PERINTAH TUHAN YANG PALING UTAMA

RHEMA HARI INI:

Matius 22:37-38 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Ada beberapa perasaan manusia yang mempunyai pengaruh besar dan mampu menggerakkan manusia untuk melakukan sesuatu di luar kebiasaannya. Contohnya perasaan iba, ketakutan, amarah dan kasih. Iba membuat kita mau menolong meskipun sebenarnya kita tidak ingin, ketakutan bisa membuat kita melakukan hal-hal yang berlebihan dan diluar akal sehat. Amarah mempunyai kekuatan yang besar untuk menghancurkan orang lain ataupun diri kita sendiri. Tetapi kekuatan yang paling luar biasa diatas semua perasaan yang lain adalah kasih.

Dikatakan demikian karena jika kita memiliki perasaan kasih, kita akan mau berkorban, mempunyai kesabaran yang tidak ada batas untuk menanggung segala sesuatu, tidak menyimpan kesalahan, tidak mengambil keuntungan dan menutupi segala kekurangan (1 Kor 13:4-7). Karena itulah Tuhan menaruh KASIH sebagai perintah yang paling utama, sebab jika kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, setiap apa yang kita perbuat, kita akan selalu memikirkan perasaan Tuhan. Kita takut akan menyakiti hati-Nya atau membuat-Nya bersedih. Sebaliknya kita akan tulus dan rela melakukan apa yang menjadi kehendak-Nya meskipun ada hati, ego, waktu, harta atau apapun yang harus kita korbankan, sebab kita ingin agar hati Tuhan di senangkan.

Ketika kita begitu kecewa, membenci dan sama sekali tidak ingin berbuat satupun kebaikan bagi orang yang telah sangat melukai kita, perasaan kasih kepada Tuhan membuat kita mau menundukkan perasaan daging kita pada kehendak Tuhan untuk mengampuni dan mengasihi tanpa batas. Ketika kita merasa pekerjaan kita sangat menguntungkan dan memberi hasil yang sangat besar, tetapi karena kita mengasihi Tuhan kita rela meninggalkannya karena pekerjaan itu dibenci Tuhan. Demikian pula kasih membuat kita memiliki komitmen yang kuat dalam melayani, beribadah dan menjadi pelaku Firman. Oleh sebab itu yang paling utama dan pertama, kita harus memiliki Kasih yang segenap kepada Tuhan terlebih dahulu. Karena dengan Kasih, kita akan dimampukan untuk mengikuti kehendak Tuhan. Terus dibawa Tuhan naik dan tidak turun, hidup yang dilimpahi berkat Tuhan sehingga kita bisa terus menjadi berkat bahkan lama setelah kita pulang ke Rumah Bapa, adalah Berkat Kasih yang Tuhan sediakan bagi kita yang mengasihi-Nya dengan segenap. (PF)

RENUNGAN

Perintah Tuhan yang paling UTAMA adalah KASIHILAH Tuhan.

APLIKASI

1. Mengapa Kasihilah Tuhan menjadi perintah-Nya yang paling utama?
2. Menurut Anda, sudahkah Anda mengasihi Tuhan dengan segenap hati Anda?
3. Tindakan nyata apa yang akan atau pernah Anda lakukan sebagai bukti bahwa Anda mengasihi Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, Engkau yang mengetahui kedalaman hati kami. Jika Kau dapati hati yang belum sungguh-sungguh mengasihi Engkau, bentuklah kami Tuhan. Supaya kami hari demi hari semakin mengasihi Engkau sampai kami bisa mengasihi-Mu dengan segenap hati kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MEMPRIORITASKAN IBADAH DI BAIT ALLAH

RHEMA HARI INI

Hagai 1:8 Jadi naiklah ke gunung, bawalah kayu dan bangunlah Rumah itu; maka Aku akan berkenan kepadanya dan akan menyatakan kemuliaan-Ku di situ, firman TUHAN.

Seorang bapak duduk termenung di teras rumahnya seperti sedang menanti datangnya seseorang. Setiap sore, itulah yang dilakukan sang bapak. Ia akan duduk di sana sampai matahari terbenam lalu masuk ke rumah. Bapak ini memiliki seorang putra yang di rawatnya dengan penuh cinta sedari kecil. Kini putranya itu telah menjadi orang sukses dan memiliki sebuah perusahaan besar. Dulu ketika baru memulai usaha, putranya hampir setiap hari datang mengunjungi bapaknya, tetapi kini belum tentu sebulan sekali putranya itu mau datang berkunjung. Sang bapak pun merasa sangat kesepian.

Suatu sore, putra sang bapak akhirnya datang. Dengan sangat senang, bapak itu menyambut kepulangan anak kesayangannya. Ia berharap putranya mau tinggal cukup lama untuk menemaninya bercengkrama, tetapi baru beberapa saat putranya sudah gelisah dan berkali-kali mengecek jam tangannya. Bapak itu berusaha menahan dan mengatakan ada sesuatu yang penting hendak ia katakan, namun sang putra beralasan ada pekerjaan yang harus ia lakukan. Dengan kecewa, bapak itu melihat kepergian putranya. Diambilnya sebuah amplop dari lemari, mengelemnya dan menuliskan alamat sebuah panti asuhan. Isinya adalah sebuah cek dengan nominal yang sangat besar. Tadinya ia hendak memberikannya kepada putranya, tetapi karena sang putra sepertinya tidak membutuhkannya, maka bapak itupun memutuskan untuk menyumbangkan saja tabungannya kepada yang membutuhkan. Apa yang seharusnya bisa diterima oleh anaknya, diberikannya begitu saja kepada orang lain karena anaknya kurang menghargai saat kebersamaan dengan bapaknya.

Menguduskan hari Sabat di jaman sekarang ini bicara tentang mengkhususkan hari untuk beribadah kepada Tuhan di Bait Allah. Namun berapa banyak diantara kita yang beranggapan bahwa hari Minggu adalah hari libur nasional, dimana kita bisa lepas dari rutinitas pekerjaan, sekolah dan kewajiban-kewajiban lainnya. Padahal bagi Tuhan, hari Minggu adalah hari dimana IA ingin menyampaikan rhema khusus dan memberkati kita yang yang memprioritaskan waktu untuk beribadah kepada-Nya. Tetapi terkadang jangankan satu hari, satu jam lebih lama di rumah Tuhan saja membuat kita sudah merasa gelisah dan tidak tenang. Mari, kita perbaharui kasih kita kepada Tuhan. Jangan sampai kita mengalami hal yang sama seperti anak dalam kisah diatas yang kehilangan berkat karena mengabaikan kebersamaan dengan bapaknya. Ketika kita mengkhususkan diri untuk beribadah, maka Tuhan akan menyatakan berkat serta anugerah-Nya yang besar dalam hidup kita.

RENUNGAN

Memprioritaskan IBADAH DI BAIT ALLAH adalah kunci MENGALAMI KEMENANGAN besar.

APLIKASI

1. Sudahkah Anda memprioritaskan ibadah di Bait Allah? Jika belum, apa sebabnya?
2. Apa yang akan Anda dapatkan ketika Anda memprioritaskan ibadah di Bait Allah?
3. Apakah komitmen yang Anda buat dengan Tuhan mengenai ibadah di Bait Allah?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, terimakasih atas segala berkat-Mu dalam hidup kami sampai saat ini. Ampuni kami jika selama ini kami tidak memandang penting ibadah di Bait Allah. Mampukan kami untuk menjadikan ibadah di Bait-Mu menjadi prioritas kami sejak saat ini. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENGGEMBALAKAN DOMBA-DOMBANYA TUHAN

RHEMA HARI INI

Yehezkiel 34:16 Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya.

Ketika awal Theo tertanam dalam gereja lokal, ia adalah seorang pemuda yang memiliki banyak masalah dalam hidupnya. Dalam keluarganya ia dianggap sebagai anak yang paling bandel dan suka membuat masalah, di kampungnya ia dianggap sebagai anak yang kurang baik dan di sekolah ia dianggap sebagai pemberontak. Semua ini membuat Theo merasa tidak percaya diri dan terasing jika harus bergabung dengan komunitas gereja. Namun setelah Theo lebih mengenal gerejanya, ia merasa sangat diterima, dihargai dan dilayani dengan sangat baik. Perasaan dianggap dan dimanusiakan, membuat hidup Theo berubah.

Banyak temannya yang heran dan seperti tidak percaya melihat perubahan sikap Theo, terlebih ketika ia kemudian ikut tergabung dalam pelayanan. Bagi Theo yang masa lalunya begitu suram, ia sangat mengerti bagaimana rasanya menjadi orang yang dipandang dengan tidak suka dan dijauhi. Bagaimana perasaan itu akhirnya membuat hidupnya semakin kacau dan jauh dari Tuhan. Kerena itu, kini setelah ia merasakan kasih Tuhan, Theo berkomitmen untuk mendedikasikan dirinya untuk melayani orang-orang sepertinya.

Penggembalaan yang baik akan membuat domba-dombanya Tuhan terpelihara dan tidak ada yang sampai terhilang. Sebagai orang-orang yang mengasihi Tuhan, mari kita semua bangkit dan masuk dalam Kegerakan Menggembalakan Domba-dombanya Tuhan. Mari kita kuatkan yang iman dan pengharapannya sedang lemah, yang hatinya sedang kecewa dan terluka, atau teman-teman kita yang sudah lama tidak ikut komsel maupun ibadah. Kita doakan mereka, memotivasi, mendukung dan mendampingi mereka sampai mereka bisa bangkit kembali. Dengan menggembalakan domba-domba yang telah Tuhan percayakan pada kita, berarti kita telah memanifestasikan kasih kita kepada Tuhan Yesus.

RENUNGAN

BANGKIT dan MASUK DALAM KEGERAKAN menggembalakan domba-dombanya Tuhan sebagai WUJUD NYATA kasih kita kepada Tuhan.

APLIKASI

1. Apakah Anda sudah ikut masuk dalam kegerakan menggembalakan domba-dombanya Tuhan? Dengan cara apakah itu?
2. Coba perhatikanlah sekeliling Anda, siapa sajakah yang perlu digembalakan?
3. Apa rencana Anda untuk domba-domba yang Tuhan percayakan kepada Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, Engkau Gembala kami yang sangat baik. Engkau mencari kami ketika terhilang, membalut luka-luka kami dan menuntun kami ke padang yang berumput hijau. Kini kami akan meneruskan kasih-Mu kepada kami dengan menggembalakan domba-domba yang telah Engkau percayakan pada kami. Mampukan kami Tuhan, untuk mengikuti teladan-Mu sebagai gembala yang baik dan berkenan di hati-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami sudah berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MENGGEMBALAKAN DOMBA-DOMBANYA TUHAN

RHEMA HARI INI

Yehezkiel 34:16 Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya.

Ketika awal Theo tertanam dalam gereja lokal, ia adalah seorang pemuda yang memiliki banyak masalah dalam hidupnya. Dalam keluarganya ia dianggap sebagai anak yang paling bandel dan suka membuat masalah, di kampungnya ia dianggap sebagai anak yang kurang baik dan di sekolah ia dianggap sebagai pemberontak. Semua ini membuat Theo merasa tidak percaya diri dan terasing jika harus bergabung dengan komunitas gereja. Namun setelah Theo lebih mengenal gerejanya, ia merasa sangat diterima, dihargai dan dilayani dengan sangat baik. Perasaan dianggap dan dimanusiakan, membuat hidup Theo berubah.

Banyak temannya yang heran dan seperti tidak percaya melihat perubahan sikap Theo, terlebih ketika ia kemudian ikut tergabung dalam pelayanan. Bagi Theo yang masa lalunya begitu suram, ia sangat mengerti bagaimana rasanya menjadi orang yang dipandang dengan tidak suka dan dijauhi. Bagaimana perasaan itu akhirnya membuat hidupnya semakin kacau dan jauh dari Tuhan. Kerena itu, kini setelah ia merasakan kasih Tuhan, Theo berkomitmen untuk mendedikasikan dirinya untuk melayani orang-orang sepertinya.

Penggembalaan yang baik akan membuat domba-dombanya Tuhan terpelihara dan tidak ada yang sampai terhilang. Sebagai orang-orang yang mengasihi Tuhan, mari kita semua bangkit dan masuk dalam Kegerakan Menggembalakan Domba-dombanya Tuhan. Mari kita kuatkan yang iman dan pengharapannya sedang lemah, yang hatinya sedang kecewa dan terluka, atau teman-teman kita yang sudah lama tidak ikut komsel maupun ibadah. Kita doakan mereka, memotivasi, mendukung dan mendampingi mereka sampai mereka bisa bangkit kembali. Dengan menggembalakan domba-domba yang telah Tuhan percayakan pada kita, berarti kita telah memanifestasikan kasih kita kepada Tuhan Yesus.

BANGKIT dan MASUK DALAM KEGERAKAN menggembalakan domba-dombanya Tuhan sebagai WUJUD NYATA kasih kita kepada Tuhan.

APLIKASI

1. Apakah Anda sudah ikut masuk dalam kegerakan menggembalakan domba-dombanya Tuhan? Dengan cara apakah itu?
2. Coba perhatikanlah sekeliling Anda, siapa sajakah yang perlu digembalakan?
3. Apa rencana Anda untuk domba-domba yang Tuhan percayakan kepada Anda?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan, Engkau Gembala kami yang sangat baik. Engkau mencari kami ketika terhilang, membalut luka-luka kami dan menuntun kami ke padang yang berumput hijau. Kini kami akan meneruskan kasih-Mu kepada kami dengan menggembalakan domba-domba yang telah Engkau percayakan pada kami. Mampukan kami Tuhan, untuk mengikuti teladan-Mu sebagai gembala yang baik dan berkenan di hati-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami sudah berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

YANG PALING TUHAN CINTAI

RHEMA HARI INI

Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Kita mengenal rasul Paulus sebagai seorang rasul yang paling berani dan radikal dalam memberitakan Injil. Kecintaannya kepada Tuhan tidak perlu di ragukan lagi. Tetapi masa lalu Paulus sama sekali tidaklah demikian. Ia justru mati-matian hendak membasmi pengikut Kristus. Segala ilmu dan kepandaian yang dimilikinya, jabatannya, kuasanya, ia gunakan untuk menganiaya bahkan membunuh kalau bisa, karena ia menganggap sesat ajaran Kristus. Entah sudah berapa banyak orang benar yang menjadi korban keganasan Paulus. Kita mungkin berpikir mengapa Tuhan tidak mengambil saja nyawa Paulus, yang telah begitu menyulitkan dan menghalangi pekerjaan Tuhan.

Sebaliknya, Tuhan justru menemui Paulus secara pribadi dan membuka mata rohaninya sehingga oleh pengenalan akan Kristus, Paulus berbalik 180 derajat dan hidupnya diselamatkan. Ya, Tuhan bukannya tidak menyayangkan orang-orang benar yang telah dianiaya dan dibunuh oleh Paulus, malah seperti membela Paulus. Tetapi bagi Tuhan, satu jiwa yang kelihatannya begitu jahat, begitu tidak ada untungnya untuk dipertahankan, adalah SANGAT BERHARGA. Terbukti satu jiwa rasul Paulus, mampu bekerja dengan sangat luar biasa untuk Kerajaan Sorga. Menyelamatkan jiwa tak terhitung banyaknya, membangun banyak gereja mula-mula dan begitu berani memberitakan Injil tanpa pernah menghiraukan keselamatannya.

Dari sejak dahulu sampai sekarang, dunia ini memang selalu penuh dengan orang berdosa, termasuk kita. Seperti Paulus-Paulus sebelum bertobat, kita ini sebenarnya jauh dari layak untuk diselamatkan. Tetapi Tuhan memanifestasikan kasih-Nya kepada kita dengan pengorbanan-Nya di kayu salib. Karena begitu besar kasih-Nya kepada semua manusia yang ada di dunia ini, Tuhan rela memberikan nyawa-Nya sebagai ganti keselamatan kita. Ini berarti Tuhan hendak menunjukkan kepada kita bahwa yang paling Dia cintai adalah jiwa-jiwa. Seremeh atau seburuk apapun dalam pemandangan kita, satu jiwa sangat berharga bagi Tuhan. Karena itu jika kita mau menyenangkan hati Tuhan, mari kita bawa jiwa-jiwa kepada-Nya sebagai bukti rasa kasih kita kepada-Nya.

RENUNGAN

Yang paling TUHAN CINTAI adalah JIWA-JIWA.

APLIKASI

1. Apakah arti jiwa-jiwa bagi Anda?
2. Mengapa Tuhan ingin agar Anda selamatkan jiwa?
3. Apa komitmen Anda untuk membawa jiwa-jiwa kepada Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terimakasih atas kasih-Mu yang begitu besar atas kami. Ajar kami untuk melihat seperti Engkau, melihat betapa berharganya jiwa-jiwa dalam pemandangan-Mu. Seperti Engkau telah menyelamatkan kami, kami pun akan berjuang agar banyak jiwa menerima keselamatan yang dari pada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

BUKTI MENGASIHI DENGAN SEGENAP

RHEMA HARI INI

Filipi 3:8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

Sebagai seorang isteri, Reina adalah wanita yang cakap mengurus urusan rumah tangganya. Rumahnya selalu terlihat bersih dan rapi. Setiap malam semua piring kotor dan cucian pasti sudah dibereskannya, sehingga tidak pernah ada yang namanya tumpukan di bak cuci piring ataupun di keranjang pakaian kotor. Sementara Johan, suaminya, adalah seorang yang santai dan suka menganggap ringan segala sesuatunya. Tak jarang Johan yang membuka usaha bengkel di depan rumah, tidak segera memasukkan alat-alatnya ketika selesai bekerja. Baru menjelang jam 8 atau 9 malam, Johan beranjak untuk mandi.

Sampai suatu malam, Johan melihat Reina menangis sambil mencuci. Ketika ia menanyakan sebabnya, Reina hanya diam sambil menggelengkan kepala dan menyeka air matanya. Johan baru sadar ketika melihat anaknya memijat dan memeluk isterinya. Rupanya Reina kelelahan setelah seharian bekerja dan mengurus rumah. Sejak saat itu Johan berusaha untuk segera merapikan peralatan bengkelnya dan tidak mandi terlalu malam, supaya Reina juga bisa segera beristirahat.

Ya, semakin kita dekat dengan orang yang kita kasihi, maka kita juga akan semakin tau apa yang menjadi kesukaan dan ketidaksukaannya. Seperti Johan yang setelah mengetahui bahwa kebiasaannya justru memperberat pekerjaan Reina, maka ia pun segera mengubah sikap dan kebiasaannya. Semakin kita mengasihi, kita akan semakin rela berjuang untuk berubah dengan satu tujuan yaitu membuatnya senang. Begitupula jika kita mengasihi Tuhan dengan segenap, maka meskipun berat, kita akan berjuang untuk melepaskan semua yang tidak baik dalam hidup kita agar hati Tuhan di senangkan.

RENUNGAN

BERJUANG untuk MENGUBAH sikap dan kebiasaan adalah BUKTI bahwa kita MENGASIHI DENGAN SEGENAP.

APLIKASI

1. Adakah sikap dan kebiasaan Anda yang kurang baik dan perlu diubah?
2. Apa alasan yang mendorong Anda untuk mau dan bisa berubah?
3. Buatlah daftar apa saja yang perlu Anda rubah sebagai bukti bahwa Anda mengasihi Tuhan dengan segenap.

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami mau berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mengubah sikap dan kebiasaan kami yang tidak berkenan di mata-Mu, sebagai bukti bahwa kami mengasihi Engkau dengan segenap. Kuatkan dan teguhkan kami, supaya hidup kami ini menyenangkan hati-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

MEMILIH TINDAKAN YANG MENYENANGKAN HATI TUHAN

RHEMA HARI INI

Amsal 13:16 Orang cerdik bertindak dengan pengetahuan, tetapi orang bebal membeberkan kebodohan.

Ketika mengetahui bahwa suaminya telah berselingkuh, hati Yami bergelora oleh amarah. Perasaan di khianati sangatlah menyakitkan bagi Yami. Sebenarnya sudah sejak lama ia tahu suaminya tidak setia, tetapi Yami berusaha untuk tetap tenang, berpikir positif dan percaya pada suaminya. Foto-foto dan pesan mesra yang Yami temukan di ponsel suaminya, akhirnya menjadi bukti yang meruntuhkan pertahanan Yami. Ingatan demi ingatan perbuatan suaminya yang menyakitkan hatinya, yang selama ini ia pendam dalam-dalam, kini menyerbu pikirannya. Membuat hati Yami semakin terbakar dan berpikir bahwa tidak bisa tidak, semua ini haruslah diakhiri.

Keputusan untuk berpisah awalnya terlihat sangat sempurna bagi Yami. Ia sudah lelah dengan ketidaksetiaan suaminya. Tetapi seperti ada sesuatu yang menahannya untuk mengkonfrontasi suaminya. Yami pun memutuskan untuk menenangkan diri dahulu dan meminta petunjuk Roh Kudus. Melalui tuntunan-Nya, Yami menemukan sebuah kotbah di YouTube yang begitu mengena di hatinya. Seolah seperti Tuhan sendiri sedang berbicara kepadanya melalui firman yang disampaikan. Yami bersyukur ia tidak terburu-buru bertindak yang pada akhirnya membuat ia menyesal di kemudian hari.

Kita manusia memang diberi Tuhan kehendak bebas untuk memilih. Selain sebuah anugerah, kebebasan ini juga bisa membawa kita pada pilihan yang salah. Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk bertindak, tanyakanlah kepada diri kita sendiri, apakah tindakan yang akan kita lakukan ini menyenangkan hati Tuhan, atau justru mendukakan hati-Nya? Manakah yang kita pilih, kita yang tertawa puas atau senyum di wajah Tuhan? Jika kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan, kita pasti lebih memilih Tuhan yang disenangkan meskipun harus ada pengorbanan dan air mata di pihak kita. Sebab ketika hati Tuhan di senangkan dengan perbuatan kita, apa yang kita anggap kerugian dan kesengsaraan, akan Tuhan ubahkan menjadi berkat besar, sukacita dan sorak sorai kemenangan.

RENUNGAN

Sebelum bertindak, tanyakan kepada diri sendiri apakah TINDAKAN kita MENYENANGKAN atau MENDUKAKAN hati Tuhan.

APLIKASI

1. Selama ini apakah Anda bertanya kepada diri Anda sendiri sebelum bertindak?
2. Tindakan mendukakan hati Tuhan apa yang pernah Anda ambil? Bagaimana perasaan Anda sesudah melakukannya?
3. Apa komitmen Anda setelah ini, agar tindakan Anda adalah yang menyenangkan hati Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terimakasih untuk Roh Kudus-Mu yang senantiasa membimbing, menuntun dan mengajari kami. Biarlah Roh-Mu yang semakin besar dan menguasai hati kami, sehingga apa yang kami perbuat hanyalah untuk menyenangkan hati-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

KASIH PERLU DI MANIFESTASIKAN

RHEMA HARI INI

Ulangan 6:5 Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu

“Memangnya aku paranormal, bisa melihat apa yang ada di pikiranmu!” seru Nani sewot kepada suaminya. Ya, setiap kali Nani dan Budi berselisih paham, Budi selalu menyalahkan Nani, yang dianggap tidak mengerti maksud dan tujuan Budi. Hari ini Budi melarang Nani untuk pergi bersama teman-temannya, tetapi ketika Nani bertanya alasannya, Budi tidak mau menjawab. “Pokoknya kamu hari ini di rumah saja.” Jelas Nani tidak bisa terima dan langsung mengomel. Suasana kian memanas ketika Budi akhirnya berkata bahwa ia telah mengundang seorang koki untuk memasak makan malam spesial untuk merayakan hari jadi pernikahan mereka. Darah yang tadinya sudah sampai di ubun-ubun Nani, seketika turun. Ia menghempaskan diri ke sofa dan mengatakan bahwa pergi bersama teman pun hanyalah alasan saja, sebab yang sebenarnya ia hendak membeli hadiah kejutan untuk Budi.

Nani dan Budi sama-sama saling mengasihi, yang menjadi masalah adalah karena keduanya tipe orang yang tidak bisa mengungkapkan perasaannya secara langsung. Budi yang dibesarkan dalam keluarga yang tidak peduli dengan bahasa kasih, jadi tidak terbiasa menunjukkan sikap mengasihi. Sedangkan Nani yang gengsinya tinggi, merasa enggan menunjukkan kasihnya secara terang-terangan kepada Budi. Akhirnya mereka masing-masing berharap pasangannya bisa mengerti dengan sendirinya bahwa ia dikasihi.

Mungkin banyak dari kita yang berpikiran sama dengan Nani dan Budi. Mengira bahwa menunjukkan perasaan kasih itu tidak terlalu penting. Tetapi yang sebenarnya, kasih itu janganlah disembunyikan. Kasih perlu dimanifestasikan atau di wujudkan dalam tindakan nyata. Kita harus belajar untuk tidak malu menunjukkan bahwa kita mengasihi, melalui perbuatan dan perkataan kita sehari-hari. Dengan menyediakan waktu yang berkualitas, memuji, memeluk dan mengatakan sayang, akan membuat pasangan, anak atau orangtua kita tahu pasti bahwa kita sangat mengasihi mereka. Bukan saja mereka akan merasa diberkati, namun Tuhan yang disukakan dengan tindakan kasih kita pun akan memberkati kita. (PF)

RENUNGAN

Janganlah MENYEMBUNYIKAN KASIH kita, melainkan MANIFESTASIKAN dalam perbuatan sehari-hari.

APLIKASI

1. Termasuk tipe yang manakah Anda? Yang menyembunyikan kasih atau yang menyatakannya?
2. Apa yang menjadi alasan Anda menyembunyikan kasih?
3. Apa yang akan menjadi langkah awal Anda untuk belajar memanifestasikan kasih?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, kami mau terus belajar untuk memanifestasikan kasih kami. Baik kepada Engkau ataupun kepada pasangan, keluarga dan sesama kami. Bimbing kami Tuhan, untuk bisa menyatakannya dalam tindakan kami sehari-hari. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

JANGAN SAMPAI KEHILANGAN KEINTIMAN DENGAN TUHAN

RHEMA HARI INI

Lukas 10:41-42 Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”.

Seorang ayah dan putrinya memiliki hubungan yang sangat dekat. Sampai suatu hari, si ayah melihat perubahan dalam perilaku putrinya. Saat ia mengajaknya pergi jalan-jalan, putrinya menolak dengan satu alasan. Lalu ia menawarinya makan es krim kesukaannya di satu rumah makan, putrinya juga menolak dengan alasan yang lain. Kemudian ia mengajaknya pergi ke luar kota untuk satu keperluan, putrinya juga punya alasan untuk tidak ikut. Si ayah merasa sedih, ia mulai mengingat-ingat tentang kesalahan yang mungkin terjadi sehingga putrinya mulai berlaku aneh. Tatkala hari ulang tahunnya tiba, putrinya dengan bangga menghadiahi sepasang sandal sulam yang indah sambil berkata, “Aku membuatnya sendiri, khusus untuk ayah.” Saat itulah ia mengerti di mana putrinya berada selama tiga bulan terakhir. Ia berkata kepada putrinya, “Nak, aku sangat menyukai selop ini, tetapi lain kali, biarlah aku membeli saja, agar aku dapat menghabiskan bersamamu seluruh waktu yang kau gunakan untuk membuatnya. Aku lebih senang berada bersamamu daripada apapun yang dapat kau buat untukku.”

Keinginan yang sama juga ada di hati Tuhan kepada kita semua. Dalam kitab Wahyu, Tuhan memperingatkan beberapa jemaat yang giat bekerja dan melayani pekerjaan Tuhan, tetapi justru kehilangan kasih yang semula. Keintiman dan kebersamaan kita dengan Tuhan adalah jauh lebih penting bagi Tuhan, dibandingkan segala upaya, persembahan serta pelayanan kita. Kesibukan kita tidak ada artinya kalau itu membuat kita jauh dari Tuhan. Pelayanan kita tidak membuat-Nya senang ketika hal ini membuat kita kehilangan waktu dan keintiman pribadi kita dengan-Nya.

Hari ini coba introspeksi diri kita sendiri, apakah pekerjaan kita sudah mulai membuat kita jauh dari Tuhan? Apakah pelayanan kita sudah terjebak dalam rutinitas tanpa ada hati yang mengasihi Tuhan lagi? Pastikan bahwa hubungan pribadi kita dengan Tuhan adalah lebih dari segala perbuatan baik kita, dan kedekatan kita pada Tuhan tidak tergeser karena kita terlalu sibuk dalam pelayanan. Sebab melayani seharusnya kita lakukan sepenuh hati untuk Tuhan sehingga menjadi bahasa kasih kita kepada-Nya.

RENUNGAN

Jangan sampai menjadi pelayan Tuhan yang SIBUK, tetapi KEHILANGAN KEINTIMAN dengan Tuhan.

APLIKASI

1. Apakah Anda saat ini sudah terlibat dalam pelayanan atau bahkan beberapa pelayanan? Apa sajakah itu?
2. Apakah pelayanan Anda justru membuat Anda kehilangan keintiman dengan Tuhan secara pribadi? Jika ya, apa yang membuatnya menjadi demikian?
3. Langkah apa yang akan Anda ambil supaya pelayanan Anda tidak sampai menghilangkan keintiman Anda dengan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, terimakasih Engkau telah mengingatkan kami. Bahwa yang terpenting dan diatas segalanya adalah kedekatan hati kami dengan-Mu. Tolong kami Tuhan, untuk kami bisa bijaksana. Sehingga pelayanan kami sungguh-sungguh berasal dari hati yang mengasihi Engkau. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

YANG TUHAN LIHAT ADALAH KUALITAS PENGORBANAN

RHEMA HARI INI

Lukas 21:3-4 Lalu Ia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu.
Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.”

Rony sudah mengeluarkan banyak modal untuk memulai toko spare part dan variasinya. Ia sangat berharap investasinya bisa segera menghasilkan. Awalnya Rony menjual dagangannya dengan harga yang murah supaya perputaran modalnya bisa cepat. Dengan cara ini, toko Rony memang segera dibanjiri pembeli. Namun karena banyaknya orderan yang masuk, karyawan-karyawan Rony kewalahan. Mereka mulai asal-asalan dalam melayani dan seringkali menolak jasa pemasangan. Akibatnya banyak pembeli yang akhirnya kecewa dan memilih untuk membeli di toko lain meskipun sedikit lebih mahal.

Sepi pembeli membuat Rony menyadari bahwa tujuannya mengejar kuantitas tanpa memperhatikan kualitas adalah salah. Rony pun mulai mengubah strateginya dengan memberi bonus kepuasan pelanggan kepada para karyawannya. Dengan demikian para pembeli bisa mendapatkan pelayanan yang baik dan memuaskan. Cara itupun berhasil dan toko Rony kini justru lebih ramai daripada sebelumnya. Rony bersyukur ia mendapat pelajaran yang berharga, kuantitas memang penting, tetapi yang lebih penting adalah kualitas. Kualitas yang terbukti baik, akan otomatis menarik kuantitas.

Di dunia ini, orang lebih banyak menilai dari segi kuantitas. Seberapa banyak, itulah yang dinilai penting dan berarti. Begitu pula dalam soal memberi persembahan kepada Tuhan. Pekerjaan Tuhan memang membutuhkan banyak dana, tetapi bagi Tuhan kita, hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah. Dia dapat dengan mudah menyediakannya. Yang Tuhan cari dan lihat adalah kualitas hati kita, Tuhan tidak pernah melihat jumlah persembahan kita melainkan ketulusan dan kerelaan hati yang mau berkorban. Ketika kita memiliki kualitas hati yang baik di hadapan Tuhan, dengan sendirinya segala yang baik akan Tuhan tambahkan dan percayakan kepada kita.

RENUNGAN

Tuhan tidak melihat KUANTITAS persembahan kita, tetapi KUALITAS pengorbanan kita.

APLIKASI

1. Manakah yang lebih penting bagi Anda selama ini, kuantitas atau kualitas?
2. Bagaimanakah pengorbanan yang berkualitas itu menurut Anda?
3. Apa komitmen Anda untuk bisa memberi pengorbanan yang berkualitas?

DOA UNTUK HARI INI

“Tuhan Yesus, ampuni kami jika selama ini kami belum memiliki kualitas seperti yang Engkau inginkan. Kami mau terus belajar Tuhan, mempersembahkan hanya yang terbaik untuk memuliakan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!
Languages

Change Language