Urapan Berkuasa Untuk Selamatkan Jiwa

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yesaya 42:1-9

RHEMA HARI INI
Yesaya 42:6 “Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

Gereja kita, Keluarga Allah, saat ini terus berkembang hingga ke beberapa daerah di Indonesia. Sungguh luar biasa, kegerakan rohani yang pada mulanya muncul dari semangat pelayanan 7 orang yang rutin berkumpul dan berdoa di rumah Pdt. Obaja Tanto Setiawan di Solo, kini telah berkembang pesat ke berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, gereja kita juga diberkati dengan banyak pelayanan melalui media. Melalui pelayanan media, dampak dari perkembangan gereja kita semakin terasa di berbagai daerah. Upaya gereja kita untuk membangun berbagai gereja lokal di Indonesia dan di seluruh dunia bertujuan agar Firman Tuhan dan berita keselamatan dapat menjangkau semakin banyak orang. Melalui pelayanan yang berkembang dan bertumbuh ini, banyak mujizat dan terobosan terjadi dalam kehidupan rohani jemaat, banyak orang diselamatkan, dan nama Tuhan semakin dipermuliakan.

Yesaya 42:6 menjelaskan kepada kita bahwa Tuhan memanggil kita semua untuk maksud penyelamatan jiwa-jiwa. Lalu bagaimanakah tanggapan kita tentang maksud panggilan Tuhan itu? Sampai sejauh mana kita meresponi dan melakukan maksud panggilan itu? Padahal gereja kita, Keluarga Allah adalah gereja yang bertumbuh dari semangat pelayanan menyelamatkan jiwa. Kemajuan dan perkembangan gereja kita adalah bukti penghargaan dan kepercayaan dari Tuhan atas semua perjuangan visi dan misi menyelamatkan jiwa, maka sudah seharusnya kita pun harus aktif dan tidak boleh ketinggalan untuk bersama-sama melaksanakan visi tersebut.

Melihat pertumbuhan dan perkembangan gereja kita yang luar biasa ini, kita tidak boleh lupa bahwa kemajuan dan perkembangan gereja kita bukanlah karena usaha kita, tetapi karena semata-mata anugerah urapan Tuhan. Tuhanlah yang membuat gereja kita menjadi besar dan terus berkembang. Semua yang dialami oleh gereja kita adalah karena perkenanan Tuhan. Tuhan berkenan memberikan urapan karena kita mau, siap, dan terus bergerak untuk maksud penyelamatan dari Tuhan ini. Itulah bagian kita, bersedia, siap, dan terus bergerak untuk menyelamatkan banyak jiwa. Ketika kita menjalankan bagian kita, maka seperti janjiNya dalam kitab Yesaya tadi, Tuhan pun akan segera menyatakan janjiNya, tanganNya akan memegang kita dan menjadikan kita sebagai terang bagi bangsa-bangsa.

RENUNGAN
Hanya orang yang MAU DIPAKAI TUHAN untuk MENYELAMATKAN JIWA yang akan DIPERLENGKAPI dengan URAPAN UNTUK BERKUASA.

APLIKASI
1. Renungkanlah, bagaimana seharusnya kita menanggapi tentang maksud panggilan Tuhan atas diri kita?
2. Renungkanlah, apakah selama ini kita sudah bersungguh-sungguh melakukan maksud panggilan kita? Ambilah komitmen baru untuk melakukan panggilan Tuhan!
3. Bersyukurlah karena Tuhan telah berkenan memanggil kita dan menjadikan kita sebagai alatNya untuk menyelamatkan banyak jiwa, berdoalah agar Tuhan berkenan mengurapi kita dengan kuasaNya sehingga kita mampu menjangkau semakin banyak jiwa!

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Engkau berkenan memakai kami menjadi alat kerajaanMu. Kami mau, siap, dan berjanji untuk terus bergerak melakukan maksud panggilanMu atas kami, menjangkau dan menyelamatkan banyak jiwa. Kami mohon urapanMu supaya Roh KudusMu berkarya sepenuhnya dalam diri kami sehingga kami mampu melakukan perkara-perkara besar supaya semakin banyak jiwa diselamatkan dan memuliakan NamaMu. Di dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.