FAITH [RAKA JOYFUL]

19 Juni 2024 admin
Bacaan: Ibrani 11:1-40 Rhema: Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.   "Sa, apa arti iman?" tanya Dian kepada Lisa temannya. "Iman itu timbul dari pendengaran menurut Alkitab. Dan kita percaya bahwa hal yang akan terjadi meski belum kita lihat."jelas Lisa. "Mulai berat ini Sa, aku malah makin bingung," kata Dian. "Mudahnya begini Di, misal kita sakit.Kita beriman besok kita bisa sembuh dan ikut ujian setelah berdoa kepada Tuhan Yesus. Hal itu belum terjadi namun kita imani dan besoknya kita sembuh. Itulah iman. " jelas Lisa. "Jadi kalau kita beriman, kita tidak perlu ke dokter begitu?" lanjut Dian. Lisa menjelaskan, "Iman juga diperlukan perbuatan. Iman tanpa disertai perbuatan adalah mati alias sia-sia. Misal aku berdoa dan beriman besok mendapat nilai bagus tapi aku tidak belajar. Apakah aku akan mendapat nilai bagus? Begitu juga saat berdoa dan beriman sembuh dari sakit namun tidak beristirahat dan minum obat?" Apakah iman itu?. Iman ialah kepastian bahwa yang kita harapkan sudah menantikan kita, walaupun hal itu belum dapat kita lihat sekarang.   Sahabat, Tuhan Yesus berkata dengan iman yang sebesar biji sesawi mampu memindahkan gunung namun tentunya disertai dengan tindakan iman. (W2)   Doa hari ini: Tuhan Yesus, kini kami tau arti iman. Kami mau tetap beriman kepada-Mu bahwa Engkau menyediakan rancangan damai sejahtera dalam hidup kami.Amin.   Bacaan Alkitab setahun: Filipi 2 Pertanyaan hari ini:
  1. Sahabat, apakah arti dari iman?
  2. Ceritakan pengalaman sahabat mengenai iman?
  3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:
RABU

Baca Artikel  

IMAN HARUS DISERTAI PERBUATAN [RAKA JOYFUL]

18 Juni 2024 admin
Bacaan: Yakobus 2:14-26   Rhema: Yakobus 2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.   Shalom Sahabat Fligo! Pernahkah kalian merencanakan sesuatu tetapi tidak melaksanakannya atau tidak ada tindakan? Kita seringkali merencanakan banyak hal tetapi hanya sebatas perencanaan saja. Pada akhirnya rencana tersebut tidak dilaksanakan sama dengan nol atau tidak memberikan dampak perubahan apa pun. Jadi perkataan dan tindakan harus sejalan, supaya dapat menciptakan hal yang baru. Demikian juga dengan iman, jika hanya diucapkan di mulut tanpa adanya tindakan sama dengan omong kosong. Ibarat “tong kosong nyaring bunyinya”. Banyak orang yang mengakui kalau dirinya memiliki iman tetapi tidak terlihat dari perbuatannya. Oleh karena itu, firman Tuhan kali ini mengajarkan bahwa hidup sebagai anak Yesus Kristus, harus selalu bertumbuh dan menghasilkan buah. Beriman kepada Tuhan Yesus bukan hanya sebatas ucapan saja, tetapi harus terlihat dari perbuatan hidup kita sehari-hari, dengan cara taat akan firman Tuhan. Bagaimana dengan kita dalam kehidupan kita, apakah iman kita bertumbuh baik? Buah apa yang telah kita hasilkan dari iman kita kepada Tuhan Yesus? Hal ini perlu kita renungkan, sehingga kita tidak hanya menjadi pengikut Tuhan yang tidak mengetahui tanggung jawab sebagai pengikut Tuhan, tetapi menunjukkan iman kita melalui perbuatan atau tidakan, melalui perkataan, melalui sikap kita, dan tunjukan karakter seorang anak yang memiliki iman yang luar biasa. (YOL)   Doa hari ini: Tuhan Yesus, hari ini aku sudah belajar bahwa iman harus disertai dengan perbuatan. Mulai saat ini aku mau bertumbuh dalam iman dan perbuatanku. Roh Kudus mampukan aku. Dalam nama Yesus aku berdoa. Haleluya. Amin.   Bacaan Alkitab setahun: Filipi 1 Pertanyaan hari ini:
  1. Bagaimana harusnya iman dalam kehidupan kita sehari-hari?
  2. Apa yang bisa kita lakukan untuk menunjukan iman kita?
  3. Dari firman hari ini, aku belajar tentang:
SELASA

Baca Artikel  

YESUS MENYEMBUHKAN HAMBA SEORANG PERWIRA [RAKA JOYFUL]

17 Juni 2024 admin
Bacaan: Matius 8: 5-13   Rhema: Matius 8:13 Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: “Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.” Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.   Yesus pergi ke Kapernaum. Ketika Ia memasuki kota itu, datanglah seorang perwira Romawi kepada-Nya minta tolong. Ia berkata, “Tuan, seorang hambaku sedang sakit parah di rumah. Ia tidak dapat menggerakkan tubuhnya dan sangat menderita.” Yesus berkata kepada perwira itu, “Aku akan datang menyembuhkannya.” Perwira itu menjawab, “Tuan, aku tidak layak menerima Engkau di rumahku. Yang perlu Tuan lakukan hanyalah memberi perintah supaya hambaku sembuh, maka hambaku akan sembuh. Sebab aku sendiri adalah bawahan, dan ada pula prajurit di bawah perintahku. Jika kukatakan kepada seorang prajurit, ‘Berangkat.’ maka ia berangkat. Jika kukatakan kepada prajurit lain: ‘Datang’ maka ia datang. Jika kukatakan kepada hambaku: ‘Lakukan ini’ maka ia melakukannya.” Ketika Yesus mendengar itu, Ia heran. Dia berkata kepada mereka yang mengikut Dia, “Yakinlah, Aku belum pernah menemukan iman yang sedemikian di Israel. Banyak orang akan datang dari timur dan dari barat. Mereka akan duduk dan makan bersama Abraham, Ishak, dan Yakub di Kerajaan Allah. Sedangkan rakyat Kerajaan itu akan dibuang ke luar, ke tempat yang gelap. Dan di sana mereka akan menangis serta sangat menderita.” Yesus berkata kepada perwira itu, “Pulanglah! Jadilah semua sesuai dengan yang engkau percayai.” Dan pada saat itu juga hamba perwira itu sembuh.     Doa hari ini: Tuhan, kami bersyukur buat mujizat-Mu yang Engkau nyatakan dalam hidup kami. Tuhan  kami percaya bahwa Engkau sanggup melakukan mujizat-Mu. Di dalam nama Tuhan  Yesus kami berdoa. Amin.   Bacaan Alkitab setahun: Efesus 6 Pertanyaan hari ini:
  1. Ke mana Yesus pergi?
  2. Siapa yang mendatangi Yesus?
  3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:
SENIN

Baca Artikel  

KUASA UNTUK MENJADI SAKSI [RAKA JOYFUL]

19 Mei 2024 admin
Bacaan: Kisah Para Rasul 1 : 6-11 Rhema: Kisah Para Rasul 1 : 8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.   Suatu sore ketika Della sedang bermain di rumah temannya, dia diminta untuk mendoakan adik temannya yang sedang sakit. Karena masih malu-malu, Della berkata bahwa dia akan mendoakannya di rumah nanti. Teman Della memberi tahu bahwa adiknya sudah sembuh ketika mereka bertemu di sekolah. Della kaget mendengarnya tapi dia juga merasa sedikit bersalah kenapa dia tidak menggunakan kesempatan itu untuk mengenalkan Yesus lebih lagi. Della kemudian berdoa supaya diberi keberanian. Sejak saat itu, Della menjadi lebih berani untuk bersaksi dan mendoakan teman-temannya. Sahabat Fligo, kalau hidup kita sudah dipenuhi Roh Kudus pasti ada yang berbeda. Karena Tuhan juga sudah berfirman bahwa kita ini adalah saksi-Nya. Sahabat Fligo bisa meminta Roh Kudus untuk membantu Sahabat bersaksi. Masih ingat kan bagaimana para murid Tuhan Yesus setelah dipenuhi Roh Kudus? Ya, mereka menjadi berani untuk bersaksi seperti Della juga. Kalau mereka bisa, pasti Sahabat Fligo juga bisa. Yuk, jadi saksi-Nya Tuhan. Roh Kudus yang memampukan kita. Semangat! (JS)   Doa hari ini: Tuhan Yesus aku bersyukur karena Roh Kudus-Mu ada dalam hidup kami untuk membantu kami menjadi saksi-Mu. Aku mau selalu Engkau pakai untuk menjadi saksi-Mu. Amin.   Bacaan Alkitab setahun: 1 Korintus 12 Pertanyaan hari ini:
  1. Apa yang Tuhan tuliskan di ayat hari ini?
  2. Bagaimana caranya supaya kita menjadi saksi Tuhan?
  3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:
  MINGGU

Baca Artikel  

AIE TEH [RAKA JOYFUL]

18 Mei 2024 admin
Bacaan: Yohanes 14: 15-17 Rhema: Yohanes 14 : 16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,   Sahabat, tentunya tau kan minuman teh. Ayo, siapa yang gak tau? Pasti tau dan pernah meminumnya kan? Bagaimana rasanya? Ada yang manis dan ada yang pahit. Air teh akan berasa manis jika di tambahkan gula sedangkan jika tidak ditambahkan gula maka rasanya akan pahit ya.   Sebenarnya prinsip air teh itu seperti ibarat Roh Kudus. Yesus mau hati kita selalu manis setiap waktu meskipun saat kita keadaan senang atau pun susah. Nah bagaimana semua itu bisa terjadi? Dengan mengundang Roh Kudus dalam hati kita. Yesus menjanjikan sosok penghibur bagi kita sebelum Dia naik ke surga, yaitu Roh Kudus.   Seperti air teh yang berasa manis ketika ditambahkan gula, begitu juga kita, undanglah Roh Kudus yang untuk menjadi satu dalam hidup kita. Roh kudus bukan untuk orang dewasa saja, tetapi kita yang masih kecil pun bisa menerimanya. Roh Kudus itu tersedia bagi semua orang, baik pria atau wanita, orang tua atau muda, dan tidak mengenal perbedaan. Karena itu Sahabat, jangan pernah ragu untuk menjadi satu dengan Roh Kudus agar hati kita selalu manis setiap waktu dalam setiap keadaan hidup kita. Siap terima Roh Kudus? Karena Allah mengirimkan-Nya spesial hanya bagi kita anak-anak-Nya. Yuk, buka hatimu bagi Roh Kudus. (EV)   Doa hari ini: Terima kasih Tuhan Yesus buat Roh Penolong yang itu Roh Kudus yang diberikan bagiku. Masuklah dalam hatiku yah Roh Kudus, bekerjalah dalam hidupku. Amin.   Bacaan Alkitab setahun:  1 Korintus 11 Pertanyaan hari ini:
  1. Siapa yang Yesus janjikan sebagai penolong?
  2. Bagaimana cara kita menerima Roh Kudus dalam hidup kita?
  3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:
SABTU

Baca Artikel  

MENYERTAI KITA SELAMANYA [RAKA JOYFUL]

17 Mei 2024 admin
Bacaan: Yohanes 14 : 165-21 Rhema: Yohanes 14 : 16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,   Sahabat Fligo, apa kabarnya hari ini? Pasti luar biasa. Kalau kita luar biasa, hidup kita bisa kita pakai jadi berkat untuk orang lain. Apakah sahabat Fligo suka menolong orang lain? Mungkin menolong papa atau mama saat mengerjakan pekerjaan rumah, atau menolong kakak atau adik saat mengerjakan tugas sekolahnya? Saat kita menolong orang lain sebenarnya kita sedang membagikan berkat Tuhan yang ada pada kita. Kita semua juga pasti pernah ditolong, bahkan sewaktu kita bayi, papa dan mama kita selalu menolong kita dan merawat kita sampai kita semakin besar dan mulai bisa menegurus diri kita sendiri. Saat kita bayi, kita makan harus disuapin, tapi sekarang kita sudah bisa makan sendiri, ‘kan? Tapi, akan ada waktunya kita perlu bantuan tetapi tidak ada orang disekitar kita untuk menolong kita. Ternyata di saat seperti itu pun sebenarnya kita tetap punya seorang penolong yang selalu ada, namanya Roh Kudus. Roh Kudus ada di dalam setiap kita sejak kita ada di dunia ini, Roh Kudus adalah penolong kita yang setia. Tuhan Yesus memberikan Roh Kudus kepada kita saat Dia naik ke surga. Roh Kudus ada dimanapun dan kapan pun kita perlukan. Kita hanya perlu berdoa untuk dapat berbicara dengan-Nya. Untuk itu kita bisa tenang karena kita punya penolong yang setia. Semangat! (JEWS)   Doa hari ini: Tuhan Yesus, kami bersyukur Tuhan berikan Roh Kudus menjadi penolong dalam hidup kami. Ajar kami untuk bisa dekat selalu dengan Roh Kudus. Terima kasih Tuhan. Amin.   Bacaan Alkitab setahun: 1 Korintus 10 Pertanyaan hari ini:
  1. Siapakah penolong yang setia?
  2. Kapankah Tuhan Yesus memberikan penolong yang setia kepada kita?
  3. Dari Firman hari ini, aku belajar tentang:
JUMAT

Baca Artikel