yang sudah menjadi bagian kita dengan sukacita dan ucapan syukur. Tuhan Yesus memberkati (ABU).

RENUNGAN
Banyak orang belum mengalami MANIFESTASI MUJIZAT karena belum belajar MENDEKLARASIKAN TERIAKAN KEMENANGAN.

APLIKASI
1. Mujizat apakah yang ingin Anda alami? Bisakah Anda mengatakannya secara spesifik?
2. Apa kata firman Tuhan tentang mujizat yang Anda inginkan?
3. Jika selaras dengan janji firman Tuhan, apakah Anda percaya bahwa Anda sudah menerimanya? Apa bagian Anda supaya manifestasi mujizat terjadi dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, janji-Mu ya dan amin. Tak ada satu persen pun kemungkinan janji-Mu tidak akan Kau penuhi. Bapa kami mau berpegang teguh, walaupun kami sekarang belum melihat. Tapi kami tahu itu bagian kami dan hanya menanti untuk dilepaskan. Untuk itu kami mau bersorak dan mengucap syukur atas kebaikan-Mu, Haleluya! Kami terima mujizat dari-Mu. Terimakasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.