Tuhan Membuka Pintu Yang Tertutup

Tuhan Yesus AJAIB dan HIDUP!!! Itulah yang saya semakin percayai saat mendapatkan mujizat ini. Shallom Jemaat Tuhan GBI Keluarga Allah, nama saya Agung. Saya mengalami pergumulan tentang mencari pekerjaan. Setelah lulus kuliah S2 di bulan Desember 2014, saya mulai melamar pekerjaan di berbagai tempat. Saya percaya berkat Global Blessing juga akan saya alami. Sudah puluhan CV saya coba masukkan, tetapi singkat cerita semuanya gagal. Sampai mendekati pertengahan tahun ini, berkat Global Blessing belum juga saya terima. Ada suatu waktu saat tidak diterima di satu perusahaan, saya kecewa dengan Tuhan. Saya berontak karena saya sudah berdoa tetapi saya juga belum diterima di perusahaan manapun. Akan tetapi Puji Tuhan saya cepat diingatkan oleh Roh Kudus, sehingga saya minta ampun dan tetap berharap hanya kepada Tuhan Yesus. Melalui ibadah hari minggu, saya diajarkan untuk selalu sabar menunggu waktunya Tuhan indah dan tidak pernah terlambat.

Pertengahan Mei 2015, saya dinyatakan diterima bekerja di bank swasta di daerah Thamrin, Jakarta setelah melalui tahap seleksi yang sangat cepat. Saya mengucap syukur kepada Tuhan atas jawaban doa yang diberikan. Akan tetapi, gaji yang ditawarkan ternyata cukup rendah dan tugas yang diberikan kurang sesuai dengan apa yang saya ingini. Saat itu entah mengapa dalam hati saya ragu ini jawaban doa dari Tuhan, mengingat proses seleksi yang sangat cepat itu. Saya berdoa kepada Tuhan, jika memang ini dari Engkau aku akan terima, tetapi jika ini bukan dari Tuhan, kuatkan aku untuk menolak pekerjaan ini dan tetap menantikan waktunya Tuhan yang bekerja. Selama 3 hari saya berdoa sampai Tuhan memantapkan hati saya untuk menolak pekerjaan itu. Secara manusia cukup berat mengingat saya ingin segera bekerja, tetapi justru saya menolak pekerjaan yang ada di depan mata.

AGUNG

Awal Juni 2015, saya mendapat hikmat Tuhan untuk mencoba menghubungi salah satu teman saat kuliah. Saya seperti bertanya kepada Tuhan, untuk apa Tuhan toh setahu saya teman saya itu juga belum bekerja. Tetapi saya mencoba untuk percaya dan ternyata dia sudah bekerja bahkan menawarkan untuk memasukkan CV saya ke bagian HRD. Singkat cerita hari Jumat, 12 Juni saya melakukan interview dengan harapan untuk cepat diterima karena teman saya berkata dulu prosesnya cuma 1-2 hari. Di hari Minggu 14 Juni, Ps Nita Setiawan mengajarkan saya tentang pintu yang terbuka dan tertutup. Saya berusaha untuk mengucap syukur atas pintu tertutup yang selama ini saya alami, tetapi di balik pintu tertutup itu, Tuhan punya rencana. Tuhan mempunyai mujizat untuk berkat yang lebih besar, Tuhan menunggu waktu yang tepat, Tuhan ingin membangun karakter kita. Saat itu saya sadar bahwa selama ini saya sedang diproses oleh Tuhan. Dulu saya berkata bahwa saya akan melayani Tuhan saat Ia sudah memberikanku pekerjaan. Ternyata itu salah dan terbalik. Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya, maka semuanya akan diberikan kepadamu. Sejak disadarkan Tuhan akan hal itu, saya mulai rajin beribadah di GBI KA Jakarta, mulai ikut kelompok sel, mengembalikan persepepuluhan dari uang saku, mulai ikut latihan untuk melayani Tuhan, sampai ikut SOM.

Tetapi waktu terus berjalan sampai hari minggu selanjutnya saya belum memperoleh kabar baik dari perusahaan tersebut. Saya mencoba untuk terus percaya dan kembali dikuatkan di Ibadah hari Minggu, 21 Juni, mengatakan dengan bahasa iman bahwa saya harus berbicara KEPADA gunungku, bukan TENTANG gunungku. Saat itu saya sungguh – sungguh berdoa, pertolongan Tuhan tidak akan pernah terlambat dan Tuhan yang akan menyelesaikan pergumulan saya ini. Mujizat Tuhan langsung terjadi, hari Senin keesokan harinya, saya mendapatkan kabar diterima untuk bekerja dan luar biasa Tuhan memberikan berkat dua kali lipat lebih banyak daripada perusahaan yang menerima saya bekerja pada bulan Mei lalu. Saya bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yesus. Pintu yang selama ini tertutup pasti akan Tuhan buka indah pada waktunya. Saudaraku yang terkasih dalam Kristus, melalui kesaksian ini, saya mengajak saudara untuk selalu mengucap syukur atas pintu yang masih tertutup dalam hidup saudara. Karena, Ia akan melakukan dua hal. Membuka pintu yang selama ini tertutup bagi saudara atau Ia akan menyediakan pintu lain yang terbuka pada waktuNya yang tepat dan dengan caraNya yang indah. Semoga kesaksian ini dapat menjadi berkat, Tuhan Yesus memberkati.

Agung Budiman-(GBI KA Jakarta)