JANGAN MEMBATASI KUASA ALLAH DENGAN KETERBATASAN KITA

BACAAN HARI INI

1 Korintus 1:18-31

RHEMA HARI INI

1 Korintus 1:27 Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,

Pastor Benitez merupakan penduduk asli Meksiko, ia terserang polio ketika berusia 2 tahun. Penyakit ini menjadikannya tidak bisa berjalan. Namun Pastor Benitez tidak menjadikan keterbatasannya ini sebagai alasan untuk tidak memenuhi panggilan Tuhan dalam hidupnya. Pastor Benitez sudah berulangkali mencoba untuk memberitakan Injil di desa La Laguna, yang berjarak 6 jam mendaki daerah pegunungan. Bersaksi untuk para penduduk asli yang tinggal disana, namun setelah bertahun-tahun ia melihat tak banyak buah yang dihasilkannya disana.
Pastor Benitez lalu memutuskan untuk menjadi tuan rumah bagi sebuah proyek yang memberi kesempatan bagi semua orang di seluruh dunia, untuk turut ambil bagian dalam misi penginjilan. Dengan cara mengisi sebuah kotak dengan mainan, perlengkapan sekolah, barang pribadi dan hadiah-hadiah lainnya, yang disertai dengan sebuah buku kecil berisi cerita Alkitab. Kotak-kotak ini lalu dikirimkan ke lebih dari 160 negara, termasuk ke 50 daerah terpencil yang sulit dijangkau seperti La Laguna. Dan hasilnya, lebih dari 100 anak La Laguna yang selama ini diperjuangkan oleh Pastor Benitez, menerima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat. Anak-anak inilah yang kemudian menjadi penginjil-penginjil kecil bagi keluarga mereka.
Seringkali kita membatasi kuasa Allah untuk memakai hidup kita dengan keterbatasan kita. Kita lupa bahwa Tuhan adalah Allah yang bisa memakai apa saja dan siapa saja untuk menyatakan kehendak dan rencana-Nya. Dalam Bilangan 22:28, Tuhan membuka mulut keledai untuk menegur dan mengingatkan nabi Bileam yang hendak mengutuki bangsa Israel. Keledai adalah binatang yang jinak tetapi tidak pintar, namun dalam peristiwa ini keledai Bileam menunjukkan kepintarannya karena kuasa Tuhan. Jadi jangan pernah berpikir bahwa Tuhan tidak mungkin memakai hidup kita karena dunia mengganggap kita bodoh dan lemah. Kita adalah orang-orang pilihan Allah untuk menerima dan menjalanan misi kerasulan. Jangan sekali-kali menyerah dengan keadaan, tapi terimalah kesembuhan total dan bangkit maju untuk selamatkan jiwa di dalam Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN

JANGAN pernah MEMBATASI kuasa Allah untuk MEMAKAI HIDUP kita dengan keterbatasan kita.

APLIKASI

1. Apakah yang selama ini membatasi Anda untuk menerima misi dari Tuhan?
2. Percayakah Anda bahwa Tuhan mengatasi semua keterbatasan yang Anda miliki?
3. Apa komitmen Anda untuk tidak lagi membatasi kuasa Allah untuk memakai hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa, terimakasih Engkau telah mengingatkan kami untuk tidak membatasi kuasa-Mu dalam hidup kami. Memang kami ini terbatas, tapi Engkau yang ada di dalam kami tidak terbatas. Ini hidup kami Bapa, pakailah sesuai dengan rencana-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

JIWA YANG TERLUKA MEMBUAT KITA SULIT MENDEKAT PADA TUHAN

BACAAN HARI INI

Mazmur 73:1-28

RHEMA HARI INI

Mazmur 73:21-22 Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya, aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu.

Kebanyakan orang lebih sering menutupi keadaan yang sebenarnya dari dunia luar. Hal ini ada benarnya karena tidak semua orang perlu tahu masalah pribadi kita. Tapi biasanya, orang yang hanya diam dan tak berusaha mencari pertolongan atau jalan keluar, mengira bahwa mereka sudah bisa melupakan hal yang melukai hati dan jiwanya. Menganggap mereka sudah mampu move on, tapi yang sebenarnya adalah luka itu masih ada dan menganga dalam hatinya. Mereka hanya berusaha menutup luka dengan penghiburan yang semu atau pemecahan sementara yang tak bertahan lama.

Luka hati dan jiwa, apalagi yang sampai berkali-kali terjadi, dan tak pernah diobati dengan semestinya, tanpa kita sadari akan membuat kita sulit mendekat pada Tuhan. Inginnya bisa bertumbuh dan berbuah, tapi akhirnya selalu malah mengalami kemunduran. Sebenarnya kita rindu ingin melayani, tapi selalu berakhir dengan masalah dan gesekan. Sebenarnya kita punya hati untuk mengikuti kegerakan dan menerima urapan, tapi hidup kita tak pernah sungguh-sungguh mengalami perubahan yang besar atau berarti. Sampai-sampai rasanya lelah mengiring Yesus.

Hidup yang dipenuhi tantangan, goncangan dan gesekan ini memang akan sangat melelahkan jika kita tidak mendekat pada Yesus. Jika hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri, kita akan dengan cepat kehilangan semangat, letih dan loyo. Kita akan selalu perlu diberi semangat yang baru, merasa selalu perlu minta di doakan, perlu selalu di dorong dan lain sebagainya. Jangankan untuk menolong dan menyelamatkan orang lain, untuk membangkitkan diri sendiri saja rasanya kita tidak sanggup dan perlu pertolongan orang lain. Semua itu dikarenakan luka yang ada dalam jiwa kita tak pernah disembuhkan secara total. Luka itu akan memakan habis energi dan pikiran kita. Mari jangan biarkan jiwa kita menderita lebih lama lagi, jangan ragu dan takut datang pada Tuhan. Sepahit apapun hati kita, walaupun kita belum mengerti apa gunanya, merasa bodoh atau dungu, tapi tetaplah tinggal dekat-dekat di kaki Tuhan. Sebab hanya dengan dekat Tuhan saja kita akan menerima pemulihan, KESEMBUHAN TOTAL atas hati, jiwa dan raga kita. Menjadikan kita pribadi baru yang siap untuk diutus dalam misi besar Tuhan untuk selamatkan jiwa. (PF)

RENUNGAN

Adanya LUKA dalam JIWA kita membuat kita SULIT MENDEKAT kepada Tuhan.

APLIKASI

1. Apakah masih ada luka yang belum disembuhkan dalam hati Anda saat ini?
2. Apa dampak jiwa yang terluka itu dalam kehidupan Anda?
3. Sudahlah Anda menyadari bahwa kasih karunia Tuhan lebih besar dari setiap pergumulan Anda? Maukah Anda menerima anugerah pemulihan dan kesembuhan total dari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, tolonglah kami untuk berani membuka setiap luka hati dan jiwa kami di hadapan-Mu. Agar Engkau bisa menyembuhkannya dengan total dan menjadikan kami pribadi yang baru. Pribadi yang siap dan mampu untuk Kau utus untuk membawa jiwa-jiwa yang terhilang kembali pada-Mu. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

KITA ADALAH CIPTAAN TUHAN YANG SANGAT SPESIAL

BACAAN HARI INI

1 Petrus 2:1-10

RHEMA HARI INI

1 Petrus 2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

Suatu hari, seekor anak singa terpisah dari kawanannya dan tersesat di hutan. Seorang petani yang sedang berburu melihat anak singa kecil itu dan merasa iba. Di bawanyalah anak singa itu pulang ke peternakannya. Disana si anak singa dibesarkan di tengah-tengah hewan ternak seperti domba, babi, ayam, sapi dan juga anjing. Anak singa itu menirukan tingkah laku hewan-hewan di sekitarnya, dan memakan makanan yang dimakan teman-teman hewannya. Tak pernah anak singa itu mengaum dengan suara singa yang menggelegar, atau mencakar dengan kukunya yang besar dan tajam.

Satu ketika, petani itu pergi berburu lagi ke hutan. Anak singa yang kini telah menjadi singa dewasa, diajaknya serta. Ketika sedang mengintai dan membidik seekor rusa dengan senapannya, tiba-tiba seekor singa besar muncul dari semak-semak dan menerkam rusa itu dari belakang. Singa milik petani, melihat kejadian itu dengan mata terbelalak. Menyaksikan bagaimana singa besar itu dengan kecepatan dan ketepatan yang mematikan, menyergap rusa. Dengan giginya yang tajam dan cakarnya yang kuat, rusa itu harus merelakan dirinya menjadi santapan. Sesuatu bergejolak dalam diri singa milik petani, kini ia menyadari bahwa peternakan bukanlah rumahnya yang sebenarnya. Hutan adalah tempat dimana ia seharusnya berada. Gandum dan rumput bukanlah makanannya, tapi daging segarlah yang ia sukai. Saat petani itu hendak mengajaknya pulang, singa itu memutuskan untuk tetap tinggal di hutan dan belajar untuk menjadi singa sang raja hutan yang sejati.

Tuhan Allah kita telah menciptakan manusia segambar dan serupa dengan-Nya (Kej 1:27). Kita adalah ciptaan-Nya yang paling istimewa. Namun, seiring waktu, kekecewaan, kepahitan dan berbagai hal buruk yang kita alami, bisa membuat gambar diri kita menjadi rusak. Firman Tuhan mengingatkan kita untuk membuka mata dan menyadari bahwa kita adalah ciptaan Tuhan yang sangat spesial dan berharga di mata-Nya. Tidak peduli seburuk apa masa lalu kita, tidak peduli seberapa rusaknya gambar diri kita, Dia adalah Allah yang sanggup memulihkan seluruh kehidupan kita. Jangan biarkan iblis atau siapapun merebut kebenaran itu dari kita lagi.

RENUNGAN

MENYADARI bahwa kita adalah CIPTAAN YANG SPESIAL akan MEMULIHKAN gambar diri yang rusak.

APLIKASI

1. Sudah tahukah Anda bahwa Anda adalah ciptaan Tuhan yang sangat spesial?
2. Pernahkah Anda mengalami sesuatu yang merusak gambar diri Anda?
3. Apa yang akan Anda lakukan setelah mengetahui kebenaran ini?

DOA UNTUK HARI INI

“Terima kasih Tuhan, karena Engkau telah menciptakan kami serupa dan segambar dengan-Mu. Banyak kelebihan yang telah Kau tanamkan dalam diri kami, sehingga kami menjadi ciptaan-Mu yang istimewa. Kami percaya Engkau sanggup memulihkan gambar diri kami yang rusak dan memberi kami percaya diri ilahi untuk meraih sukses dalam setiap aspek kehidupan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

AKAR UTAMA HILANGNYA PERCAYA DIRI

BACAAN HARI INI

Bilangan 13:1-33

RHEMA HARI INI

Bilangan 13:33 Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami.”

Memasuki SMP, Lita tidak lagi tinggal bersama orangtuanya. Ia tinggal di rumah saudaranya karena dekat dengan sekolahnya yang baru. Merasa berasal dari desa, Lita merasa minder. Ia merasa kurang cantik, tidak kaya dan tidak terlalu pandai. Perasaan itu membuat Lita tidak percaya diri saat bersama teman-teman sekolahnya. Ditambah lagi beberapa teman berkata negatif tentang dirinya dan sering menjadikannya bahan ledekan karena logat bicaranya yang medok. Lita jadi tidak berani mengikuti kegiatan-kegiatan tambahan di sekolah dan selalu ragu-ragu untuk melakukan segala sesuatu. Ketidak percayaan diri Lita berlanjut sampai ia memasuki dunia perkuliahan, sehingga ia lebih sering menarik diri dari teman-temannya.

Begitu kuatnya pengaruh perkataan negatif, sehingga bangsa Israel “teracuni” oleh perkataan para pengintai. Dari 12 orang yang diutus Musa untuk mengintai tanah Kanaan, kecuali Yosua dan Kaleb, sepuluh orang pengintai yang lain berkata bahwa di sana ada orang-orang raksasa yang begitu kuat, sehingga membuat bangsa Israel seperti belalang saja layaknya. Kecil, lemah dan tak mungkin bisa menang. Mungkin banyak diantara kita yang hidup dari apa kata orang. Telinga kita begitu peka akan pembicaraan atau komentar orang tentang diri kita. Terlebih jika komentarnya negatif, kita akan terus memikirkannya dan akhirnya menjadi tidak percaya diri.Lebih parah lagi, kita bisa merasa benci dengan diri kita sendiri karena selalu membandingkan dengan orang lain yang kita anggap lebih hebat.

Sebenarnya akar kehilangan kepercayaan diri yang paling utama adalah rusaknya gambar diri. Gambar diri seseorang bisa menjadi rusak akibat perkataan dan penghakiman orang lain. Oleh karena itu, mulai hari ini selektiflah mendengarkan perkataan di sekeliling kita. Dan sebaliknya, berhati-hati dalam mengucapkan sesuatu kepada orang lain. Hanya DENGARKAN dan UCAPKAN kata-kata yang bisa membangkitkan. Yang bisa mendatangkan damai dan yang bisa membangun percaya diri. Sebab kehilangan percaya diri, membuat kita gagal meraih apa yang telah Tuhan janjikan dalam hidup kita. Dengan memfilter apa yang masuk telinga dan keluar dari mulut kita, gambar diri kita akan pulih dan memiliki percaya diri ilahi yang berasal dari Tuhan. (LEW)

RENUNGAN

RUSAKNYA GAMBAR DIRI adalah AKAR UTAMA hilangnya percaya diri.

APLIKASI

1. Apakah Anda pernah mengalami gambar diri yang rusak?
2. Hal apakah yang menyebabkannya? Apa akibatnya dalam hidup Anda?
3. Bagaimana seharusnya Anda harus bertindak untuk menjaga gambar diri Anda?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, kami mau memiliki gambar diri yang benar. Ajari kami untuk menutup telinga atas perkataan-perkataan negatif di sekitar kami. Dan jagalah mulut kami agar hanya kata-kata membangun yang senantiasa kami ucapkan. Terima kasih, ya Tuhan Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

HIDUP DALAM KEKUDUSAN MENDATANGKAN ANUGERAH TUHAN

BACAAN HARI INI

Mazmur 25: 1-22

RHEMA HARI INI

Mazmur 25:14 TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

Seorang anggota kelompok sel online Keluarga Allah bersaksi tentang bagaimana Tuhan menyatakan mujizatNya yang sungguh luarbiasa. Dimulai dari mujizat kesembuhan dari covid-19, sampai kepada mujizat keuangan yang tidak masuk akal yang Tuhan nyatakan dalam hidupnya. Tuhan berkarya dengan sangat hebatnya. Di masa pandemi ini, dimana banyak sekali yang terkena dampak, khususnya secara keuangan tapi justru ia mengalami terobosan demi terobosan. Bukan hanya secara jasmani, tetapi juga terobosan dalam rohaninya. Ia yang sebelum pandemi hanya mengerjakan project pembangunan hotel hanya di area jabodetabek, tapi justru semenjak pandemi ini, ia mengerjakan project pembangunan hotel sampai keluar kota bahkan luar pulau.

Mujizat demi mujizat yang boleh ia terima, juga adalah buah dari ketaatanNya kepada Tuhan. Dalam kesaksiannya ia menyampaikan “Yang penting tetap on the track Nya Tuhan saja. Saya baru merasakan bagaimana pentingnya kita ikut dalam kelompok sel (online) karena disitu kita dibimbing untuk semakin dekat dengan Tuhan, diarahkan untuk semakin semangat melakukan apa yang menjadi perintah Tuhan.”

Ya, saat kita Hidup DALAM KEKUDUSAN dan BENAR DI HADAPAN ALLAH, maka itu akan membuat kita menjadi percaya diri. Kita percaya bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita, dan terus akan menunjukan kepada kita jalan yang benar, sehingga setiap kita bisa terus berjalan masuk dalam rencanaNya yang besar atas hidup kita. Sebab, hubungan yang baik dengan Tuhan membuat kita bisa memiliki percaya diri ilahi. Orang yang hidup baik dengan Tuhan akan merasakan freedom, tetapi orang yang hidup penuh dosa akan hidup sebagai budak. Itu sebabnya mulai hari ini ambilah komitmen untuk hidup kudus dan benar di hadapan Tuhan, dan terimalah kepercayaan diri ilahi yang akan mengubahkan hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.

RENUNGAN

Hidup DALAM KEKUDUSAN dan BENAR DI HADAPAN ALLAH, membuat kita menjadi percaya diri.

APLIKASI

1. Sudahkah Anda memiliki kehidupan yang benar di hadapan Allah? Mengapa?
2. Apakah yang Anda rasakan dan peroleh saat Anda hidup dalam kekudusan dan hidup benar di hadapan Allah?
3. Tuliskan yang menjadi komitmen Anda untuk terus menjaga kekudusan dan hidup benar di hadapan Allah!

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, terimakasih untuk firman-Mu pada siang hari ini. Terus ajar kami untuk hidup kudus dan benar serta bertobat sungguh-sungguh dari setiap dosa kami, sehingga kami kedapatan benar dan berkenan di hadapan-Mu. Buat hati dan hidup kami semakin hari semakin melekat kepada-Mu ya, Bapa. Sehingga kepercayaan diri ilahi itu ada atas kami. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

PERCAYA DIRI YANG MUNCUL DARI KEDEKATAN HUBUNGAN DENGAN TUHAN

BACAAN HARI INI

Mazmur 118:1-29

RHEMA HARI INI

Mazmur 118:6 TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

Nama Yosua pertama kali muncul dalam kitab Keluaran (Kel 17:9). Yosua sebenarnya terlahir dengan nama Hosea dari suku Efraim. Nama Yosua diberikan oleh Musa, yang artinya Tuhan menyelamatkan. Yosua selalu mengiringi Musa kemanapun Musa pergi. Ketika Musa naik ke gunung Sinai, Yosua pun turut walau tidak sampai ke puncak. Yosua menunggu sementara Musa bertemu dan berbicara dengan Tuhan (Kel 24:13). Lalu Musa mendirikan Kemah Pertemuan, jauh diluar perkemahan, sebagai tempat bagi orang yang mencari Tuhan. Disanalah Tuhan berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka. Yosua yang ikut serta menemani Musa, tidak meninggalkan kemah itu, meskipun Musa telah selesai bicara dengan Tuhan dan kembali ke perkemahan (Kel 33:11)
Semua ini menunjukkan betapa Yosua bukan saja selalu ingin dekat-dekat Musa, tapi juga ingin dekat dengan hadirat Tuhan. Yosua membangun hubungan doa yang sangat dekat dengan Tuhan, karena itu Tuhan sangat memperhitungkan doa Yosua. Kedekatan hubungan Yosua dengan Tuhan, membuat Yosua berani menaikkan doa yang luar biasa tidak masuk akal. Dengan percaya diri, Yosua berbicara pada Tuhan, meminta matahari berhenti di atas Gibeon, dan bulan berhenti di atas lembah Ayalon (Yosua 10:12). Matahari sungguh-sungguh tak bergerak di tengah langit dan baru tenggelam setelah sehari penuh, artinya matahari tidak terbenam selama 24 jam, sampai Yosua berhasil mengalahkan semua musuh-musuhnya. Belum pernah ada hari seperti itu, baik dahulu maupun kemudian, bahwa Tuhan mendengarkan permohonan seorang manusia secara demikian.
Tuhan menyukai kepercayaan diri Yosua, dan mengabulkan permintaannya yang sangat mustahil. Sebab kepercayaan diri Yosua bukan berasal dari kesombongan akan kemampuan diri, melainkan muncul dari kedekatan hubungan dengan Tuhan. Percaya diri ilahi tidak sama dengan mengandalkan kekuatan sendiri dan sombong. Percaya diri ilahi yang sejati berasal dari Tuhan serta hubungan kita dengan Sang Pencipta. Jadi mulailah membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan, baik melalui saat teduh pribadi maupun dalam kehidupan kita sehari-hari. Saat kita dekat dengan Tuhan, bukan saja kita akan mengalami kesembuhan total, tapi kita pun akan beroleh percaya diri ilahi sejati yang membuat kita berani berharap dan berdoa untuk sesuatu yang luar biasa dan tak masuk akal terjadi dalam hidup kita. (PF)

RENUNGAN

Percaya diri yang Tuhan SUKAI adalah percaya diri yang MUNCUL DARI KEDEKATAN HUBUNGAN kita dengan Tuhan.

APLIKASI

1. Bagaimana Anda menilai hubungan Anda dengan Tuhan saat ini?
2. Apa hal yang membuat hubungan Anda jauh dari Tuhan? Bagaimana Anda akan mengatasinya?
3. Bagaimana kedekatan hubungan Anda dengan Tuhan mempengaruhi rasa percaya diri Anda?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, kami rindu untuk selalu dekat dengan-Mu. Bukan hanya dalam doa dan saat teduh kami, tapi juga dalam setiap detik kehidupan kami, kami mau senantiasa dekat dalam hadirat-Mu. Terimakasih Tuhan, kami percaya saat Engkau ada di pihak kami, kami tidak perlu takut akan apapun juga. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

KEKUATAN DAN KETEGUHAN DARI PERCAYA DIRI ILAHI

BACAAN HARI INI

Yosua 1:1-18

RHEMA HARI INI

Yosua 1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.”

Seorang anak kecil dikenal karena kepolosan dan spontanitasnya. Anak kecil percaya apa saja yang dikatakan oleh orang tuanya. Ketika masih belajar berjalan dan berkali-kali terjatuh, anak kecil akan selalu bangkit dan mencoba berjalan lagi ketika orang tuanya memberi semangat dan pujian. Walaupun kakinya belum kuat karena memang belum pernah dipakai berjalan tegak, tapi anak kecil percaya ia bisa berjalan bahkan berlari kepada orang tuanya yang siap menyongsong dengan kedua tangan terbuka di depannya. Dengan percaya diri, anak itu akan terus berdiri saat ia terjatuh dan mencoba lagi sampai akhirnya ia benar-benar bisa berjalan.

Rasa PERCAYA pada orang tuanyalah yang memberi seorang anak kekuatan dan keteguhan untuk bisa berhasil melakukan apa yang dikatakan orang tuanya. Sebab bagi seorang anak kecil, orang tuanya tak pernah salah, apapun yang mereka katakan pasti benar. Jadi jika orangtuanya berkata ia bisa, maka ia pasti bisa. Dari situlah muncul kepercayaan diri yang sangat penting bagi tumbuh kembang seorang anak sampai ia dewasa kelak.

Begitupun Bapa kita selalu berusaha memberi kita percaya diri ilahi. Seringkali akibat berbagai tekanan dan kesulitan hidup, kita menjadi lemah. Kehilangan kepercayaan diri dan menganggap diri kita memang orang yang gagal. Hari ini firman Tuhan berkata kepada kita semua, “Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.” (Yosua 1:9) Tuhan mau kita menyadari bahwa kita adalah anak-anakNya, umat kesayangan-Nya, yang telah ditebus-Nya dengan harga yang sangat mahal. Kita begitu berharga di mata Tuhan Sang Pencipta alam semesta, dan jika Dia sendiri yang yang berjanji untuk menyertai kita kemanapun kita pergi, apa lagi yang perlu kita kuatirkan? Tanamkanlah ini dalam hati, percaya diri ilahi yang kita miliki akan menguatkan dan meneguhkan kita dalam menghadapi segala sesuatu.

RENUNGAN

PERCAYA DIRI ILAHI memberi kita KEKUATAN dan KETEGUHAN dalam menghadapi segala sesuatu.

APLIKASI

1. Pernahkah Anda merasa begitu lemah dan tidak mampu karena menghadapi serentetan kegagalan?
2. Mengapa Anda perlu memiliki rasa percaya diri ilahi?
3. Apa perbedaan yang Anda rasakan dalam menghadapi segala sesuatu ketika Anda telah memiliki rasa percaya diri ilahi?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa, terima kasih atas rhema firman-Mu yang telah meneguhkan dan menguatkan kami kembali. Kami yakin dan percaya bersama dengan Engkau kami cakap menghadapi segala sesuatu, sebab tak ada yang tak mungkin dan mustahil bagi-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

KASIH KARUNIA TUHAN YANG SANGGUP MEMULIHKAN

BACAAN HARI INI

Yesaya 1:10-20

RHEMA HARI INI

Yesaya 1:18 Marilah, baiklah kita berperkara! –firman TUHAN–Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

Pagi itu Kelly dalam ketergesaannya untuk segera mempersiapkan presentasi rapat kantornya yang diadakan kurang dari 1 jam lagi, buru-buru memasuki lift begitu pintunya terbuka. Seseorang dari dalam lift, melangkah keluar dengan secangkir kopi di tangannya. Tabrakan pun tak dapat dihindarkan. Kopi yang dibawa orang itupun tumpah membasahi bagian depan baju Kelly. Panik, Kelly berlari ke kamar mandi. Beruntung ia membawa baju ganti, namun baju yang terkena kopi itu adalah baju favoritnya. Kelly berusaha mencucinya dengan sabun cuci tangan di wastafel kamar mandi, tapi noda itu tak hilang sedikitpun. Akhirnya karena waktu sudah tidak memungkinkan lagi, maka baju kotor itu dimasukkannya dalam kantong plastik dan Kelly bergegas menuju kantornya.

Sesampainya di rumah, Kelly bercerita pada ibunya. Ia sangat menyayangkan baju kesukaannya yang kini tak bisa lagi ia pakai. Ibunya mengambil baju kotor itu dari tangan Kelly, lalu melangkah ke belakang rumah. Karena penasaran, Kelly mengikuti langkah ibunya. Ibu mengambil sebuah botol dan menuang sedikit isinya ke atas noda kopi. Perlahan baju itu dikuceknya. Tak berapa lama, Kelly melihat sebuah keajaiban. Noda itu luntur bersamaan dengan aliran air yang mengucur dari keran. Melihat wajah putrinya yang terheran-heran, sang ibu berkata, “Tidak ada noda yang tidak bisa hilang ketika kamu menggunakan sabun yang benar untuk membersihkannya.”

Kisah di atas mengingatkan kita tentang hubungan kita dengan Bapa. Sebagai manusia, tentu kita pernah berbuat dosa. Dan iblis seringkali menggunakan masa lalu itu sebagai bahan untuk mendakwa kita. Membuat kita merasa terintimidasi, seolah noda kotor itu tak akan pernah bisa hilang dari hidup kita. Akan tetapi, sadarilah bahwa ketika Allah memberikan anak-Nya yang tunggal untuk menebus dosa-dosa kita, segala noda dosa dalam hidup kita telah dibersihkan-Nya secara total dan menyeluruh. Sebesar apapun kesalahan yang pernah kita perbuat, tidak ada satu pun yang tak dapat dibersihkan oleh darah-Nya yang telah tertumpah bagi kita semua. Percaya dan terimalah dengan iman bahwa kasih karunia Tuhan yang begitu besar sanggup memulihkan kehidupan kita. Dan jangan ijinkan iblis untuk mendakwa kita dengan mengatakan yang sebaliknya.

RENUNGAN

KASIH KARUNIA TUHAN yang besar sanggup MEMULIHKAN hidup kita.

APLIKASI

1. Percayakah Anda bahwa tak ada dosa yang tidak dapat dihapus oleh kuasa darah-Nya?
2. Menurut Anda mengapa Tuhan ingin memulihkan hidup Anda?
3. Bagaimana caranya supaya Anda bisa menerima pemulihan total dari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, terima kasih untuk kasih karunia-Mu yang begitu besar dalam kehidupan kami. Terima kasih Engkau telah menebus segala dosa dan kesalahan kami sehingga kami dapat menerima hidup yang baru. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENUTUP TELINGA DARI SEMUA DAKWAAN IBLIS

BACAAN HARI INI

1 Petrus 5:1-11

RHEMA HARI INI

1 Petrus 5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Rini pernah melakukan kesalahan di masa mudanya. Keliru dalam memilih teman membuatnya terjerumus ke dalam pergaulan yang bebas. Celah pun muncul ketika Rini kuliah dan harus tinggal di rumah kost jauh dari orangtuanya. Rini hamil ketika masih berstatus mahasiswa. Ia sangat ketakutan dan malu ketika mengetahui dirinya hamil di luar nikah. Rini menyesal akan apa yang sudah diperbuatnya dengan kekasihnya. Perasaan bersalah selalu menghantui. Dunia Rini seakan tampak begitu suram dan menakutkan, ia pun berubah menjadi seorang yang pendiam dan pemurung, padahal sebelumnya Rini memiliki kepribadian yang terbuka dan ceria.

Waktu pun berlalu, Rini akhirnya menikah dengan sang kekasih dan melahirkan anaknya. Akan tetapi, Rini masih saja dipenuhi dengan rasa bersalah. Iblis seolah selalu mengingatkannya akan kesalahan yang pernah diperbuatnya. Rini hidup dalam penyesalan dan sukacita tidak ada dalam hidup dan rumah tangganya. Rini bahkan menjauhkan diri dari komunitas gerejanya karena perasaan bersalah dan malu. Rini juga tidak memiliki keberanian berkumpul dengan saudara-saudara seiman.

Adakah diantara kita yang juga mengalami seperti yang Rini alami? Kita selalu hidup dalam bayang-bayang dosa masa lalu, seolah kita sudah melakukan kesalahan besar yang tidak bisa diampuni. Jika demikian, hari ini Tuhan ingin setiap kita tidak lagi hidup dalam penyesalan karena dosa masa lalu. Meskipun mungkin kesalahan atau dosa yang pernah kita lakukan begitu besar, jangan biarkan iblis terus mendakwa kita. Belajarlah menutup telinga dari semua dakwaan iblis, sehingga kita tidak terus hidup dalam penyesalan dan tiada sukacita. Datanglah kepada Tuhan Yesus, mengakui dosa dan meminta ampun serta berjanji tidak mengulangi. Percayalah saat kita sudah mengakuinya Tuhan akan menggantikannya dengan pengampunan dan sukacita. Kitapun bisa mengalami pemulihan total saat kita bisa hidup bebas dari rasa bersalah. (LEW)

RENUNGAN

Kalau kita TIDAK BELAJAR MENUTUP TELINGA dari semua dakwaan iblis, kita bisa mengalami hidup yang PENUH PENYESALAN dan TIADA SUKACITA.

APLIKASI

1. Dalam hal apa Anda sering di dakwa oleh iblis?
2. Apakah selama ini Anda bisa menutup telinga dari semua dakwaan iblis?
3. Mengapa Anda harus menutup telinga dari semua dakwaan iblis?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk menutup telinga dari semua dakwaan iblis terhadap kami. Kami tidak mau hidup di bawah bayang-bayang masa lalu. Kami mau hidup dalam pengampunan dan kasih karunia-Mu sehingga kami bisa bersukacita di dalam Engkau. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

RAHASIA HIDUP BEBAS DARI RASA BERSALAH

BACAAN HARI INI

Mazmur 32:1-11

RHEMA HARI INI

Mazmur 32:5 Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: “Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku,” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

Seorang wanita berkata kepada pendetanya, “Saya punya kebiasaan buruk yaitu suka melebih-lebihkan. Saya suka membesar-besarkan cerita. Orang-orang lalu curiga bahwa ucapan saya tidak benar, dan mereka tak lagi mempercayai saya. Saya sedang berusaha menghilangkannya. Bisakah Anda membantu saya?” Pendeta itu menjawab, “Mari kita sampaikan hal ini kepada Tuhan.” Wanita itu pun berdoa, “Tuhan, Engkau tahu saya suka melebih-lebihkan cerita …” Sampai di sini, si pendeta menyela, “Sebut saja itu kebiasan berbohong, maka Anda akan bisa mengatasinya.” Wanita itu merasa sangat malu dan mengakui kesalahannya.

Kita sering memaklumi dan mencoba berdamai dengan dosa kita, dengan memberinya sebutan yang lebih mudah diterima. Sifat kita yang cepat marah, kita sebut “syaraf tegang”, kebohongan disebut “melebih-lebihkan”, ketidak jujuran disebut “demi kebaikan bersama.” Atau bisa juga kita berusaha lari dari kenyataan ketika kita merasa bersalah. Meninggalkan semua begitu saja dan berharap waktu bisa membuat kita lupa akan segala perasaan bersalah. Ini adalah hal yang sangat keliru, sebab Tuhan dan hati nurani kita, tak akan pernah bisa di bohongi. Jauh di dalam sana, kita akan selalu merasa gelisah, tidak tenang dan selalu ketakutan jika suatu saat ada orang yang mengetahuinya.

Terus berusaha mengelak atau menutupi sesuatu adalah sebuah hal yang sangat melelahkan. Menjadi sebuah beban berat yang harus kita pikul kemana-mana. Yang seharusnya kita lakukan adalah mengakui segala dosa kita dengan kerendahan hati di hadapan Tuhan yang Maha Tahu. Kita perlu mengakuinya, jujur menyebutkannya, dan bertobat dengan segenap hati. Semakin cepat kita melakukannya, maka semakin cepat pula kita akan merasakan kelegaan dan terbebas dari beban rasa bersalah yang telah sekian lama menindih kita. Percayalah, saat kita mengakui pelanggaran-pelanggaran kita kepada Tuhan, Dia pasti akan mengampuni segala dosa-dosa kita (Maz 32:5) dan memberikan kesembuhan total bagi jiwa dan roh kita. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN

JANGAN BERUSAHA MENGELAK atau MENUTUPI KESALAHAN kita, maka kita akan hidup BEBAS DARI RASA BERSALAH.

APLIKASI

1. Masihkah ada pelanggaran yang Anda coba mengelak atau tutupi dari Tuhan?
2. Apa yang Anda rasakan ketika melakukannya?
3. Apa komitmen Anda agar Anda segera terbebas dari rasa bersalah?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa yang baik, terimakasih Engkau telah mengingatkan kami untuk tidak mencoba mengelak dan menutupi kesalahan kami dari-Mu. Ya kami telah banyak berbuat kesalahan, Bapa, dan sekarang kami mengakuinya di hadapan-Mu. Kami menyesal dan mau sungguh-sungguh bertobat. Dengan iman kami terima pengampunan-Mu yang membawa pemulihan total bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!
Languages

Change Language