Renungan Keluarga Allah

BIJAK MENGGUNAKAN BERKAT FINANSIAL

21 Februari 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Amsal 23:19-21 Hai anakku, dengarkanlah, dan jadilah bijak, tujukanlah hatimu ke jalan yang benar. Janganlah engkau ada di antara peminum anggur dan pelahap daging. Karena si peminum dan si pelahap menjadi miskin, dan kantuk membuat orang berpakaian compang-camping. William Yan, mantan direktur utama perusahaan farmasi di Tiongkok, memiliki kecenderungan berjudi yang merugikan. Bahkan, ia menggunakan dana perusahaan secara tidak sah demi memuaskan hobi ini. Saat berada di Selandia Baru, Yan mengalami kerugian hingga mencapai Rp 4 Triliun dalam waktu kurang dari 24 jam. Kitab Amsal 23 menyoroti hikmat sebagai kunci untuk menghindari kemiskinan. Dalam kitab tersebut, ditekankan pentingnya untuk tidak terjerumus dalam kebiasaan minum anggur berlebihan dan mengkonsumsi daging secara berlebihan, karena perilaku tersebut dapat mengarah pada kehancuran finansial. Kesukaan berlebihan terhadap minuman beralkohol dan keinginan tak terkendali untuk makan daging dapat membawa seseorang ke keadaan mabuk dan membuatnya terjebak dalam belenggu kecanduan. Pada hari ini, mari kita refleksikan gaya hidup kita. Apakah kita hidup jujur, menyesuaikan diri dengan sejauh mana berkat yang kita terima, atau sering kali tergoda untuk mempertontonkan gaya hidup yang melampaui kemampuan kita? Kita dapat mengambil pelajaran dari kisah William Yan tentang pentingnya mengelola keuangan dengan bijak dan juga ajaran Amsal 23 tentang pengendalian diri. Dengan mampu mengelola berkat tanpa terjerat dalam nafsu duniawi yang berlebihan, kita dapat menciptakan masa depan finansial yang cerah. (AO) RENUNGAN: BIJAKSANALAH dalam MEMPERGUNAKAN berkat finansialmu. APLIKASI 1. Koreksi, bagaimana gaya hidup Anda saat ini? 2. Apakah Anda sudah bijaksana dalam menggunakan berkat keuangan yang Tuhan berikan kepada Anda? 3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda bisa lebih bijaksana dalam menggunakan berkat keuangan dari Tuhan? DOA UNTUK HARI INI Tuhan Yesus, kami bersyukur untuk setiap berkatMu yang selalu melimpah. Berikanlah kami hikmat dalam mempergunakan dan mengelolanya dengan baik seturut kehendakMu, sehingga kami bisa menjadi saluran berkat bagi orang lain dan memiliki masa depan finansial yang cerah. Di dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa, amin. BACAAN ALKITAB SETAHUN Mazmur 13-15; Kisah para rasul 19:21-41

Read  

HUTANG MENJADIKAN KEUANGAN KITA KERING KERONTANG

20 Februari 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Amsal 13:11 Harta yang cepat diperoleh akan berkurang, tetapi siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya. Setiap tahapan dalam menantikan berkat yang sudah menjadi bagian kita memiliki tujuan baik untuk kemajuan kita. Seperti seorang orang tua yang tidak akan membiarkan anaknya yang masih di bawah umur mengemudikan mobil, begitu juga berkat yang akan kita terima memerlukan proses pelatihan, pendampingan, dan pengalaman yang memadai agar kita dapat menikmatinya dengan bijak. Penting untuk diingat bahwa memaksakan diri menerima berkat yang melebihi kemampuan kita bisa mengakibatkan kesulitan dan bahaya, mirip dengan anak di bawah umur yang mencoba mengemudikan mobil. Alkitab memberikan gambaran tentang betapa pentingnya menabung di masa kelimpahan, seperti yang terjadi pada rakyat Mesir saat masa kekeringan, dimana mereka harus menjual diri karena kurang bijaksana dalam mengelola sumber daya. Ayat rhema hari ini menjadi kunci dalam menghadapi godaan gaya hidup berhutang dan pencarian kepuasan instan di zaman ini. Dengan tekun dan keunggulan dalam menjalani setiap tahap kehidupan, kita dapat percaya bahwa berkat akan tiba pada waktu yang tepat, dan usaha keras tidak akan sia-sia. RENUNGAN: Awas! Gaya hidup BERHUTANG akan menjadikan keuangan kita KERING KERONTANG APLIKASI 1. Menurut Anda, apa yang menyebabkan seseorang berhutang? 2. Renungkan, konsekuensi apa yang harus dihadapi seseorang ketika ia berhutang? 3. Apa komitmen Anda agar dapat menjaga keuangan sehingga Anda tidak behutang? DOA HARI INI “Bapa, terangi hati dan pikiran kami untuk dapat melihat bahaya gaya hidup berhutang sehingga kami tidak terjerumus ke dalamnya. Beri kami hikmat untuk dapat mencukupkan diri dan mengelola serta mengembangkan sebaik mungkin apa yang sudah Tuhan percayakan kepada kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin. BACAAN ALKITAB SETAHUN Mazmur 10-12;Kisah para rasul 19:1-20

Read  

BERKAT BERLIPAT GANDA DI MASA SUKAR

19 Februari 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI 2 Timotius 3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Masa pandemi COVID-19 merupakan periode sulit bagi hampir seluruh penduduk dunia. Tidak hanya masalah kesehatan, tetapi juga kesulitan dalam mencari pekerjaan semakin dirasakan. Data dari Kementerian Ketenagakerjaan pada bulan April 2020 menunjukkan bahwa 39.977 perusahaan di sektor formal memilih untuk merumahkan dan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap karyawannya. Dampaknya, banyak karyawan dan keluarganya mengalami kesulitan, terutama secara finansial. Dalam mengatasi kesulitan keuangan, banyak orang merasa perlu mengambil tindakan berhutang, baik di bank maupun lembaga keuangan lainnya. Namun, hal ini sering kali mengakibatkan mereka terjerat hutang dan dikejar-kejar oleh penagih hutang. Situasi yang berbeda terjadi bagi orang-orang yang berpegang pada Firman dan mengandalkan Tuhan. Beberapa kesaksian dari jemaat Keluarga Allah mengenai pertolongan Tuhan selama pandemi, menunjukkan bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan orang-orang yang berserah kepada-Nya. Meskipun menghadapi kesulitan, seperti dipecat dari pekerjaan atau merugi dalam bisnis, Tuhan memberkati mereka melalui jalan yang tak terduga. Rhema hari ini adalah nubuatan yang ditulis oleh Rasul Paulus untuk Timotius, mengingatkan bahwa akan ada masa sukar yang dihadapi oleh semua orang. Meskipun demikian, pertolongan Tuhan tidak pernah absen. Kesaksian dari mereka yang percaya kepada Tuhan menunjukkan bahwa berkat-Nya justru nyata di tengah kesulitan. Hutang mereka dilunasi, usaha mereka berkembang pesat. Masa sulit memang tak dapat dihindari, namun kita memiliki harapan bahwa Allah akan terus memberkati kita, sehingga di tengah kesulitan, kita tidak perlu terjerat hutang karena berkat-Nya melimpah. Kuncinya adalah percaya kepada Tuhan, menjauhi segala yang tidak dikehendaki-Nya, dan menaruh harapan hanya kepada Tuhan. Dengan keyakinan ini, pembelaan Tuhan akan segera tiba, dan kita dapat menerima berkat-Nya dengan melimpah. (AM) RENUNGAN: Di masa sukar, ada 2 pilihan: HUTANG berlipat atau BERKAT berlipat. APLIKASI 1. Menurut Anda, mengapa Tuhan mengijinkan kita melewati masa-masa yang sukar? 2. Apa janji Firman Tuhan yang Anda dapatkan saat melewati masa-masa sukar? 3. Apa komitmen yang akan Anda ambil agar Anda dapat mengalami berkat yang berlipat meskipun harus melewati masa sukar? DOA UNTUK HARI INI “Ya Bapa, kami berterima kasih buat FirmanMu hari ini yang sangat menguatkan kami. Tolong kami Tuhan agar kami dapat melewati masa sukar bersamaMu. Kami percaya bahwa ketika kami mengandalkan Engkau, maka kami tidak akan dikecewakan. Kami terima dengan iman berkat berlipat di masa sukar. Di dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Mazmur 7-9; Kisah para rasul 18

Read  

BERDOA UNTUK KESATUAN DAN KESEJAHTERAAN BANGSA

18 Februari 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Yeremia 29:7 Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu. Beberapa waktu yang lalu gereja kita GBI Keluarga Allah bersama Ibu Suzette Hattingh mengadakan ibadah doa bersama untuk Indonesia. Hal ini kita lakukan sebab kita tahu ada rencana Tuhan yang besar atas bangsa kita Indonesia. Oleh sebab itu kita bersehati dan sepakat berdoa agar hal besar itu benar-benar Tuhan genapi atas bangsa kita. Bukan hanya itu saja, di beberapa acara di gereja kita, Pak Obaja senantiasa berkotbah dengan tema “Kesatuan.” Pak Obaja terus mendorong supaya setiap kita berdoa bersatu untuk kesejahteraan bangsa kita sebab dalam Yeremia 29:7 dikatakan supaya kita , mengusahakan kesejahteraan kota ke mana kita ditempatkan, dan supaya kit berdoa untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraan kota itu adalah kesejahteraan kita. Oleh sebab itu, marilah kita mengambil bagian untuk terus berdiri berdoa dengan sehati untuk bangsa dan negara kita ini sehingga damai sejahtera dan kesejahteraan dari Tuhan memenuhi bangsa kita. Sekalipun ada goncangan, isu atau berita tidak baik, teruslah berjuang untuk membangun kesatuan. Sebab di dalam kesatuan, berkat Tuhan pasti dicurahkan dan janji pelipatgandaan dilimpahkan bagi setiap kita anak-anakNya. (MC) RENUNGAN: Senantiasalah BERDOA untuk KESATUAN dan KESEJAHTERAAN bangsa dan negara kita. APLIKASI 1. Sudahkah Anda berdoa untuk bangsa dan negara kita? 2. Hal-hal apa yang Anda doakan untuk bangsa dan negara kita? 3. Komitmen apa yang akan Anda ambil untuk berdoa bagi kesatuan dan kesejahteraan bangsa kita? DOA UNTUK HARI INI Tuhan, berikanlah kepada kami hati yang mengasihi bangsa kami, sehingga kami memiliki beban untuk berdoa bagi bangsa dan negara kami. Biarlah kesatuan dan kesejahteraan melingkupi bangsa dan negara ini sampai pelipatgandaan yang dahsyat Engkau nyatakan di tengah-tengah kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin. BACAAN ALKITAB SETAHUN Mazmur 4-6; Kisah Para Rasul 17:16-34

Read  

BERDOA DI MASA YANG TIDAK MUDAH

17 Februari 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Mazmur 34:17 Bila orang yang benar berseru-seru, dan TUHAN mendengar, dan membebaskan mereka dari semua masalah mereka. Kehidupan itu ibarat sedang melakukan sebuah perjalanan menyusuri sungai dengan perahu karet. Kita harus menempuh ratusan mil dengan tantangan-tantangan yang berbeda di tiap kelokannya. Ada kalanya kita melewati arus yang tenang sehingga seakan perahu kita tidak bergerak. Ada kalanya tiba-tiba kita harus melewati arus yang deras dan turunan yang curam sehingga membuat perahu kita goyah, bahkan terbalik. Namun, ada kalanya pula tiba-tiba kita melewati suatu tempat yang sangat indah, dengan angin yang baik untuk mendorong perahu kita sehingga bisa berjalan dengan lancar. Sesulit atau semudah apapun perjalanan kita, pada akhirnya kita akan tiba di garis akhir perjalanan tersebut. Demikian pula kehidupan ini. Bisa jadi saat ini kita sedang diijinkan Tuhan mengalami keadaan yang sangat berat dan tidak mudah. Kita sudah berupaya sebisa mungkin, namun seakan pertolongan belum terlihat dan kita hendak menyerah. Apapun pergumulan kita, baik dalam hal pekerjaan, keuangan, kesehatan, pelayanan dan keluarga, percayalah bahwa pertolongan Tuhan tersedia bagi kita. Hampiri Tuhan melalui doa kita dan Ia akan turun tangan menolong kita. Berseru pada Tuhan dengan kesungguhan hati akan membuat Tuhan mendengar dan membebaskan kita dari masalah-masalah kita. “Yesus mendengar lebih dari yang kudoakan, Yesus menjawab lebih dari yang kuharapkan, dengan cara-Nya di waktu yang tepat. Ku kan melihat Tuhan jadikan semua.” Seperti petikan syair lagu ini, Tuhan akan menolong kita di waktu yang tepat. Keadaan boleh berat, tetapi berkat Tuhan tetap akan ada bagi kita. Berkat pasti akan selalu Tuhan berikan di tengah keadaan tidak pasti asal kita tekun dan setia berdoa. Karena itu, berdoalah senatiasa pada Tuhan dengan segenap hati dan lihatlah Allah sumber pertolongan itu akan membebaskan kita dan membawa kita ke dalam kehidupan yang penuh berkat, kemenangan dan kedamaian. (LEW) RENUNGAN: BERDOALAH di masa yang tidak mudah, maka ALLAH SUMBER PERTOLONGAN akan MEMBEBASKAN kita. APLIKASI 1. Apa yang Anda lakukan di masa-masa yang tidak mudah yang sedang Anda alami? 2. Mengapa Anda harus berdoa di masa yang tidak mudah ini? 3. Komitmen apa yang akan Anda ambil agar Anda bisa bertahan dan bisa menerima berkat di masa yang berat? DOA UNTUK HARI INI Tuhan Yesus, sekalipun keadaan yang kami hadapi saat ini tidak mudah, kami mau selalu berharap kepada-Mu. Kami percaya, saat kami berdoa, pertolongan akan Kau berikan pada kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin. BACAAN ALKITAB SETAHUN Mazmur 1-3; Kisah para rasul 17:1-15

Read  

MILIKILAH POLA PIKIR YANG BENAR DAN BERKENAN

16 Februari 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Pola pikir sangat menentukan seseorang mengalami kemajuan, terobosan atau bahkan malah kemunduran. Pola pikir merupakan sekumpulan keyakinan atau membangun cara berpikir dalam memahami sesuatu. Ketika pemikiran kita dibangun dengan keyakinan kepada Tuhan bahwa Tuhan selalu mengawasi hidup kita, maka yang kita lakukan adalah hal-hal yang menyenangkan hati Tuhan. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk mengubah pola pikir kita menjadi pola pikir yang sesuai dengan Firman Tuhan. Hal ini sangat penting karena dengan mempunyai pola pikir yang sesuai dengan Firman Tuhan, maka kita bisa membedakan mana yang menjadi kehendak Tuhan dan yang mana yang bukan kehendak Tuhan. Itu sebabnya, marilah setiap kita memilih untuk memiliki pola pikir yang benar, yang berkenan kepada Tuhan. Sekalipun keadaan dunia sedang dalam goncangan dan ketidaknyamanan, namun terus tanamkan dalam pola pikir kita bahwa ada berkat yang pasti dari Tuhan di keadaan yang tidak pasti ini. Sejak awal tahun Tuhan sudah menjanjikan rhema yang sangat besar bagi kita yaitu pelipatgandaan yang dahsyat. Maka, terus tanamkan rhema ini dalam pikiran kita sehingga Tuhan berkenan menyatakan setiap apa yang Ia janjikan. (MC) RENUNGAN: Milikilah POLA PIKIR yang BENAR dan BERKENAN di hadapan Tuhan. APLIKASI 1. Bagaimana dengan pola pikir Anda saat ini? Coba koreksi. 2. Apa yang sering mempengaruhi pola pikir Anda? 3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya pola pikir Anda adalah pola pikir yang benar dan sesuai dengan Firman Tuhan? DOA UNTUK HARI INI Tuhan Yesus, kami mau berkomitmen untuk memiliki pola pikir yang benar dan berkenan dihatiMu. Kami tahu ada hal yang sangat besar yang telah Engkau siapkan bagi kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin. BACAAN ALKITAB SETAHUN Ayub 41-42; Kisah Para Rasul 16:22-40

Read