Tuhan Tidak Menunda

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 13:10-17

RHEMA HARI INI
Lukas 13:15-16 Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: “Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman? Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?”.

Tidak ada orang yang suka ditunda apabila sedang membutuhkan sesuatu. Tetapi apabila penundaan itu untuk suatu alasan yang bertujuan baik, orang masih bisa menerimanya. Penerbangan yang ditunda karena alasan cuaca buruk, pasti masih bisa diterima. Perjalanan kereta api yang ditunda karena di depan sana terjadi kecelakaan, juga masih bisa diterima. Orang bisa menerima penundaan yang tujuannya baik.

Namun berita baiknya adalah Bapa kita di sorga adalah Tuhan yang tidak mau menunda-nunda dalam menolong kita. Waktu yang Ia tetapkan untuk menolong kita adalah waktu yang terbaik. Ia tidak pernah sengaja mengulur-ulur waktu sebelum menolong kita. Kalau saat ini Anda belum bisa melihat pertolongan-Nya secara nyata dalam hidup Anda, bukan berarti Ia tidak menolong. Sesungguhnya, Tuhan sudah menolong kita, hanya pertolongan-Nya baru akan bisa kita lihat secara nyata dengan mata jasmani kita pada waktu-Nya yang sempurna.

Kalau hari ini Anda sakit, dan Anda berseru kepada Tuhan untuk disembuhkan, percayalah bahwa Tuhan akan bersegera menolong Anda. Ia Tuhan yang peduli dan ingin kita hidup dalam kesehatan dan kesembuhan. Sebab Ia rindu rencana-Nya bisa digenapi melalui hidup kita. Biarlah kebenaran yang menyatakan bahwa Ia Tuhan yang tidak pernah menunda dan selalu menolong Anda, dapat membangkitkan iman Anda untuk percaya bahwa Ia sudah menolong Anda, sekalipun Anda belum bisa melihat kenyataannya secara jasmani. Firman Tuhan berkata bahwa apa saja yang kita minta dan doakan, kalau kita percaya bahwa kita sudah menerimanya, maka itu akan sungguh-sungguh diberikan kepada kita.

RENUNGAN
Sebagai BAPA YANG BAIK, Tuhan TIDAK MAU MENUNDA-NUNDA menolong kita.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda percaya bahwa Anda telah menerima kesembuhan ilahi? Mengapa demikian?
2. Mengapa Anda membutuhkan kesembuhan yang dari Tuhan?
3. Menurut Anda, bagaimana caranya agar Anda dapat menerima kesembuhan ilahi?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami membutuhkan kesembuhan yang sejati, kami rindu menerima kesembuhan ilahi, ya Bapa. Dan sekalipun kami belum melihat, kami tetap percaya bahwa kami sudah menerimanya, sebab Engkau Tuhan yang tidak pernah menunda dalam menolong kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.