Meningkatkan Kepekaan Roh Dengan Membaca Firman Tuhan [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Mazmur 119:176

RHEMA HARI INI
Mazmur 119:99 Aku lebih berakal budi dari pada semua PENGAJARKU, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan.

Ada sebuah nama di Alkitab yang terkenal karena kepandaiannya, ia adalah Daniel. Di kitab Daniel 1:20 disebutkan bahwa ia 10 kali lebih cerdas dari semua orang yang berilmu di seluruh kerajaan. Seperti yang kita baca dalam Alkitab, ada banyak mimpi-mimpi raja yang berhasil dibukakan artinya oleh Daniel. Bahkan raja sendiri pun kerap kali meminta nasehat dari Daniel karena kebijaksanaan dan pengertiannya. Sehingga tidak heran jika Daniel diberi posisi kedudukan yang tinggi dan terhormat di kerajaannya.

Sebenarnya, bagaimana caranya Daniel bisa sepandai itu? Apabila kita membaca firman Tuhan dengan mendetail dan sungguh-sungguh, maka kita akan menemukan kunci jawaban mengapa Daniel begitu cerdas dan berilmu. Jawabannya adalah karena Daniel berhubungan karib dengan Allah. Bahkan dikatakan setiap hari, 3 kali sehari ia berlutut dan berdoa. Sekalipun ia mendapatkan ancaman hukuman yang dapat merenggut nyawanya, ia tidak pernah gentar apalagi meninggalkan kehidupan doanya. Hubungannya yang dekat dengan Tuhan membuatnya memiliki roh yang peka. Sehingga ia dapat dengan jelas mendengarkan suara Tuhan dan mengerti instruksi yang Tuhan berikan.

Dalam hidup ini, seringkali kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit yang membuat kita bergumul. Tetapi ingatlah bahwa kita memiliki Tuhan yang hidup yang sanggup membawa kita keluar dari setiap pergumulan kita. Namun, terlebih dahulu kita harus bisa mendengarkan suara-Nya sehingga kita bisa memahami setiap instruksi yang diberikan. Untuk itu tentu saja ada harga yang harus dibayar. Kalahkan kedagingan kita dan latihlah diri untuk disiplin membaca Firman Tuhan. Kalahkan kemalasan dan gangguan-gangguan untuk membangun hubungan dengan Tuhan. Sebab ketika kita mempunyai hubungan yang intim dengan Bapa, maka kepekaan roh kita untuk mengerti instruksi dari Tuhan akan meningkat dengan pesat. Kita akan bisa menangkapnya dengan jelas dan berjalan sesuai dengan tuntunan-Nya untuk meraih tanah perjanjian yang telah dijanjikan oleh Tuhan.

RENUNGAN
LATIHLAH DIRI kita untuk MEMBACA FIRMAN, maka KEPEKAAN ROH kita untuk MENGERTI INSTRUKSI TUHAN akan MENINGKAT dengan pesat.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda dapat mendengar instruksi dari Tuhan dengan jelas?
2. Jika belum, coba periksalah bagaimana jam-jam doa dan membaca Firman Tuhan Anda selama ini?
3. Apa yang Anda rasakan saat Anda rajin membaca, merenungkan dan menjadi pelaku Firman Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan, di masa-masa kegelapan seperti sekarang ini, kami membutuhkan instruksi dari-Mu lebih dari apapun. Kami mau memakai momen ini untuk lebih lagi duduk diam di bawah kaki-Mu. Berdoa serta membaca firman-Mu karena kami rindu memiliki roh yang peka sehingga kami dapat memahami dan melaksanakan setiap instruksi yang Engkau berikan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Menangkap Instruksi Tuhan Dengan Jelas [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Yohanes 10:22-39

RHEMA HARI INI
Yohanes 10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

Ada seorang anak muda yang bersahabat karib dengan seorang pengkhotbah tua. Suatu hari anak muda ini kehilangan pekerjaannya dan tidak tahu lagi harus berbuat apa. Akhirnya ia memutuskan untuk mencari sahabatnya. Sesampainya di ruang belajar si pengkhotbah, anak muda ini menceritakan tentang masalah yang tengah dihadapinya dengan suara yang makin lama makin keras karena luapan emosi. Ia berkata,”Saya sudah berdoa memohon pada Tuhan agar menolong saya, tapi Dia tidak menjawab saya. Tolong kamu saja yang berdoa untuk saya, karena mungkin Tuhan hanya mau bicara pada hamba-Nya.” Si pengkhotbah tua itu menjawab dengan suara yang sangat pelan. Anak muda yang tidak bisa mendengar dengan jelas lalu bertanya,”Apa yang kamu katakan?” Si pengkhotbah itu kembali mengulangi kata-katanya dengan sama pelannya. Anak muda itu lalu mendekat dan duduk di bangku sebelahnya karena ia tak juga dapat menangkap perkataan sahabatnya itu. “Apa katamu? Maaf, saya tadi belum mendengarnya.” Dengan lembut, si pengkhotbah memegang pundak anak muda itu, ”Sahabatku, Allah kadang-kadang menjawab kita dengan bisikan. Jadi kita perlu menghampiri-Nya lebih dekat lagi agar kita dapat mendengar-Nya dengan jelas.”

Kisah di atas menceritakan bahwa Allah bukan tidak mendengar atau tidak mau menjawab kita, namun terkadang Dia berbicara dengan sangat lembut. Kita ini semua adalah domba-dombaNya, yang bisa mendengar suara Gembala kita. Bukan cuma pendeta atau hamba Tuhan yang bisa mendengar suara-Nya, tapi semua domba-domba Tuhan. Ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan menjadikan-Nya Gembala Agung dalam hidup kita, saat itulah roh kita dilahirkan kembali. Telinga roh kita diperbaharui dan diberi kemampuan untuk menangkap suara Tuhan.

Terkadang kita begitu sulit untuk menangkap instruksi dari Tuhan karena kita seperti domba yang ribut mengembik karena ketakutan atau gelisah, sehingga tidak bisa mendengar suara Gembala kita. Jadilah domba yang mau dengar-dengaran Firman Tuhan, duduk tenang dan diam dekat Sang Gembala Agung. Maka kita akan bisa mendengar dan menangkap instruksi yang jelas dari-Nya. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN
Jadilah domba yang MAU DENGAR-DENGARAN firman Tuhan, maka kita bisa menangkap INSTRUKSI YANG JELAS dari Tuhan.

APLIKASI
1.    Apakah Anda sudah membuka hati dan menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dan Gembala Agung Anda?
2.    Apa yang membuat Anda seringkali tidak bisa menangkap instruksi dari Gembala Agung kita?
3.    Bagaimana usaha Anda untuk dengar-dengaran dengan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, Engkau adalah Gembala kami yang baik. Kau selalu memberikan yang terbaik bagi kami domba-dombaMu. Kami mau terus belajar percaya sepenuhnya pada-Mu dan hanya mendengar suara-Mu, Gembala Agung kami. Terima kasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Instruksi Yang Jelas Untuk Terobosan Besar [RESIKA]

BACAAN HARI INI

Mazmur 31:1-25

RHEMA HARI INI

Mazmur 31:4-5 Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku. Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku.

Bagai kegelapan yang tiba-tiba menyergap saat mati lampu, tidak ada yang dapat menduga kapan suatu musibah datang. Tahun 1998 adalah salah satu sejarah kelam bagi bangsa kita, Indonesia. Kerusuhan terjadi di berbagai kota. Di masa-masa itulah, di suatu pagi di kota Solo, atas petunjuk Tuhan, GBI Keluarga Allah mengadakan aksi sosial bagi masyarakat sekitar. Siapa sangka, siang harinya kerusuhan pecah. Di mana-mana terjadi kekacauan dan pembakaran. Namun, saat massa rusuh menghampiri gedung gereja, masyarakat sekitar maju dan membentengi gereja. Mereka mengusir massa dan menyuruh mereka lewat saja. Gereja kita pun diluputkan.

Hari minggunya, sementara gereja lain tutup, Keluarga Allah tetap mengadakan ibadah. Jemaat yang datang separuh dari biasanya. Namun, dari minggu ke minggu, kursi-kursi mulai terisi penuh dengan cepat. Gereja mengalami pertumbuhan pesat. Di tengah kegelapan, justru terjadi pertobatan jiwa besar-besaran dan terang kemuliaan Tuhan dinyatakan.

Hari-hari ini pun, meski dalam bentuk berbeda, kekelaman kembali meliputi bangsa kita Indonesia. Bahkan tak pernah dalam sejarah umat manusia, seluruh bumi diliputi kegelapan yang menyeluruh. Tak ada yang siap menghadapinya dan ketakutan melumpuhkan berbagai sektor hidup kita. Inilah kenyataan yang mau tak mau harus kita hadapi. Namun, sebagai anak Tuhan, kita harus menyadari ‘kenyataan’ lainnya. Bahwa di balik realitas jasmani, ada realitas rohani. Justru di tengah kegelapan paling pekatlah, terang kemuliaan Tuhan akan bersinar semakin nyata. Tanyakan instruksi-Nya yang jelas bagi kita dan bangkitlah menjadi terang bagi sekitar kita. Kerjakan mandat-Nya dengan taat. Bebaskan bangsa kita dari kegelapan. Percayalah, Tuhan masih pegang kendali. Dia tahu akhir cerita babak kehidupan bumi yang satu ini. Dia akan menuntun kita keluar dari jaring-jaring kekelaman yang dipasang musuh dan menegakkan kita di tanah yang lapang. Sebab Dia adalah Allah yang setia dan berlimpah kebaikan-Nya. (MV.L)

RENUNGAN

ROH KUDUS bisa memberi INSTRUKSI YANG JELAS supaya kita mengalami TEROBOSAN BESAR.

APLIKASI

1.    Kegelapan atau kekuatiran apakah yang meliputi Anda hari-hari ini?
2.    Mengapa Anda perlu mendapatkan instruksi yang jelas dari Roh Kudus atas kondisi yang Anda alami?
3.    Bagaimana Anda bisa mendapatkan instruksi yang jelas dari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa yang baik, kegelapan boleh meliputi bumi ini, tapi kami percaya, terang-Mu akan datang atas kami. Kami serahkan segala kecemasan dan ketakutan kami ke dalam tangan-Mu. Kami percaya, Engkaulah yang memelihara dan melindungi kami. Bangkitkanlah kami, Tuhan, untuk menjadi terang-Mu di mana pun kami berada saat ini. Biarlah di tengah kegelapan dan keputusasaan, orang-orang bisa menemukan terang-Mu yang membawa pengharapan serta kedamaian ke dalam hidup mereka. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Tuhan Yang Memberikan Instruksi Dengan Sangat Jelas [RESIKA]

BACAAN HARI INI

Kejadian 6:9-22

RHEMA HARI INI

Kejadian 6:15 Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya.

Tahun 1998 merupakan tahun yang sangat kelam bagi bangsa Indonesia. Kerusuhan besar di bulan Mei membuat perekonomian Indonesia lumpuh dan mengalami resesi besar-besaran. Dalam kesaksiannya, Pastor Obaja bercerita, saat itu beliau sedang mengirim putranya pak Jonathan untuk belajar teologia di luar negeri. Tepat sebelum kerusuhan Mei 98 pecah, Tuhan memberikan instruksi yang sangat jelas pada beliau untuk menyediakan dana pendidikan dalam bentuk mata uang Dollar. Seluruh dana yang dibutuhkan sampai putranya selesai menempuh pendidikan, baik dana kuliah dan juga biaya hidup sampai lulus. Pastor Obaja pun menuruti instruksi dari Tuhan dan menukarkan Rupiah menjadi Dollar sejumlah perkiraan biaya yang dibutuhkan. Benar saja, tak lama setelah kerusuhan, nilai tukar Dollar melonjak naik hingga 5 kali lipat lebih. Berkat instruksi dari Tuhan, maka pembiayaan sekolah pak Jonathan tidak mengalami masalah sampai beliau lulus.

Tuhan kita adalah Tuhan yang sangat bertanggung jawab dan tidak pernah lepas tangan begitu saja. Salah satu bentuk tanggung jawab Tuhan adalah Dia selalu memberikan instruksi yang sangat jelas kepada orang yang diberi-Nya mandat. Tuhan memberi instruksi yang sangat detail kepada Nuh, bagaimana dia harus membangun bahtera. Hewan apa saja yang harus dibawanya masuk dan berapa pasang. Begitupun dengan Musa, dengan detail Tuhan menunjukkan bahan, bentuk, ukuran, cara membuat dan siapa saja yang akan mengerjakan tabernakel Musa. Di zaman perjanjian baru pun Tuhan Yesus memberi instruksi yang jelas ketika Dia memberi tugas untuk murid-muridNya.

Semua itu adalah bukti bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang memberikan instruksi dengan sangat jelas. Tuhan yang mau berbicara bila kita meminta dan menanti-nantikan petunjuk-Nya. Belajarlah untuk mulai sekarang mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Apapun yang hendak kita kerjakan, mintalah pertimbangan dan petunjuk dari Tuhan. Nantikan instruksi-Nya sampai jelas dan mulailah melangkah dengan penuh kepastian.

RENUNGAN

Tuhan adalah TUHAN yang memberikan INSTRUKSI dengan SANGAT JELAS.

APLIKASI

1. Sudahkah Anda meminta instruksi dari Tuhan dalam setiap langkah yang akan Anda ambil?
2. Apa yang biasanya membuat Anda sulit untuk melakukan instruksi dari Tuhan walaupun sudah diberikan?
3. Apa komitmen Anda untuk belajar mematuhi dan melangkah sesuai instruksi Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan, kami bersyukur Engkau selalu memberi petunjuk dengan jelas atas setiap tantangan yang kami hadapi. Urapi hati dan pikiran kami agar kami dapat menangkap dengan baik setiap instruksi dari-Mu. Sehingga setiap langkah yang kami ambil, membawa kemuliaan bagi nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdo. Amin.

Tuhanlah Panglima Kita [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Mazmur 144:1-15

RHEMA HARI INI
Mazmur 144:1-2 Dari Daud. Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang; yang menjadi tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, kota bentengku dan penyelamatku, perisaiku dan tempat aku berlindung, yang menundukkan bangsa-bangsa ke bawah kuasaku!

Semula bapak Kun tidak begitu peduli dengan berbagai berita heboh soal wabah covid-19. Ia berpikir bahwa bisa jadi wabah itu kelihatan begitu mengerikan karena gencarnya media massa yang mewartakan jumlah korban meninggal akibat wabah tersebut. Namun begitu sekolah mulai diliburkan, semua kegiatan massa dibatalkan dan social distancing diberlakukan pemerintah, bapak Kun mulai menyadari bahwa ketakutan akan wabah ini sangatlah nyata. Seorang teman juga mengatakan bahwa serangkaian resesi bisa timbul karena peristiwa ini. Bapak Kun melihat kini hampir semua orang mengikuti perkembangan penyebaran wabah, semua mengkhawatirkan jumlah pasien yang meninggal dan terinfeksi yang jumlahnya makin meningkat dari hari ke hari. Semua takut tertular dan berita-berita yang gencar beredar membuat orang semakin dicekam ketakutan dan kekhawatiran.

Pandemi wabah covid-19 menjadikan dunia saat ini sedang menghadapi peperangan melawan musuh yang tak terlihat. Sebagai orang percaya kita harus tetap teguh berdiri dan mengandalkan Tuhan sepenuhnya seperti Daud. Dialah gunung batu pertahanan dan keselamatan kita. Seperti halnya Daud yang percaya bahwa Tuhanlah yang mengajarinya strategi berperang, begitupun kita harus selalu dengar-dengaran akan instruksi dari Tuhan. Minggu ini rhema kita adalah perjuangan Yosua. Kepada Yosua, Tuhan memperkenalkan diri-Nya sebagai Panglima dari segala Balatentara Sorga, karena Tuhan tahu Yosua sedang dalam sebuah peperangan roh yang sangat besar. Ini pula yang sedang kita hadapi saat ini.

Dengan memperkenalkan pribadi-Nya sebagai Panglima, Tuhan sedang memberitahu bahwa kita tidaklah sendirian. Tuhan siap memimpin, memberi instruksi serta strategi yang akan membawa kita pada kemenangan. Perhatikan dan laksanakan setiap petunjuk yang disampaikan Tuhan melalui bapak Gembala dan pemerintah kita. Ikuti rantai komando dari atas untuk tetap berhati-hati dan berhikmat. Kita tidak perlu takut yang berlebihan, justru inilah saatnya kita bangkit untuk menjadi terang sampai ke bangsa-bangsa. Pandang dan ikuti komando dari Panglima Besar yang menyertai kita. Bersama Dia, Panglima yang memegang kendali dalam peperangan ini, musuh akan dikalahkan dan semua bangsa akan melihat bahwa Dialah satu-satunya Tuhan yang hidup.

RENUNGAN
Dengan MEMPERKENALKAN PRIBADI-NYA sebagai Panglima, Tuhan memberi tahu bahwa kita TIDAKLAH SENDIRIAN dalam peperangan kita.

APLIKASI
1.    Apa artinya bagi Anda jika Tuhan adalah Panglima Besar kita?
2.    Apa dampaknya bagi Anda dalam menghadapi peperangan yang tidak terlihat saat ini?
3.    Apa yang akan Anda lakukan agar senantiasa dapat mendengar instruksi dari Panglima Besar dengan jelas?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, kami sangat bersyukur dan berlega hati mengetahui bahwa Engkau ada, menyertai dan memimpin kami dalam peperangan ini. Bersama Engkau sebagai Panglima Besar kami, tak ada musuh yang terlalu besar dan tak ada musuh yang tidak dapat kami kalahkan. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Melangkah Mengikuti Instruksi Tuhan [RESIKA]

BACAAN HARI INI
Yosua 4:1-24

RHEMA HARI INI
Yosua 4:15-17 Berfirmanlah TUHAN kepada Yosua, demikian: “Perintahkanlah para imam pengangkat tabut hukum Allah itu supaya naik dari sungai Yordan.” Maka Yosua memerintahkan kepada para imam itu, demikian: “Keluarlah dari sungai Yordan.”

Ketika kita sedang sakit, kemudian memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter, biasanya kita akan diberi resep obat. Tanpa banyak pertimbangan kita pasti akan segera ke apotek untuk membeli obat sesuai dengan resep dokter tadi. Sekalipun mungkin harganya mahal, kita tetap akan melakukan instruksi dokter tersebut untuk membeli obat dan meminumnya sesuai dengan resep dokter, agar kita segera sembuh dan sehat kembali.

Kesehatan adalah suatu hal yang sangat berharga. Oleh karena itu ketika kita jatuh sakit, kita berusaha menaati semua instruksi dokter. Seperti kepedulian kita terhadap kesehatan, begitupula lah kita harus peduli pada keselamatan. Baik keselamatan kita, maupun mandat Tuhan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa. Tuhan sangat jelas memberikan mandat kepada kita bulan ini yaitu untuk menjadi terang dan untuk membebaskan bangsa kita dari setiap bentuk kegelapan. Salah satunya adalah cekaman ketakutan akan virus yang sedang merebak saat ini. Kita harus tahu bahwa jiwa-jiwa adalah detak jantung Tuhan. Hal yang sangat berharga bagi Tuhan dan juga bagi kita anak-anak-Nya.

Kita perlu mulai melakukan instruksi dari Tuhan langkah demi langkah setelah menerima mandat dari Tuhan. Ketika kita tahu bahwa keselamatan jiwa-jiwa adalah kerinduan terbesar dari Bapa kita, sebagai anak-anak yang taat dan ingin memberikan yang terbaik bagi Bapa kita, dengan penuh keberanian kita akan melangkah mengikuti instruksi yang Tuhan berikan. Baik itu melalui firman Tuhan, melalui kotbah-kotbah yang disampaikan bapak Gembala kita, dan lain sebagainya. Bangkit dan mulai bergerak dengan apa yang ada pada kita. Maka Tuhan sendiri yang akan terus memimpin kita untuk membebaskan keluarga, teman-teman dan bangsa kita, bahkan sampai ke bangsa-bangsa.

RENUNGAN
Setelah mendapatkan MANDAT DARI TUHAN, mulailah MELAKUKAN INSTRUKSI langkah demi langkah.

APLIKASI
1.    Apakah mandat yang Tuhan berikan pada kita dan gereja kita?
2.    Sudahkah Anda melangkah mengikuti instruksi dari Tuhan?
3.    Apa yang Anda rasakan dan alami ketika berjalan sesuai dengan instruksi dari Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, terima kasih untuk segala kebaikan dan anugerah yang telah Kau limpahkan bagi kami. Kami mengucap syukur Engkau memberikan kepercayaan kepada kami untuk menerima mandat dari pada-Mu. Ajar kami Tuhan, untuk berani melangkah dan taat mengikuti instruksi yang Engkau berikan, sehingga kami beroleh kemenangan bagi kemuliaan-Mu. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

GBI Keluarga Allah Global Cell Church
www.gbika.org | www.impactchannel.tv
Call Center+: 0899-789-5000
❤ Love God, 💓Love People, 🔥with Passion

Jangan Lari Dari Mandat Tuhan

BACAAN HARI INI
Mazmur 139:1-24

RHEMA HARI INI
Mazmur 139:7 Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?

Andra tergabung dalam kelompok sel yang dipimpin oleh pak Jon. Karena sudah memiliki anggota cukup banyak, pak Jon mulai mendorong anak-anak selnya untuk menjadi ketua kelompok sel baru. Tak terkecuali Andra, pak Jon melihat bahwa Andra yang sudah bergabung sejak awal kelompok selnya terbentuk, sudah mampu untuk menjadi ketua kelompok sel. Tapi tidak demikian halnya dengan Andra yang merasa belum siap, ia lebih suka dan nyaman menjadi anggota saja. Andra merasa tertekan dan terbebani dengan mandat yang diberikan pak Jon kepadanya. Akhirnya ia memilih undur dari kelompok sel pak Jon.

Lepas dari kelompok selnya, Andra tanpa terasa menjadi jauh juga dengan Tuhan. Ia merasa hidupnya menjadi banyak masalah, mulai dari usahanya yang mengalami kemunduran, masalah dengan keluarga, hingga pengeluaran-pengeluaran mendadak yang jumlahnya sangat besar. Andra tahu sebenarnya masalah pun dari dulu juga ada, namun sekarang terasa sangat berbeda mengahadapinya. Ia sadar hal ini dikarenakan hubungannya yang renggang dengan Tuhan, dulu ia kuat dan mampu karena ada Tuhan yang menopangnya. Andra menyesal karena mencoba lari dari panggilan Tuhan, ia kini sangat rindu untuk kembali mendekat pada-Nya. Ia pun memberanikan diri untuk kembali ke kelompok sel pak Jon. Dan pak Jon masih menyambutnya dengan kehangatan luar biasa, Andra merasakan kembali kasih Tuhan yang begitu besar pada dirinya. Andra tidak mau lari lagi, ia menerima panggilan dan mandat untuk menjadi ketua kelompok sel baru di bawah pak Jon.

Tuhan kita adalah Allah yang sangat konsisten, sekali Dia berjanji, tak akan pernah diingkari-Nya. Begitupun sekali Dia memanggil dan memberikan mandat, sampai kemanapun Dia akan tetap mengejar. Apa yang Dia mau, kita tak akan bisa menyodorkan hal lain sebagai penggantinya. Percuma kita mencoba lari dari panggilan-Nya. Seperti kata pemazmur,”Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?” Jadi responi mandat Tuhan, berani all out, berjuanglah sepenuh hati untuk melaksanakannya. Percayalah, mandat yang Tuhan berikan bukan semata-mata untuk kepentingan Tuhan saja, justru merupakan sebuah anugerah dan kehormatan bagi kita yang mendapatkannya. Kemuliaan Tuhan telah disediakan bagi mereka yang mau bersegera melaksanakan mandat-Nya.

RENUNGAN
Jangan mencoba LARI DARI MANDAT Tuhan kalau kita tidak mau menghadapi TANTANGAN yang seharusnya TIDAK PERLU ADA di hidup kita.

APLIKASI
1. Pernahkah Anda mencoba lari, atau saat ini sedang lari dari panggilan atau mandat Tuhan? Apa alasan Anda?
2. Apa yang Anda rasakan ketika Anda mencoba lari dari panggilan-Nya?
3. Setelah mengetahui kebenaran ini, apa yang akan Anda lakukan?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, kami mengucap syukur atas mandat yang Kau berikan kepada kami. Kami memang merasa diri kami tidak mampu dan jauh dari sempurna. Namun kami yakin Bapa, Engkau yang akan memampukan kami. Engkau yang akan menyempurnakan dan membimbing kami lebih lagi. Terima kasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Sabar Menantikan Mandat Tuhan

BACAAN HARI INI
Amsal 16:1-33

RHEMA HARI INI
Amsal 16:32 Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

Kebutuhan hidup yang makin besar membuat Arya pusing tujuh keliling. Sekeras apapun ia bekerja, hasilnya masih jauh dari cukup. Ketika seorang teman mengajaknya membuka usaha tempat pemancingan ikan dan menjelaskan betapa menguntungkan hasilnya jika sudah berjalan dengan lancar, Arya sangat tertarik. Ia meminta waktu untuk memikirkannya sebab temannya hanya bisa berkontribusi soal tenaga dan pengalaman mengelola, sedang dananya Arya yang menyediakan. Sebenarnya Arya sudah berdoa secara khusus tentang hal ini, beberapa hari ia meminta petunjuk dari Tuhan, tapi ia tak mendapat jawaban apapun. Akhirnya karena desakan temannya, Arya nekat mengambil pinjaman dengan menggadaikan sertifikat rumahnya.

Yang terjadi kemudian, usaha pemancingannya tidak berjalan dengan baik. Di sebelah tempat usahanya yang semula adalah tanah kosong, ternyata kemudian dipergunakan sebagai tempat pembuangan sampah akhir. Tentu saja aroma yang tidak sedap membuat para pengunjung enggan mendatangi tempat pemancingan Arya. Tinggallah Arya yang semakin pusing harus membayar cicilan pinjamannya untuk beberapa tahun ke depan.

Kesalahan Arya adalah ia tidak sabar menunggu mandat dari Tuhan. Betul ia sudah berdoa, tapi dalam doanya ia begitu berharapnya Tuhan menyetujui rencananya. Pikiran Arya hanya terfokus memikirkan calon usahanya yang baru, sehingga ia lupa untuk berdiam dan menanti jawaban Tuhan. Mungkin kita juga pernah mengalami seperti Arya yang tidak sabar menunggu dan langsung melangkah karena menganggap semua sudah diperhitungkan secara matang. Jika ini yang sedang kita alami, mari kita cepat bertobat. Sebagai manusia kita serba terbatas, apa yang ada di depan sana kita tidak bisa melihatnya. Hanya Tuhanlah yang tahu pasti, hanya rencana-Nya yang tidak mungkin gagal. Maka jangan pernah melangkah mendahului Tuhan. Tetaplah bersabar karena berjalan tanpa mandat Tuhan berarti kita menanggung resiko yang sangat besar dan Tuhan tidak bertanggung jawab atas kegagalan yang kita alami.

RENUNGAN
SABARLAH MENANTIKAN MANDAT dari Tuhan, jangan melangkah mendahului-Nya.

APLIKASI
1. Pernahkah Anda harus menunggu lama untuk menanti jawaban Tuhan?
2. Apa yang Anda lakukan? Tetapkah Anda bersabar menunggu instruksi Tuhan atau mendahului melangkah?
3. Pengalaman apa yang Anda dapatkan ketika Anda sabar menunggu sampai mandat Tuhan diberikan pada Anda?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, ampuni kami jika kami seringkali tidak bisa sabar menantikan mandat dari-Mu. Kini kami menyadari bahwa jika bukan Engkau yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya. Jika bukan Engkau yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. Mulai hari ini kami hanya akan melangkah jika Engkau sudah memberikan instruksi pada kami. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Tujuan Besar Dibalik Mujizat-Nya

BACAAN HARI INI
Ulangan 28:1-14

RHEMA HARI INI
Ulangan 28:13 TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,

Seorang ibu baru saja divonis dokter mengidap mioma di rahimnya. Menurut dokter, ibu tersebut harus segera dioperasi dan diangkat miomnya. Bayangan akan proses pembedahan sungguh sangat membuatnya ketakutan, ditambah anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Segala pikiran-pikiran negatif pun mulai berkecamuk di benaknya. Sampai suatu waktu ketika sedang berdoa, ia mendapatkan sebuah rhema Firman Tuhan di Matius 15:13 yang berbunyi, “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.” Sejak saat itu, ayat tersebut menjadi rhema yang ia amini dan imani setiap hari.

Selang beberapa hari, ketika buang air kecil, tiba-tiba ia merasakan ada suatu masa yang keluar dari tubuhnya. Ibu itu pun jongkok dan mengambil benda aneh tersebut. Karena penasaran, ia kemudian memutuskan untuk menyobeknya, dan dilihatnya ada serabut-serabut yang menyerupai akar-akar di dalam gumpalan tersebut. Dan tiba-tiba di dalam hatinya seperti ada suara yang mengatakan bahwa itu adalah miomnya yang telah Tuhan keluarkan. Semenjak hari itu ia mengalami mujizat kesembuhan, dan hidupnya tidak pernah sama lagi. Hingga kini, tak terhitung sudah berapa kali dan ke berapa banyak orang ia telah menyaksikan mujizat tersebut. Dan tentu saja, kisah hidup ibu itu telah memberkati dan menjamah banyak orang yang mendengarnya.

Ketika Tuhan memberikan kita mujizat, sebenarnya mujizat Tuhan itu tidak hanya untuk kita nikmati semata. Namun lebih dari itu, ada tujuan yang besar dibaliknya, yaitu untuk kita bisa menjadi saksi dan berkat bagi lebih banyak orang. Di tahun 2020 ini kita memasuki babak baru, babak yang penuh mujizat, dan dengan tujuan yang lebih jelas. Yaitu mujizat yang disertai kemuliaan Tuhan dalam rangka mengambil alih tanah perjanjian, membebaskan kota dan bangsa dari semua ikatan roh jahat, sampai kemuliaan-Nya sungguh-sungguh dinyatakan secara sempurna. Ini saatnya kita bangkit menjadi terang yang lebih besar. Melalui kesaksian hidup dan perbuatan baik kita, sehingga banyak orang boleh mengalami Yesus secara pribadi dalam hidup mereka dan diselamatkan.

RENUNGAN
Jangan sampai kita HANYA MENIKMATI mujizat Tuhan tetapi GAGAL MENCAPAI sesuatu yang LEBIH BESAR.

APLIKASI
1. Sebutkan beberapa mujizat yang pernah Anda alami?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan memberi mujizat kepada Anda?
3. Coba renungkanlah, apa rencana besar Tuhan dalam hidup Anda? Tujuan apa yang ingin Tuhan capai melalui mujizat yang Dia berikan?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, pakailah kami menjadi alat-Mu.Biarlah terang kemuliaan-Mu boleh terpancar melalui hidup kami. Karena kami tahu, apa yang Engkau lakukan dalam hidup kami semata-mata bukan hanya untuk kami nikmati belaka, namun ada tujuan yang jauh lebih besar dibaliknya. Sehingga melalui kesaksian hidup kami, banyak orang boleh melihat betapa ajaib-Nya Engkau dan boleh mengakui-Mu sebagai Tuhan dalam hidup mereka. Terimakasih, Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin

Jadilah Dampak Untuk Kemuliaan Tuhan

BACAAN HARI INI
Matius 4:12-17

RHEMA HARI INI
Matius 4:16 bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang.”

Seperti bohlam lampu yang diciptakan berbeda-beda wattnya karena menyesuaikan ruangan yang akan diteranginya, demikian pula besarnya pengurapan yang diberikan Tuhan untuk mendominasi (annointing for dominion). Bagi mereka yang meresponi dengan serius, tentu pengurapan yang diterima akan lebih besar kekuatannya. Pengurapan inilah yang ditemui di gereja kita GBI Keluarga Allah. Gereja kita mendapat mandat untuk menjadi terang yang yang lebih besar lagi dan membebaskan bangsa kita dari segala bentuk kegelapan. Sejak akhir Desember Pastor Obaja telah mendapat rhema dan pengelihatan bahwa awan setelapak tangan akan segera berubah menjadi hujan lebat. Bukan Cuma hujan lebat di satu area, bukan Cuma di gereja kita, tapi hujan lebat yang akan melanda satu kota bahkan satu bangsa.

Hujan anugerah, hujan pertobatan, hujan mujizat akan melanda kota demi kota bahkan bangsa Indonesia. Kita akan menjadi dampak bagi kota-kota dan menjadi terang yang bersinar sehingga setiap mata akan melihat kemuliaan Tuhan dan diselamatkan. Untuk menjadi terang yang lebih nyata lagi, kita bisa memulai dengan bersaksi dan menjadi berkat dengan perbuatan baik kita. Tidak hanya di kota tempat kita berada, tapi kita bisa memberi dampak sampai ke kota-kota bahkan bangsa-bangsa melalui jaringan internet. Kita bisa membagikan kesaksian dan kabar baik melalui jejaring sosial sehingga saudara, teman dan kenalan kita di seluruh penjuru kota dan dunia diterangi oleh kemuliaan Tuhan. Bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang (Matius 4:16)

Mari dedikasikan seluruh sumber daya yang kita miliki untuk kegerakan Tuhan yang paling dahsyat saat ini. Bangun hubungan lebih lagi dengan Roh Kudus. Miliki hati seorang murid yang mau belajar untuk dipertajam telinga rohnya setiap pagi, sehingga setiap mandat yang Tuhan berikan bisa kita terima dengan baik dan lakukan dengan tepat untuk membebaskan dan menyelamatkan sebanyak mungkin jiwa.

RENUNGAN
Jadilah DAMPAK bagi kota-kota, sehingga setiap mata MELIHAT TERANG KEMULIAAN TUHAN dan DISELAMATKAN.

APLIKASI
1. Apa respon Anda tentang mandat membebaskan dan mengambil alih bangsa kita dari kegelapan?
2. Sudahkah Anda berkomitmen untuk terlibat dan menjalankan mandat dari Tuhan ini?
3. Apa tuntunan yang Anda terima dari Roh Kudus agar Anda bisa menjadi dampak bagi kota-kota?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan, kami mau bangkit untuk meresponi mandat yang telah Engkau berikan bagi kami saat ini. Urapi kami dengan keberanian dan kekuatan untuk kami melangkah memenangkan jiwa-jiwa di setiap kota dimana kami ditempatkan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.