Ungkapkan Dengan Perkataan Yang Tepat

RHEMA HARI INI
Amsal 12:18  “Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan.”

“Saya sangat kecewa dengan istri saya”, kata seorang suami saat melakukan konseling suatu hari. Suami itu melanjutkan lagi keluh kesahnya “Dia tidak pernah bisa berbicara lembut. Ucapan dan nada bicaranya selalu tinggi dan kasar. Setiap hari dia membentak-bentak saya, seakan-akan saya itu pesuruh atau pembantunya. Dia tidak menghargai saya sebagai suami,” lanjutnya. Benarkah sang istri bersikap kasar dalam berbicara dan sering membentak-bentak? Ternyata tidak demikian versi sang istri. Dalam sesi selanjutnya, sang istri mengungkapkan pembelaannya. “Saya merasa selalu menghargai dan mengormati suami. Jika nada bicara saya dianggap kasar, itu karena ia terbiasa dengan gaya bicara keluarganya di Jawa yang lembut. Saya merasa berbicara dengan wajar saja. Beginilah kebiasaan suku kami dalam berbicara satu dengan lainnya. Ini bukan pembicaraan yang kasar,” kata sang istri membela diri.

Ternyata yang terjadi adalah perbedaan kultur. Suami dan istri lahir serta besar dari kultur yang berbeda, sehingga cara berkomunikasi pun berbeda. Sayangnya hal itu tidak segera disadari, sehingga membuat suami merasa tidak dihargai. Sisi lain, mereka tidak mampu segera melakukan penyesuaian diri supaya menemukan format komunikasi yang mereka sepakati dalam keluarga. Kita harus menyadari bahwa memiliki maksud hati yang baik saja tidak cukup, namun bagaimana kita mengutarakan maksud baik kita dengan perkataan yang tepat, itulah yang menentukan apakah suami/istri/orangtua/anak kita senang atau jengkel. Walaupun kita memiliki maksud hati yang baik, tapi kalau cara mengatakannya dengan keras, maka walaupun Tuhan melihat bahwa kita memiliki maksud hati yang baik, tapi yang dilihat suami/istri/orangtua/anak adalah penyampaian yang keras itu karena mereka adalah manusia biasa yang hanya bisa melihat perkataan dan perbuatan kita. Oleh karena itu, jadilah bijak, ungkapkan maksud baik Anda dengan perkataan yang tepat sehingga itu bisa membangun keluarga kita. (ABU)

RENUNGAN
Jadilah bijak, ungkapkan maksud baik Anda dengan PERKATAAN YANG TEPAT sehingga itu bisa MEMBANGUN keluarga kita.

APLIKASI
1. Apakah Anda merasa selama ini Anda sudah menyampaikan ungkapan dengan perkataan yang tepat, koreksi kembali ?
2. Tanya hati Anda, apakah Anda mau menjadi orang yang bijak demi kebahagiaan keluarga Anda ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, bantu kami untuk menjadi orang yang bijak. Memakai perkataan yang tepat untuk mengungkapkan sesuatu agar kami dapat membangun keluarga kami. Amin.