TETAP MILIKI VISI DAN IMPIAN

RHEMA HARI INI

Filipi 4:12-13 Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Setiap orang pasti punya yang namanya keinginan. Ada banyak hal yang begitu menggoda untuk kita miliki. Begitu pula dengan bapak gembala kita Pdt. Obaja Tanto Setiawan. Beliau berkeinginan untuk sukses dalam menjalankan bisnisnya, untuk itu beliau harus gali lubang tutup lubang untuk menjalankan usahanya. Jika mengingat masa-masa sulit itu, beliau sendiri mengakui bahwa hal seperti itu sungguh menghilangkan damai sejahtera, seperti lingkaran setan yang tak ada habisnya. Sampai Tuhan memberikan pewahyuan kepada beliau untuk MENCUKUPKAN DIRI DALAM SEGALA KEADAAN, saat itulah Pak Obaja bisa relaks dan enjoy dalam pekerjaannya. Walaupun saat ini beliau sudah memberikan diri sepenuh waktu untuk Tuhan, prinsip ini tetap Pak Obaja pegang sampai sekarang. Istimewanya, prinsip ini tidak menghalangi beliau untuk memiliki visi dan impian yang besar dari Tuhan, yaitu menyelamatkan 1 juta jiwa.

Mencukupkan diri dalam segala keadaan juga adalah rahasia Rasul Paulus untuk tetap bisa bersukacita. Sebelum mengikut Yesus, Paulus mempunyai pekerjaan yang bagus dan bermasa depan cerah, tetapi ia meninggalkan semuanya untuk memberitakan Injil Keselamatan. Paulus tidak mempunyai penyandang dana untuk membiayai misinya, sehingga ia harus bekerja sebagai pembuat tenda untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Apa yang Paulus katakan dalam Filipi 4:12-13 sangat benar adanya, sebab ia memang telah mengalami kelimpahan dan kekurangan. Dalam bahasa aslinya, mencukupkan diri berarti memiliki segala sesuatu yang dibutuhkan. Dan bagi Paulus, MEMILIKI TUHAN sudah lebih dari cukup. Di dalam Dia, Paulus mendapat segala sesuatu yang ia butuhkan. Kekuatan untuk menjalankan misi Tuhan, plus sukacita, dan damai sejahtera yang melampaui akal.

Ya, di satu sisi, kita tetap harus MEMILIKI VISI DAN IMPIAN BESAR UNTUK MAJU, tapi di sisi lain, kita harus BELAJAR MENCUKUPKAN DIRI dengan apa yang Tuhan sudah berikan dalam hidup kita sekarang. Kalau kita hanya mengejar visi, maka kita bisa jadi orang sukses tapi tidak bahagia. Kalau hanya mencukupkan diri dengan segala keadaan saja, kita bisa bahagia, tapi tidak sukses. Jadi kalau kita mau sukses dan bahagia, kita tetap harus punya visi besar untuk kita perjuangkan, dan sementara kita berjuang, tetap syukuri berkat yang sudah Tuhan berikan dalam hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN

Mencukupkan diri dengan segala keadaan, BUKAN BERARTI tidak memiliki VISI dan IMPIAN yang harus dikejar.

APLIKASI

1. Sudahkah Anda bisa mencukupkan diri dalam segala keadaan Anda?
2. Bagaimana cara Anda menyelaraskan antara mencukupkan diri dengan tetap mengejar visi dan impian Anda?
3. Tuliskan komitmen Anda untuk mencapai visi Tuhan yang besar atas hidup Anda dengan tetap mencukupkan diri dalam segala keadaan.

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, kami mengucap syukur untuk setiap pengajaran dan rhema yang Kau berikan melalui gereja kami. Beri kami hikmat dan kemampuan untuk terus belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan dengan tetap memiliki visi dan impian yang besar dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!