Tuhan Adalah Kekasih Jiwa Yang Abadi

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 15:9-17

RHEMA HARI INI
Yohanes 15:13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Erwin sebetulnya sudah punya bekal untuk berumah tangga. Selain sudah cukup umur, dia punya pekerjaan mapan dan karir yang cemerlang. Namun, sampai kini ia masih melajang. Meskipun banyak teman sebayanya sudah menikah dan punya anak, Erwin tidak pernah canggung saat berkumpul dengan mereka. Saat sendirian pun dia tidak pernah merasa kesepian. Alkitab dan gitar kesayangannya selalu menemaninya di sela-sela kesibukan kerjanya. Itulah yang menjadikan dia tidak pernah merasa sendirian walaupun belum menemukan pasangan hidupnya. Erwin percaya bahwa dia telah memiliki sahabat yang sejati dan abadi, Tuhan Yesus yang setia.

Yesus bukan hanya memberi perintah untuk saling mengasihi tetapi Yesus juga menjadi teladan dari apa yang dikatakanNya. PengorbananNya di kayu salib menunjukkan betapa besar kasihNya bagi sahabat-sahabatNya. Dialah kekasih jiwa kita yang abadi yang memiliki kasih Agape tanpa syarat. KasihNya adalah anugerah yang tak ternilai. KasihNya melebihi apapun yang bisa kita lihat dan bayangkan. Itu jugalah yang selalu dipujikan Erwin melalui alunan merdu petikan gitarnya.

Bila saat ini Anda merasa kesepian karena belum menemukan pasangan hidup, ingatlah bahwa Anda telah memiliki Tuhan sebagai kekasih jiwa kita yang terbaik dan kekal, yang selalu memberikan yang terbaik dan menjadi penghiburan kita. Justru saat berada di dalam kesepian, kita bisa masuk dalam keintiman dengan Tuhan. Pada saat itulah, kita akan merasakan ketenangan yang baru, damai sejahtera yang baru, bahkan mengalami sukacita yang baru bersama Tuhan. Saat kita bisa menggunakan kesepian kita menjadi momen keintiman dengan Tuhan maka Roh KudusNya akan membaharui kekuatan kita dan menyegarkan kita.

RENUNGAN
Tidak perlu merasa SENDIRIAN jika kita belum mempunyai PASANGAN HIDUP, sebab TUHANLAH KEKASIH JIWA kita yang abadi.

APLIKASI
1. Apakah Anda merasa kesepian karena belum mendapatkan pasangan hidup?
2. Bagaimana Anda mengatasi kesepian tersebut?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Yesus bisa menjadi sahabat sejati di tengah kesepian Anda saat ini?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami percaya Engkau Allah yang turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi hidup kami. Biarlah di dalam keadaan kami saat ini, kami menjadikan Engkau sebagai sahabat sejati dalam hidup kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.