Tuhan Mengutus Kita Menyembuhkan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 9:1-6

RHEMA HARI INI
Lukas 9:2 Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,

Orang dalam kondisi sakit biasanya secara rohani juga lemah. Itulah kesempatan kita bisa memberikan makanan rohani kepada mereka dengan memberitakan Injil kabar baik. Dengan memberitakan Injil kepada mereka, kita bisa memulihkan kehidupan rohaninya serta membangkitkan mereka supaya lebih mendekat dan mengenal Tuhan. Banyak sekali orang sakit yang karena kondisinya lemah dan putus asa, lalu diajak temannya untuk berobat ke dukun atau orang pintar yang akhirnya akan menyesatkan kehidupan rohaninya. Bukannya menjadi sembuh tetapi malah semakin parah, karena menerima makanan rohani yang salah. Bahkan bisa menghancurkan rumah tangganya, pekerjaannya dan seluruh kehidupannya karena tersesat oleh ajaran yang menyesatkan.

Akan berbeda jika kita memberikan makanan rohani yang benar dengan memberitakan Injil kepada mereka. Kita beri motivasi yang benar untuk mencari Tuhan Sang Penyembuh yang akan memulihkan kesehatannya. Tidak mustahil jika orang yang sakit itu bukan hanya beroleh kesembuhan tapi juga memperoleh hidup baru di dalam Tuhan.

Itulah tujuan Tuhan mengutus kita untuk mengabarkan Injil dan menyembuhkan orang yaitu supaya orang-orang sakit bisa mendapat keselamatan, kesembuhan, dan memiliki semangat yang baru di dalam Tuhan. Itulah Amanat Agung dimana Tuhan meminta kita untuk pergi dan menjadikan semua bangsa murid Yesus, membaptis mereka dan mengajar mereka tentang segala yang diperintahkan Tuhan. Ya, di Amanat Agung itu terkandung misi kita untuk mengajar dan menginjil. Marilah setiap kita terus menghidupi Amanat Agung ini. Gereja Tuhan harus terus mengajar tetapi juga harus menginjil. Sebagai pelayan Tuhan, jangan kita hanya melayani di hari Minggu, tetapi dalam hidup kita, kita juga harus mengajar dan menginjil. Namun bukan hanya teaching dan preaching, tetapi kita juga harus mulai melangkah dalam dimensi healing.

RENUNGAN
Tuhan BUKAN HANYA MENGUTUS kita untuk mengajar dan memberitakan Injil, tetapi juga MENYEMBUHKAN.

APLIKASI
1. Apakah Anda sudah melangkah melayani Tuhan?
2. Apakah Anda sudah melayani dalam hal mengajar, memberitakan Injil dan menyembuhkan?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda bisa mengajar, memberitakan Injil dan menyembuhkan?

DOA UNTUK HARI INI
“Allah Roh Kudus, urapi kami dengan kuasa-MU sehingga kami bisa melayani sesama kami dengan mengajar, memberitakan Injil dan mendoakan kesembuhan. Pakailah hidup kami sebagai alat untuk memuliakan nama-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.