Yang Rajin Layak Menerima Berkat

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 5:1-18

RHEMA HARI INI
Yohanes 5:17 Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.”

Gereja Calvary Temple di India berhasil membangun gedung mereka yang berkapasitas 18.000 tempat duduk hanya dalam waktu 52 hari. Pertama mereka harus dapatkan rhema dari Tuhan. Mereka dapat rhema dari kisah Nehemia yang membangun kembali tembok Yerusalem hanya dalam waktu 52 hari. Tetapi setelah dapat rhema, bukan artinya mereka bisa santai-santai dan menunggu malaikat membangun gedung untuk mereka. Mereka tetap harus bekerja keras, siang malam, panas hujan. Mereka sering tidak tidur. Mereka benar-benar berjuang. Dan Tuhan bekerja menolong mereka saat mereka bekerja!

Tuhan mau kita bekerja untuk menerima tuaian yang besar dalam keuangan kita. Sekalipun kita ada di tahun mujizat besar, bukan berarti kita berhenti bekerja dan malas bekerja. Mujizat adalah milik orang rajin, bukan milik orang malas! Yesus kerjakan mujizat di kapal Petrus karena Petrus adalah nelayan yang rajin. Ada mujizat besar dalam jalanya karena Petrus rajin. Yusuf alami mujizat dalam karirnya sebab dia orang yang rajin. Ada percepatan bagi Yusuf yang rajin. Ruth mengalami mujizat dan pulang dengan begitu banyak tuaian karena Ruth rajin. Ada favor atas hidup Ruth karena dia rajin. Nehemia bisa alami mujizat membangun tembok Yerusalem dalam waktu 52 hari karena Nehemia kerja dengan keras bersama seluruh timnya. Jadi sekalipun kita ada di tahun mujizat besar kita tetap harus siap kerja besar!

Sekalipun Tuhan sudah berjanji memberikan tanah perjanjian, tetap saja umat Tuhan dilarang malas. Bahkan sekalipun berkat itu sudah Tuhan sediakan, tapi kalau bangsa Israel malas (berperang, bergerak, bekerja), maka mereka tidak akan mengalami mujizat besar yaitu mendapatkan tanah perjanjian itu. Alkitab berkata orang yang malas sudah menjadi sahabat dari perusak (Amsal 18:9) Jadi orang malas itu merusak! Kemalasan itu merusak! Dan yang paling utama, kemalasan akan merusak benih yang sudah kita taburkan sebelumnya. Itu sebabnya kalau kita ingin menuai mujizat keuangan besar, dilarang malas!

RENUNGAN
Hanya orang Kristen yang RAJIN BEKERJA yang LAYAK MENERIMA BERKAT BAPA dalam kehidupannya.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menyadari bahwa Tuhan hanya memberkati orang yang rajin dalam bekerja?
2. Sudahkah Anda mengupayakan dengan sepenuh kekuatan atas pekerjaan Anda?
3. Sudahkah Anda memohon kasih karunia Tuhan agar diberi kerajinan dalam bekerja?

DOA HARI INI
“Tuhan, urapi kami dengan semangat baru setiap pagi agar kami dapat mengerjakan pekerjaan kami dengan rajin dan sebaik mungkin karena kami tahu Engkau memberkati tangan kami ketika kami mengusahakannya dengan rajin. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.