BERTUMBUH DALAM KASIH YANG LEBIH BESAR [RESIKA]

BACAAN HARI INI
2 Petrus 3:17-18

RHEMA HARI INI
2 Petrus 3:18 Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Masao dan istrinya, Miyako, adalah sepasang suami istri yang dinobatkan sebagai pasangan dengan usia pernikahan terlama di dunia oleh Guiness Book World Record di tahun 2018 silam. Pasangan ini rupanya telah menikah sejak Oktober 1936. Di usia mereka yang telah lebih dari satu abad, mereka tetap masih saling mencintai satu dengan yang lain dan hidup berbahagia bersama di sebuah panti Jompo di Jepang.

Cerita di atas sangat berlawanan dengan apa yang kerap terjadi hari-hari ini. Di jaman modern ini justru perceraian nampak seperti hal yang sangat lumrah terjadi. Ada sebuah pepatah yang berbunyi “Jatuh cinta itu mudah, tetapi bertahan dalam cinta itu membutuhkan perjuangan.” Ya, di dalam hidup kita bisa saja jatuh cinta kepada lebih dari satu orang. Namun untuk memutuskan agar tetap jatuh cinta kepada orang yang sama lagi dan lagi, itu membutuhkan perjuangan dan komitmen. Dan cinta saja tidak akan pernah cukup untuk membangun sebuah hubungan. Dibutuhkan usaha dan pengorbanan dari kedua belah pihak untuk dapat jatuh cinta lagi dan lagi.

Saat kita merasa kasih itu mulai padam, maka janganlah hendaknya kita abaikan. Sebaliknya, kita harus berjuang untuk mengobarkannya kembali. Bahkan tidak cukup jika hanya kembali ke kasih semula, melainkan kita harus melakukan usaha untuk melipatgandakannya agar kasih itu dapat bertumbuh lebih besar lagi. Saat api kasih kita terasa mulai padam dan hubungan dengan pasangan mulai mendingin, jangan menuruti daging untuk bermalas-malasan. Berdoalah lebih banyak, berusahalah lebih banyak, ingat-ingat kembali momen saat kita jatuh cinta pada pasangan kita. Apa yang dulu membuat kita begitu tertarik dan begitu ingin membuatnya bahagia. Pikirkanlah hal-hal yang baru yang belum pernah kita lakukan untuk menyenangkan pasangan kita. Segala sesuatu yang kita lakukan, bukan hanya akan mengembalikan dan menambah rasa kasih di hati pasangan kita, tapi akan melipatgandakannya sehingga pernikahan kita akan bertumbuh dalam kasih yang lebih besar.

RENUNGAN
JANGAN MANDEK di kasih semula, tetapi BERTUMBUHLAH dalam KASIH YANG LEBIH BESAR.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda berusaha untuk terus menumbuhkan kasih dalam pernikahan dan keluarga Anda?
2. Menurut Anda, mengapa kasih itu perlu diperjuangkan?
3. Coba Anda pikirkan hal-hal apa yang belum pernah Anda lakukan untuk menumbuhkan kasih pada pasangan Anda.

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan terima kasih untuk firman-Mu yang senantiasa mendidik dan mengingatkan kami. Kami mau belajar dan berusaha untuk menumbuhkan kasih dalam keluarga dan pernikahan kami. Supaya kasih itu tidak padam, melainkan semakin bergelora dari waktu ke waktu dan menyukakan hati-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

WARISAN ROHANI YANG LUAR BIASA BAGI KELUARGA KITA [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Mazmur 112:1-10

RHEMA HARI INI
Mazmur 112:1-2 Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.

William Franklin Graham adalah tokoh kebangunan rohani di Amerika Serikat pada abad ke-20. Ia dikenal dengan nama Billy Graham. Graham telah mengabarkan Injil secara langsung kepada lebih banyak orang, daripada yang pernah dilakukan oleh orang lain di sepanjang sejarah. Hampir 215 juta orang, di lebih dari 185 negara dan wilayah, melalui berbagai pertemuan, termasuk Mission World dan Global Mission. Ratusan juta lebih lainnya telah dijangkau melalui televisi, video, film, dan internet. Graham sering menerima penghargaan dari berbagai survei, termasuk “Greatest Living American” dan secara konsisten termasuk ke dalam daftar orang yang paling dikagumi di Amerika Serikat dan di dunia. Graham paling sering muncul dalam daftar Gallup untuk orang-orang yang paling dikagumi. Ia juga muncul di sampul majalah Time, Newsweek, World Report dan berbagai majalah lain, serta telah menjadi berita utama di berbagai koran, majalah, dan buku.
Jauh sebelum Billy Graham memutuskan untuk beriman kepada Kristus di usia enam belas tahun, kedua orangtuanya sudah setia mengikut Tuhan Yesus. Masing-masing dari mereka bertumbuh dalam keluarga yang sudah percaya kepada Yesus. Setelah menikah, orangtua Billy meneruskan warisan iman itu dengan terus membimbing anak-anak mereka di dalam Tuhan. Dengan bersama berdoa, membaca Alkitab dan setia beribadah di gereja. Teguhnya dasar yang diletakkan oleh orangtua Billy Graham, menjadi bagian dari cara Allah membawanya beriman dan kemudian menerima panggilan sebagai penginjil.
Hidup yang mencintai Tuhan dan selalu menyenangkan Tuhan adalah salah satu warisan rohani yang luar biasa bagi keluarga kita. Anak-anak adalah seorang peniru paling ulung. Apapun yang mereka lihat akan mengendap dan sangat mempengaruhi hidup mereka ke depannya. Sebagai orang tua, iman Kekristenan sangat penting untuk kita wariskan. Sebab iman itulah yang akan membuat mereka bertahan dalam segala kesukaran. Dan yang paling penting, iman itu akan memastikan mereka menerima keselamatan kekal dalam Tuhan. Tidak ada yang perlu kita kuatirkan tentang masa depan seorang anak yang memiliki hati melekat dan takut akan Tuhan. Inilah warisan paling berharga yang dapat kita wariskan sebagai orang tua. (PF)
RENUNGAN
Hidup yang MENCINTAI TUHAN dan selalu MENYENANGKAN TUHAN adalah salah satu WARISAN ROHANI yang luar biasa bagi keluarga

APLIKASI
1. Apakah Anda telah menunjukkan iman dan kecintaan Anda pada Tuhan kepada keluarga Anda?
2. Melalui cara apa saja Anda menunjukkannya?
3. Mengetahui bahwa warisan iman Kekristenan adalah warisan rohani yang paling berharga, apa komitmen Anda pada keluarga Anda?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, kami sangat bersyukur bisa mengenal dan menerima keselamatan dari-Mu. Tolong kami Tuhan, agar kami mampu memberi teladan dan mengimpartasikan iman kami kepada anak-anak dan keluarga kami. Sebab inilah harta kami yang paling berharga yang bisa kami wariskan pada mereka. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

KEBAHAGIAAN YANG MENETAP SAMPAI KE ANAK CUCU KITA [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Mazmur 25:1-22

RHEMA HARI INI
Mazmur 25:12-13 Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi.

Perceraian bukanlah hal yang tabu di zaman ini, bahkan bagi anak-anak Tuhan sekalipun. Meskipun Firman Tuhan jelas berkata TIDAK untuk perceraian, tapi tetap saja ada yang melanggar dengan berbagai alasan. Hal ini pun sempat terlintas dalam pikiran Dini. Secara logis memang rumah tangga Dini tak layak dipertahankan, jika di jelaskan satu demi satu, siapapun pasti berpikir percuma Dini tetap bertahan. Salah-salah Dini bisa jatuh sakit karena tekanan batin. Dini pun berusaha mencari celah dalam Alkitab dan dari sumber-sumber lain, untuk membenarkan keinginannya. Tapi Dini tahu, bagaimanapun manusia mencoba memelintir kebenaran, Tuhan tidak pernah berkenan pada perceraian. Akhirnya ia pun tidak lagi mencoba berbantah dengan Firman, melainkan berusaha taat walaupun ada daging yang harus dikorbankan.

Dini belajar taat bagaimana menjadi istri baik dan penolong bagi suaminya. Meskipun banyak ujian yang harus ia hadapi tapi Dini selalu beroleh kekuatan baru untuk bertahan. Ada kekuatan yang memampukan Dini untuk terus berusaha walaupun berulangkali ia sempat hampir menyerah. Bahkan Dini masih bisa menemukan dan menebar kebahagiaan dalam keluarganya. Perlahan tapi pasti, rumah tangga Dini dipulihkan. Anak-anak Dini sekarang tak lagi harus melihat kedua orang tua mereka bertempur dengan hebat. Mereka melihat perjuangan Dini bagi keluarga, dan mereka memberi dukungan dengan menjadi anak yang baik dan taat. Dini percaya, dalam takut akan Tuhan, akan ada kebahagiaan yang tidak biasa bagi dirinya dan keluarganya.

Takut akan Tuhan bukan berarti Tuhan kita menyeramkan, tapi kita segan untuk melakukan hal yang mendukakan hati Tuhan. Karena Tuhan sudah teramat sangat baik pada kita, masakan kita mau menyakiti hati-Nya dengan ketidak taatan. Seperti orang tua yang pasti akan sangat sedih kalau anak-anaknya bertindak sesuka hati, begitupun hati orang tua akan sangat disenangkan melihat anak-anak yang taat dan selalu berusaha berbuat yang benar di mata orang tua. Demikianlah Bapa kita, yang akan dengan senang hati menganugerahkan kebahagiaan yang permanen, kebahagiaan yang tidak tergantung pada situasi dan kondisi. Kebahagiaan yang menetap sampai pada anak cucu kita, ketika kita menjadi anak-anakNya yang selalu mau belajar dan berusaha hidup seturut kehendak Bapa. (PF)

RENUNGAN
ROH TAKUT AKAN TUHAN membuat UNCOMMON HAPPINES turun atas hidup kita, bahkan ANAK CUCU kita.

APLIKASI
1. Apa definisi takut akan Tuhan bagi Anda selama ini?
2. Sudahkah Anda hidup dalam takut akan Tuhan? Dengan cara bagaimana?
3. Kebahagiaan apa yang Anda temukan saat Anda hidup dalam takut akan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, sungguh Engkau teramat baik pada kami. Kami mengucap syukur atas segala ujian yang kau perkenankan terjadi dalam hidup kami. Kini kami tahu bahwa semua adalah untuk semakin membuat kami bertumbuh dan makin mengerti kehendak-Mu. Sehingga kami boleh menjadi anak-anak yang menyukakan hati-Mu. Terima kasih Tuhan Yesus, di dalam nama-Mu kami berdoa. Amin.

LURUSKAN HATI DENGAN MENGAKUI KESALAHAN [RESIKA]

BACAAN HARI INI
1 Yohanes 1:5-10

RHEMA HARI INI
1 Yohanes 1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Jangan berdusta, jangan berbohong! Sebenarnya pengajaran ini telah kita terima sejak kita masih sangat kecil. Baik dari orang tua, guru, maupun di sekolah Minggu. Pada dasarnya semua kepercayaan, melarang kita untuk berbohong. Karena sekali kita berbohong, maka akan ada kebohongan-kebohongan berikutnya untuk menutupi kebohongan yang sebelumnya. Kebohongan juga menunjukkan ada sesuatu yang tidak benar yang di sembunyikan atau ada kepalsuan dalam hati seseorang.

Amsal 17:20 berkata, “Orang yang serong hatinya tidak akan mendapat bahagia, orang yang memutar-mutar lidahnya akan jatuh ke dalam celaka.” Orang yang serong hatinya, tak akan segan untuk memutar-mutar lidahnya. Membalik-balik perkataan dan mengucapkan kebohongan untuk kepentingan yang tidak benar. Orang yang seperti ini tidak akan pernah bahagia. Hidupnya tidak akan tenang dan damai sejahtera sebab ia selalu ketakutan bila ketahuan dan dihantui dengan perasaan bersalah. Dan ia tidak sadar, bahwa suatu saat ia akan celaka oleh kebohongannya sendiri.

Orang yang serong biasanya awalnya tidak sadar bahwa ia serong, karena hati yang serong itu terjadinya perlahan-lahan. Hati yang mulai serong adalah salah satu penyebab hancurnya rumah tangga dan pernikahan. Dimulai dari membuka celah ketertarikan dengan orang lain atau membuka celah komunikasi dengan pria atau wanita lain yang seharusnya tidak dilakukan. Lama kelamaan akan muncul kebohongan demi kebohongan untuk menutupi hubungan yang kian dekat. Hari ini, sebelum terseret ke dalam dosa yang lebih jauh, Firman Tuhan berkata pada kita, ”Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” Segera AKUI kesalahan dan dosa kita kepada Tuhan. Hidup dan hati kita yang sudah terlanjur serong pun masih bisa Tuhan luruskan kembali. Belum terlambat untuk memperoleh kembali kebahagiaan dalam keluarga kita. Walau diawali dengan kesalahan, tapi ada pengampunan dan kebahagiaan yang tidak biasa Tuhan sediakan bagi kita yang mau mengakui dan bertobat sungguh-sungguh. Mujizat pemulihan keluarga dan pernikahan akan Tuhan kerjakan dalam hidup kita yang mau dan berniat meluruskan hati dari setiap kepalsuan. (PF)

RENUNGAN
Cara untuk MELURUSKAN HATI yang serong adalah dengan MENGAKUI KESALAHAN kita.

APLIKASI
1. Jika secara jujur menilai, sudah luruskah hati Anda? Masih adakah kebohongan dalam hidup Anda?
2. Apa alasan Anda melakukannya dan apa yang Anda rasakan ketika Anda tidak jujur tentang suatu hal?
3. Apa komitmen Anda untuk kembali meluruskan hati Anda dan memperoleh kebahagiaan?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, dihadapan-Mu tidak ada yang tersembunyi. Kau yang tahu dan melihat isi hati kami yang sesungguhnya. Ampuni kami Tuhan, jika hati kami mulai serong. Tunjukkanlah kesalahan dan dosa-dosa kami agar kami bisa segera mengakuinya dihadapan-Mu. Kami mau punya hati yang lurus agar kami berkenan kepada-Mu. Terimakasih Tuhan, di dalam nama-Mu Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Kebahagiaan Yang Tidak Biasa Dalam Pernikahan Dan Keluarga [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Mazmur 133:1-3

RHEMA HARI INI
Mazmur 133:2-3 Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

Seperti pasangan suami istri yang lain, ps. Jonathan Setiawan dan ps. Nita pun mengalami masa-masa pernikahan menjadi hambar. Kesibukan masing-masing yang sangat padat membuat mereka kehilangan waktu untuk bercengkrama. Mereka pun memutuskan untuk pergi dengan naik mobil, sekedar putar-putar kota saja. Karena sedang berkendara, gadget pun mereka sisihkan, dan mengisi waktu dengan mulai mengobrolkan apa saja. Hal ini mengingatkan mereka kembali pada saat mereka masih berpacaran dulu. Mereka tahan mengobrol lewat telepon sampai berjam-jam lamanya. Hanya dengan hal sederhana seperti ini, ps. Jonathan dan ps. Nita menemukan kembali cinta mula-mula mereka, rasanya seperti jatuh cinta lagi pada pasangan.

Nilai kebahagiaan bagi anak-anak Tuhan memang tidak biasa dan tidak wajar bagi dunia. Bukan dengan liburan yang mewah, hadiah yang spektakuler atau makan malam super romantis, tapi dengan kedekatan hati yang dipupuk kembali. Cinta mula-mula yang kita lakukan lagi, akan membuat kebahagiaan bersemi dalam pernikahan dan keluarga. Ketika kita menghidupi Firman Tuhan, apa yang tidak mungkin atau sangat sulit bagi dunia, akan terjadi dalam keluarga kita.

Makin lama menikah malah semakin sayang dan sehati. Makin beranjak remaja anak-anak kita justru semakin manis, makin sayang dan makin dekat bagai sepasang sahabat dengan kita. Hubungan yang sangat kompak antara mertua dan menantu, anggota keluarga yang betah di rumah bahkan makin produktif selama masa bekerja dan bersekolah dari rumah. Semua ini mungkin tidak pernah terpikir untuk dijadikan suatu tonggak ukuran kebahagiaan bagi orang dunia. Tapi justru inilah kebahagiaan yang sebenarnya, kebahagiaan yang bukan bersumber pada hal-hal materi dan kesuksesan belaka. Kebahagiaan jenis inilah yang menjadi sumber kekuatan kita menghadapi masa-masa sukar. Berita baiknya adalah, Tuhan akan curahkan kebahagian yang luar biasa dan tidak biasa ini ke atas setiap keluarga dan pernikahan anak-anakNya yang setia dan berpaut hati kepada-Nya.

RENUNGAN
Satu jenis KEBAHAGIAAN yang LUAR BIASA dan TIDAK WAJAR bagi dunia akan TUHAN CURAHKAN ke atas setiap KELUARGA dan PERNIKAHAN.

APLIKASI
1. Menurut Anda, bagaimanakah yang disebut keluarga yang berbahagia itu?
2. Bagaimana kondisi keluarga Anda saat ini? Apakah sudah menemukan jenis kebahagiaan yang tidak biasa bagi dunia?
3. Apa yang akan Anda lakukan agar kebahagiaan dari Tuhan makin tercurah atas pernikahan dan keluarga Anda?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, saat ini kami terima dengan iman, kebahagiaan keluarga yang tidak seperti biasanya tercurah atas keluarga kami. Kami percaya terang-Mu terpancar melalui keluarga kami sehingga menjadi kesaksian bagi sekeliling kami. Terimakasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.

BUKU PETUNJUK MENUJU KEBAHAGIAAN [RESIKA]

📖 BACAAN HARI INI
Mazmur 119:1-176
🔖 RHEMA HARI INI

Mazmur 119:105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Pernahkah Anda tersesat di sebuah jalan gelap di malam hari? Dion pernah mengalaminya. Di sebuah tempat yang sama sekali asing, tidak ada satupun lampu penerangan dan di kiri kanan Dion hanya ada pohon-pohon yang begitu tinggi dan rindang. Seperti sedang berada di tengah hutan saja rasanya. Jalan yang bisa dilalui mobil Dion pun sangat sempit sehingga cukup menyeramkan untuk dilewati. Pada waktu itu GPS Dion juga bermasalah, sehingga satu-satunya yang bisa diandalkan hanyalah lampu mobil yang sinarnya terbatas. Dion berpikir, minimal saat itu ia masih bisa melihat jalan dan tidak menabrak pohon atau yang lainnya. Daripada berhenti, Dion memilih untuk terus melaju dan percaya kepada penerangan lampu mobilnya. Dan akhirnya Dion berhasil kembali ke jalan utama dan selamat sampai ke tujuan tanpa kurang suatu apapun.

Dari cerita pengalaman Dion diatas, kita bisa melihat bahwa dalam situasinya saat itu, Dion tidak bisa melihat jauh ke depan. Sorot lampu mobilnya tidak cukup jauh untuk ia bisa melihat kemana akhir dari jalan yang dilaluinya. Yang bisa ia lakukan hanya berjalan maju perlahan-lahan, sambil memasang mata baik-baik, agar ia tidak sampai terjerumus keluar dari jalannya. Saat itu pastilah seluruh panca inderanya digunakan Dion untuk berfokus mencari jalan keluar. Hidup yang kita jalani pun seumpama Dion yang sedang berjuang mencapai tujuannya, dan lampu mobil adalah Firman Tuhan. Penerangan satu-satunya di tengah kegelapan. Penerangan yang membawa kita keluar dari kesesatan dan membawa kebahagiaan luar biasa saat kita berhasil menemukan jalan menuju ke tujuan.

Hidup ini memang penuh dengan ketidakpastian, bahkan ada kalanya situasi terlihat begitu gelap sehingga kita merasa khawatir dan takut menghadapi apa yang akan terjadi esok hari. Kemampuan kita yang sangat terbatas membuat kita tidak bisa melihat apa yang terjadi di masa depan. Kita hanya bisa memilih untuk terus berjalan atau sebaliknya berhenti bahkan mundur. Namun, satu hal yang harus kita ketahui, Alkitab adalah buku petunjuk yang penuh berisi resep rahasia untuk menuju kebahagiaan hidup. Ketika kita dengan segenap kemampuan berusaha untuk fokus pada Firman Tuhan, kita akan melihat petunjuk Tuhan yang menerangi setiap langkah yang akan kita ambil. Kebahagiaan yang tidak biasa akan kita alami dan dapatkan saat kita hidup seturut dengan kehendak-Nya.

📌 RENUNGAN

ALKITAB adalah buku petunjuk yang PENUH RAHASIA menuju KEBAHAGIAAN.
🚶 APLIKASI

1. Sudahkah Anda mempelajari Alkitab yang merupakan buku petunjuk menuju kebahagiaan dengan kesungguhan hati?

2. Mengapa penting bagi Anda untuk mengikuti petunjuk Firman Tuhan?

3. Resep bahagia apa saja yang telah anda temukan dalam Alkitab? Sudahkah Anda mengaplikasikannya dalam kehidupan Anda?

🙌 DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus yang baik, terima kasih untuk berkat dan kemurahan-Mu yang telah Kau limpahkan dalam hidup kami. Kami percaya bahwa Firman-Mu adalah pelita bagi kaki kami, ajar kami untuk terus dapat mengikuti petunjuk-Mu, sehingga kami memperoleh kebahagiaan sejati. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

KESEIMBANGAN ANTARA KETEGASAN DAN KELEMBUTAN DALAM MERAWAT ANAK [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Amsal 29:1-27

RHEMA HARI INI
Amsal 29:17 Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu.

Kona tumbuh dengan memiliki kepahitan terhadap ayahnya, karena sedari kecil Kona dibesarkan dengan pola asuh otoriter. Apapun yang terjadi di keluarganya harus atas persetujuan mutlak ayahnya. Segala keputusan harus mengikuti kehendak ayahnya tanpa adanya demokrasi atau diskusi terlebih dahulu. Dan apabila Kona tidak menurut, maka ayahnya tidak akan segan-segan menghajarnya. Kona memang tumbuh menjadi anak yang taat dan disiplin, namun diam-diam ia menaruh kebencian terhadap ayahnya. “Hidupku terasa seperti pendidikan militer setiap harinya,” ujarnya kepada Mona sahabatnya.

Berbeda dengan Kona, orang tua Mona sudah terlalu lama merindukan kehadiran buah hati. Maka dari itu saat akhirnya Mona lahir, ia menjadi anak yang sangat dimanja oleh kedua orang tuanya. Apapun yang Mona lakukan, seburuk apapun itu, ayah ibunya tak pernah sekalipun memarahinya. Sehingga Mona tumbuh menjadi anak yang sukar diatur dan egois. Ya, orang tua Mona hanya mencurahinya dengan kasih dan kelembutan saja. Sedangkan untuk membesarkan anak, tidak cukup hanya dengan kedua hal tersebut.

Di Ibrani 12:6 dituliskan bahwa Tuhan menghajar orang yang dikasihi-Nya, dan menyesah orang yang diakui-Nya sebagai anak. Itu berarti, ketika kita memberikan hukuman kepada anak kita, bukan berarti kita tidak mengasihi mereka. Namun, justru karena kita mengasihi mereka dan kita menginginkan yang terbaik bagi mereka, maka kita harus tegas ketika anak-anak melakukan kesalahan. Supaya mereka belajar bertanggung jawab dan belajar dari kesalahan mereka. Tetapi kasih dan kelembutan juga perlu di tunjukkan ketika kita bersikap tegas, supaya anak-anak kita dapat menerima didikan kita dengan baik. Keseimbangan antara ketegasan dan kelembutan sangat diperlukan dalam pola asuh di keluarga agar anak-anak dapat memahami bahwa tindakan-tindakan tegas yang dilakukan orang tua adalah bentuk dari kasih mereka terhadap anak-anak.

RENUNGAN
Merawat anak butuh KESEIMBANGAN antara KETEGASAN dan KELEMBUTAN.

APLIKASI
1. Sudah adakah keseimbangan pola asuh dalam keluarga Anda?
2. Apa kecenderungan Anda selama ini dalam mendidik dan mengasuh anak-anak Anda? Keras, lembut, tegas atau yang lainnya?
3. Coba pikirkan dan renungkanlah, dimana Anda dapat memperbaiki pola asuh Anda agar menjadi seimbang?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, terima kasih untuk keluarga yang sudah Engkau percayakan kepada kami. Berikanlah kami hikmat-Mu, ya Bapa, agar kami dapat menjalankan amanat untuk mendidik anak-anak yang sudah Engkau percayakan kepada kami sebaik-baiknya. Supaya kami boleh meneladani-Mu dengan memberikan kelembutan dan ketegasan yang seimbang dalam keluarga kami, sehingga anak-anak kami boleh tumbuh menjadi pribadi yang seturut kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

ISTRI YANG DIKASIHI AKAN MENJADI ISTRI YANG LUAR BIASA [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Amsal 10:1-32

RHEMA HARI INI
Amsal 10:12 Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran.

Kalau dahulu yang selalu menjadi tokoh antagonis dalam keluarga, yang meninggalkan keluarga karena selingkuhannya, biasanya adalah para bapak, kini para ibu pun tidak mau ketinggalan. Bukan hal yang aneh jika kita mendengar seorang istri berselingkuh dan meninggalkan keluarganya hari-hari ini. Selain alasan ingin balas dendam, memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi pada pasangan atau sekedar ingin bersenang-senang, alasan yang paling mendasar sebenarnya adalah merasa diabaikan dan tidak dikasihi oleh pasangan. Mungkin dari sinilah istilah jablai muncul, jarang dibelai. Seorang istri yang merasa tidak dikasihi oleh suami memiliki rasa percaya diri yang rendah, sehingga mereka lebih mudah jatuh oleh rayuan pihak ke tiga. Mereka ingin merasa dihargai, diinginkan, dan dibutuhkan.

Wanita diciptakan sebagai mahluk yang lembut dan penuh perasaan, segarang apapun penampilan luarnya, mereka tetaplah seorang mahluk yang halus perasaannya. Sekecil apapun ungkapan kasih dari pasangan akan sangat berarti bagi wanita. Kalau seorang suami bisa bersikap penuh kasih pasa istrinya, maka sang istri akan sangat termotivasi untuk menjadi pasangan dan ibu rumah tangga yang luar biasa. Sebaliknya, kurangnya kasih yang diterima, membuat banyak hal yang negatif mulai bermunculan. Andai tidak berselingkuh, istri akan menjadi sangat cerewet, banyak menuntut atau justru sangat pendiam, tidak punya inisiatif, tertutup dan lain sebagainya. Yang kesemuanya membuat kehidupan rumah tangga menjadi sangat tidak nyaman dan tidak menyenangkan.

Itu sebabnya Firman Tuhan mengajarkan, “Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. “ (Kolose 3:19). Jangan sampai sebagai suami, kita melakukan hal yang kasar dan memahitkan hati istri kita. Para suami tidak akan menerima keuntungan apa-apa jika istri sampai kepahitan. Justru dengan mengasihi istri, berarti para suami mengasihi dirinya sendiri (Efesus 5:28), sebab istri yang dikasihi akan membuat kehidupan suami menjadi indah, mudah dan menyenangkan untuk dijalani. Hari ini, belajarlah untuk mengasihi istri kita, tunjukkan bahwa kita membutuhkan dia, mendengarkan setiap ucapannya, menikmati kehadirannya dan berterimakasih atas semua yang telah ia lakukan untuk kita. Sebuah pelukan yang hangat, pijatan ringan atau kecupan sayang, akan membuat hari-hari kita dalam berkeluarga akan sangat jauh berbeda. (PF)

RENUNGAN
Kalau seorang suami bisa bersikap PENUH KASIH kepada istrinya, maka sang istri bisa menjadi PASANGAN dan IBU RUMAH TANGGA yang luar biasa.

APLIKASI
1. Bagi para suami, apakah Anda sudah menunjukkan kasih Anda pada istri Anda selama ini?
2. Dalam bentuk apa Anda menunjukkan bahwa Anda mengasihi istri Anda?
3. Apa yang Anda rasakan jika Anda tahu bahwa Anda dikasihi dan di butuhkan? Bisakah Anda memberikan hal yang sama pada pasangan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, kami mengucap syukur atas pasangan hidup yang telah Engkau anugerahkan pada kami. Bukalah mata kami, agar kami dapat melihat segala kebaikan yang ada dalam diri pasangan kami. Tolong kami untuk dapat mengasihi mereka seperti Engkau telah mengasihi kami. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Tujuan Penundukan Diri Seorang Istri [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Amsal 31:10-31

RHEMA HARI INI
Amsal 31:10-11 Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata. Hati suaminya percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan.

Di jaman sekarang ini semakin banyak para istri yang ikut berjuang mencari nafkah bagi keluarganya. Bahkan para istri ini seringkali mencapai kedudukan atau mendapat pemasukan jauh diatas suami mereka. Sampai-sampai sebuah stasiun televisi swasta membuat sebuah sinetron berjudul “Dunia Terbalik”. Kondisi seperti inilah yang kerap kali menimbulkan masalah dalam rumah tangga jaman now. Para istri yang entah karena kesibukannya bekerja, atau karena merasa dirinya lebih berperan dalam menafkahi keluarga, menjadi kehilangan respek pada suami-suami mereka. Banyak diantara para istri ini yang kemudian melupakan kodratnya sebagai seorang penolong bagi suami.

Dalam Alkitab tertulis bagaimana seharusnya seorang istri yang baik harus bersikap. Kitab Amsal pasal 31 berisi tentang petunjuk bagaimana untuk menjadi seorang istri yang baik dan berkenan pada Tuhan. Kitab Efesus 5:22-24, Kolose 3:18 dan 1 Petrus 3:1 sama-sama menulis bahwa seorang istri haruslah tunduk pada suami. Hari ini, banyak yang mungkin akan mengerutkan dahi dan mencibir, tunduk pada suami? Its a big no. Enggak banget. Tapi suka atau tidak, Firman Tuhan adalah kebenaran. Inilah petunjuk dari Tuhan jika kita ingin keluarga kita bahagia. Tuhan bukan bermaksud merendahkan kaum istri, tapi tujuan Tuhan memerintahkan istri tunduk pada suaminya adalah, agar sang suami bisa bangkit menjadi kepala keluarga seutuhnya.

Dianggap tidak bisa diandalkan, tidak bisa dipercaya dan tidak dihormati, akan sangat meruntuhkan moral dan karakter dari seorang kepala rumah tangga. Seorang suami yang kehilangan kepercayaan diri bisa menjadi suami yang pasif, loyo dan minder. Atau sebaliknya, ia akan jadi seorang suami yang agresif dan suka menyerang, baik secara fisik maupun perkataan, sebagai pelampiasan karena ia tidak menerima rasa penundukan diri dari anggota keluarga lainnya. Oleh karena itu, para istri dan anak-anak, belajarlah untuk tunduk pada sang kepala keluarga. Belajar untuk mengakui otoritas yang telah Tuhan berikan pada suami dan ayah kita. Dengan penundukan diri, Tuhan akan turut campur bekerja dalam pernikahan dan keluarga kita. Sehingga jika ada diantara para suami yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan DIMENANGKAN oleh kelakuan isterinya. (PF)

RENUNGAN
Tujuan seorang istri TUNDUK kepada suaminya adalah agar sang suami bisa bangkit menjadi KEPALA KELUARGA SEUTUHNYA.

APLIKASI
1. Apa yang kerap kali membuat Anda, jika Anda adalah seorang istri, sulit untuk tunduk pada suami Anda?
2. Setelah Anda mengerti tujuan Tuhan memerintahkan istri untuk tunduk pada suami, apa komitmen Anda?
3. Apa yang Anda alami dan rasakan dalam pernikahan dan keluarga Anda setelah Anda taat pada Firman Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, terimakasih untuk pengajaran-Mu pada siang hari ini. Kami mau belajar merendahkan hati kami dan tunduk pada otoritas yang telah Engkau tunjuk bagi keluarga kami. Kami percaya, hanya kebenaran yang ada dalam Firman-Mu, dan kami akan beroleh buah-buah yang manis saat kami taat melakukannya. Di dalam nama-Mu Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

PENTINGNYA MEMAHAMI GAGASAN ILAHI TENTANG PERNIKAHAN [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Hosea 4:1-19

RHEMA HARI INI
Hosea 4:6a Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah

Awalnya pernikahan Reslie Lauw dan Tino Widjaja begitu membahagiakan. Tino merasa ia telah mendapatkan tipe wanita yang telah lama ia idam-idamkan. Namun kebahagiaan itu tak berlangsung lama, Tino mulai merasa Reslie menjadi begitu dominan, cerewet dan selalu mendikte dirinya. Tino menjadi dekat dengan seorang wanita rekan kerjanya. Diawali dari pertemanan biasa, lama kelamaan hubungan mereka semakin dekat dan intim. Merasa lebih nyaman dengan wanita selingkuhannya, Tino memutuskan untuk meninggalkan istri dan anaknya. Reslie sampai memohon-mohon dan meminta maaf, tapi Tino tetap pada keputusannya.

Berbulan-bulan Reslie hidup dalam tangisan, ia berseru pada Tuhan bahwa ia tetap percaya pada janji-janjiNya. Bahwa apa yang telah Tuhan persatukan tidak dapat dipisahkan oleh manusia. Hampir 5 tahun sejak kepergian Tino, Reslie tetap setia menunggu. Sementara itu Tino yang merasa bahagia dengan hubungan barunya, akhirnya menemukan bahwa wanita pilihannya itu malah lebih parah sikapnya daripada Reslie. Memberanikan diri, Tino menghubungi Reslie untuk pertama kalinya sejak ia pergi. Walaupun sangat disakiti oleh perlakuan suaminya, Reslie memilih untuk taat pada Firman. Ia menyambut baik dan menerima Tino kembali. Keteguhan Reslie untuk memegang janji suci pernikahan dan janji Tuhan akan ada pemulihan dibalik pengampunan, membawa keluarga mereka pada kemenangan.

Dalam sebuah pernikahan pasti ada konflik baik yang ringan sampai konflik yang sangat berat. Bukan tanpa alasan gereja memberikan Alkitab bagi pasangan suami istri yang baru menerima pemberkatan nikah. Sebab di dalamnya tertulis pengetahuan dan informasi ilahi tentang bagaimana merawat dan memelihara sebuah pernikahan. Jika kita tidak pernah membaca Firman Tuhan dalam Alkitab, maka kita tidak akan memahami gagasan ilahi tentang pernikahan. Tidak heran rumah tangga dan pernikahan kita akan penuh kehancuran. Tidak heran jika kita tersesat dan salah jalan, sebab kita tidak tahu apa saja yang harus kita lakukan untuk menjaga keluarga dan pernikahan kita. BACA dan PELAJARI BAIK-BAIK Alkitab kita supaya kita memahami dan mengerti kehendak Tuhan untuk pernikahan dan keluarga kita. Percayalah, semua jawaban yang kita butuhkan untuk merawat dan menjadikan keluarga kita bahagia, semuanya ada di dalamnya. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN
Kalau kita tidak memahami GAGASAN ILAHI tentang PERNIKAHAN dalam Alkitab, tidaklah heran kalau rumah tangga dan keluarga kita kacau.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda memahami gagasan ilahi tentang pernikahan Anda? Bisakah Anda menyebutkannya?
2. Seberapa pentingnya Alkitab bagi Anda untuk merawat pernikahan Anda?
3. Apakah pengalaman Anda saat mengaplikasikan Firman Tuhan dalam pernikahan Anda?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, kami rindu menjadikan keluarga dan pernikahan kami sesuai dengan apa yang Engkau inginkan. Terus beri kami pembukaan dan pewahyuan melalui Firman-Mu, beri kami tanah hati yang gembur dan mudah dibentuk, agar kami dapat merawat dan menjadikan keluarga kami keluarga yang berkenan di mata-Mu. Terimakasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.