MENJADI JUARA MELALUI DISIPLIN BERDOA

26 April 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI 2 Timotius 2:5 Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga. Ricardo Izecson dos Santos Leite, lebih dikenal dengan nama Ricardo Kaka, adalah seorang pemain sepakbola asal Brasil. Kaka sangat menyukai sepakbola sejak masih kecil. Ia memulai kariernya sejak bergabung dengan San Paulo FC. Bakatnya yang cemerlang membuat AC Milan memboyongnya pada 2003. Banyak prestasi yang telah diraih Kaka sepanjang kariernya, semua itu tidak lepas dari kedisplinannya untuk berlatih sungguh-sungguh dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Tidak seperti kebanyakan pemain bola lainnya yang lebih menggemari minum minuman keras sambil berpesta di bar, minuman yang disukai Kaka hanyalah air putih. Walau sempat diremehkan oleh rekan-rekannya, ia tetap konsisten dan disiplin pada pendiriannya. Sebab Kaka tahu, air putih baik untuk kesehatan dan performa permainannya. Pada akhirnya teman-teman Kaka justru menghormati keputusannya. Beberapa kali Kaka sempat mendapat cedera serius dan harus duduk di bangku cadangan, tetapi keuletan dan kedisiplinan yang tinggi untuk terus berlatih, membuat Kaka termasuk dalam jajaran pemain terbaik di dunia. Kedisiplinan rohani sama seperti latihan fisik bagi seorang pemain sepakbola: penting dan membutuhkan kesungguhan. Seperti latihan yang membangun kekuatan dan ketahanan fisik, kedisiplinan rohani memperkuat iman kita. Dengan berdoa, membaca Alkitab, dan menjaga hubungan dengan Tuhan, kita memperoleh kekuatan rohani yang membantu kita mengatasi tantangan hidup. Dengan konsistensi dalam kedisiplinan rohani, kita dapat memenangkan pertempuran iman dan meraih kemenangan yang dijanjikan dalam Kristus. Mari kita bertekun dalam kedisiplinan rohani, seperti seorang pemain sepakbola yang tekun dalam latihan fisiknya, sehingga kita dapat mengalami kemenangan yang kokoh dalam iman kita dan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. (DRW). RENUNGAN DISIPLIN DOA bagi orang Kristen, sama seperti DISIPLIN FISIK bagi atlet sepakbola. APLIKASI 1. Seberapa pentingkah disiplin doa bagi Anda? Mengapa demikian? 2. Dengan cara bagaimana Anda membangun kedisiplinan dalam berdoa? 3. Apa perbedaan yang Anda alami dan rasakan ketika Anda disiplin dalam berdoa? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan, bimbinglah kami untuk tetap setia dan tekun dalam berdoa, sehingga kami dapat mengalami pertumbuhan rohani yang kokoh dan mendalam. Tetapkan hati kami pada kehendak-Mu, dan biarlah doa menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidup kami, membawa kami lebih dekat kepadaMu setiap hari. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Amsal 27-29; 2Korintus 10

Baca Artikel  

MENEMUKAN ENERGI ROHANI MELALUI DOA

25 April 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Markus 1:35 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana. Mike Tyson awalnya hanya seorang penjahat jalanan, namun segalanya berubah ketika ia bertemu dengan Cus D'Amato, seorang manajer dan pelatih tinju berdarah Italia Amerika. Cus menjadi mentor dan wali hukum bagi Tyson setelah masa hukumannya di penjara remaja. Dengan sikap kebapakan, Cus berhasil mengubah Tyson dari seorang kriminal menjadi petinju yang luar biasa. Di bawah bimbingan Cus, Tyson berlatih tinju dengan tekun dan disiplin yang tinggi, yang pada akhirnya membuatnya menjadi juara dunia tinju kelas berat termuda sepanjang masa. Namun, setelah Cus D'Amato meninggal dunia, Tyson kehilangan sosok mentor dan panduan dalam hidupnya. Dalam waktu singkat, Tyson kembali pada kebiasaan buruknya, meninggalkan disiplin latihannya, dan lebih memilih untuk berpesta dan bersenang-senang. Akibatnya, ia mengalami kekalahan beruntun dan bahkan akhirnya bangkrut. Sebaliknya, sepanjang hari Yesus sibuk melayani penduduk kota, menyembuhkan banyak orang dari berbagai penyakit hingga larut malam. Meskipun begitu, Yesus tetap disiplin dalam waktu-Nya untuk berdoa. Kedisiplinan dalam doa ini membuat kuasa Allah mengalir kuat dalam hidup Yesus, seperti yang terjadi saat seorang perempuan yang menderita pendarahan selama 12 tahun menyentuh jubah-Nya dan mengalami penyembuhan. Analogi antara kisah Mike Tyson dan Yesus mengingatkan kita akan pentingnya disiplin doa dalam kehidupan kita. Seperti halnya Tyson yang mengalami kehancuran setelah meninggalkan disiplin latihannya, demikian pula kita berisiko menghadapi konsekuensi yang serupa ketika meninggalkan disiplin dalam doa. Kekuatan kita terletak pada seberapa disiplin kita dalam berdoa dan berpuasa. Oleh karena itu, kita diajak untuk terus bertekun dalam keputusan kita untuk berdisiplin dalam berdoa dan berpuasa. Dengan memperkuat disiplin ini, kita akan menjadi kuat dan perkasa dalam menghadapi berbagai tantangan hidup sehari-hari. (CG) RENUNGAN: Disiplin BERDOA seperti Yesus akan membuat kita memiliki TENAGA roh yang besar. APLIKASI 1. Bagaimana kita bisa lebih tekun dalam berdoa setiap hari untuk meningkatkan kekuatan rohani kita? 2. Apa langkah praktis yang dapat kita ambil untuk memprioritaskan waktu berdoa dalam rutinitas sehari-hari kita? 3. Bagaimana pengalaman Anda sendiri dengan kekuatan doa dalam mengatasi tantangan hidup sehari-hari? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan, kami menyadari akan pentingnya doa untuk memperoleh kekuatan rohani yang kami butuhkan dalam hidup ini. Bimbinglah kami untuk menjadi pribadi yang tekun dalam berdoa, agar kami selalu memperoleh kekuatan yang kami perlukan untuk menghadapi segala tantangan. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Amsal 25-26; 2 Korintus 9

Baca Artikel  

FIRMAN, PETA KEHIDUPAN

24 April 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Yohanes 8:12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup." Peta adalah instrumen yang vital dalam navigasi dan untuk memahami geografi. Dengan peta, kita dapat menemukan lokasi dengan mudah, memahami relief wilayah dan mengidentifikasi berbagai daerah. Tak hanya itu, peta menjadi landasan bagi eksplorasi, pengembangan infrastruktur, penelitian, serta pemahaman terhadap lingkungan dan budaya. Peta juga mendukung berbagai kegiatan seperti pendidikan, penanggulangan bencana dan perencanaan perkotaan. Namun, jauh dari hanya berfungsi sebagai petunjuk geografis, peta juga melambangkan kejelasan dan arah bagi kita dalam kehidupan. Sebagaimana kita membutuhkan panduan untuk menemukan jalan, Firman Tuhan hadir sebagai cahaya yang menerangi langkah-langkah kita. Di dalamnya terkandung kejelasan tentang apa yang harus kita lakukan dan arah mana yang akan kita tuju. Melalui firman-Nya, kita mengenal bahwa Yesus adalah terang bagi dunia. Bagi mereka yang mengikuti Dia, akan selalu ada terang yang menunjukkan arah dalam kegelapan. Oleh karena itu marilah kita bangkit, berkomitmen untuk merenungkan firman-Nya siang dan malam, sehingga kita benar-benar memahami kehendak-Nya bagi hidup kita. Dengan demikian, kita dapat dengan yakin melangkah menuju rencana-Nya yang besar, yakni Great Multiplication. RENUNGAN: Firman Tuhan membuat kita punya KEJELASAN tentang apa yang harus kita lakukan dan kemana kita harus melangkah. APLIKASI 1. Bagaimana Anda memanfaatkan Firman Tuhan sebagai panduan harian Anda? 2. Apa yang Anda lakukan untuk lebih memahami dan menerapkan ajaran Firman Tuhan dalam kehidupan Anda? 3. Bagaimana Firman Tuhan membantu Anda dalam menghadapi tantangan dan menemukan tujuan hidup Anda? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan, terima kasih atas pemberian FirmanMu yang menjadi peta dalam hidup kami. Di dalam kegelapan dan kebingungan, Engkau memberikan cahaya dan arahan melalui FirmanMu. Bimbinglah kami, ya Tuhan, agar selalu mengandalkan dan mengikuti petunjuk yang Engkau berikan melalui FirmanMu dalam setiap langkah hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Amsal 22-24; 2 Korintus 8

Baca Artikel  

DISIPLIN ITU KEREN

23 April 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI 1 Korintus 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. Setiap perubahan signifikan dalam hidup, entah itu dalam pekerjaan, kehidupan pribadi, pertumbuhan rohani atau hal yang lain, memerlukan upaya yang konsisten dan disiplin yang kuat. Perubahan yang begitu besar dan mencolok, sering disebut orang sebagai transformasi. Banyak orang memandang transformasi sebagai sesuatu yang keren, tetapi sebenarnya disiplinlah yang membuat kita bisa mengalami transformasi yang keren. Kesabaran, ketekunan dan komitmen adalah hal-hal yang sangat dibutuhkan dalam perjalanan transformasi diri seseorang. Secara sederhana bisa dianalogikan dengan proses mendidihkan air. Api harus terus menyala agar air yang semula dingin bisa mencapai titik didihnya. Demikian pula, dalam kehidupan kita, setiap individu membutuhkan kedisiplinan yang berkelanjutan untuk bisa mengalami transformasi. Semakin besar disiplin diri kita, maka akan semakin besar pula transformasi yang akan kita alami. Sebaliknya tanpa disiplin, mustahil akan ada transformasi. Dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, Rasul Paulus memberikan contoh yang inspiratif. Ia menggambarkan dirinya seperti seorang pelari yang tidak kenal lelah, yang memberikan segala daya upaya dan kekuatannya untuk mencapai tujuan. Paulus tidak pernah membiarkan dirinya terjebak dalam kemalasan; sebaliknya, ia secara konsisten melatih dan mendisiplinkan dirinya sendiri untuk memberikan yang terbaik. Dari sini, kita dapat mengambil pelajaran bahwa disiplin bukanlah hal membosankan, melainkan sesuatu yang keren. Melalui disiplin, kita dapat mengalami perubahan yang luar biasa dalam hidup kita. Dari kehidupan yang tidak berarti menjadi hidup yang penuh makna dan memuliakan nama Tuhan. RENUNGAN: Kata kunci mengalami transformasi adalah DISIPLIN! APLIKASI 1. Menurut Anda, apa pentingnya melatih disiplin diri? 2. Mengapa disiplin harus dilatih secara konsisten? 3. Bagaimana langkah Anda untuk melatih disiplin diri? DOA UNTUK HARI INI “Bapa, beri kami hati yang mau terus berusaha melatih diri kami untuk disiplin, dan kami mau mengambil komitmen untuk konsisten mengerjakannya. Terimakasih Bapa. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Amsal 19-21; 2 Korintus 7

Baca Artikel  

DISIPLIN: MENGUBAH HIDUP, MERAIH IMPIAN

22 April 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI Amsal 3:11-12 Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya. Karena TUHAN memberi ajaran kepada yang dikasihi-Nya, seperti seorang ayah kepada anak yang disayangi. Rian tumbuh dalam keluarga yang sangat peduli terhadap pentingnya didikan bagi anak-anak. Setiap pagi mereka dibiasakan untuk sarapan pagi bersama di meja makan. Begitu juga di malam hari saat mereka berkumpul kembali setelah seharian beraktivitas. Momen ini digunakan oleh ayah dan ibunya untuk mengajar anak-anaknya tentang Firman Tuhan dan budi pekerti. Orangtua Rian juga mengajak anak-anak mereka untuk berkomunikasi, apa saja yang mereka lakukan sepanjang hari tadi dan apakah ada yang mengganggu hati mereka. Mereka dengan penuh perhatian akan mendengarkan dan memberikan masukan. Awalnya Rian dan saudara-saudaranya agak kesal karena setiap hari dinasihati, tapi lama kelamaan mereka terbiasa, bahkan menantikan nasihat kedua orangtua mereka. Setelah dewasa, Rian dan saudara-saudaranya harus merantau ke kota lain untuk melanjutkan studi. Mereka sangat bersyukur karena nasihat-nasihat orangtua mereka, kini sangat berguna dalam menghadapi kehidupan di rantau. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk mau dididik oleh Tuhan. Setiap orangtua pasti mendidik anak-anaknya karena kasih dan ingin agar mereka dapat hidup dengan baik. Demikian pula didikan Tuhan adalah karena Dia sangat mengasihi kita. Seringkali didikan Tuhan sangat keras dan tidak enak, sehingga kita perlu mendisiplinkan diri untuk menerimanya. Dengan disiplin, Tuhan akan bisa membentuk dan mentransformasi kita menjadi manusia baru yang berkenan dihati-Nya. Mari awali dengan disiplin membaca dan merenungkan firman Tuhan sehingga kita mengetahui didikan apa yang ingin Tuhan ajarkan kepada kita. (AM) RENUNGAN: TRANSFORMASI hanya bisa terjadi kalau kita punya DISIPLIN yang tinggi APLIKASI 1. Apakah selama ini Anda sudah membangun disiplin diri? 2. Apa yang selama ini menjadi kesulitan Anda dalam mendisiplin diri? 3. Apa komitmen Anda untuk mengatasinya sehingga Anda bisa mengalami transformasi? DOA UNTUK HARI INI “Terima kasih Tuhan untuk firman-Mu pada hari ini. Mampukan kami untuk mengerti kehendak-Mu yang pasti mulia dan baik bagi kami. Sehingga kami bisa disiplin serta setia menerima didikan-Mu bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Amsal 16-18; 2 Korintus 6

Baca Artikel  

HIDUP YANG DIUBAHKAN

21 April 2024 Tim Penulis Renungan
RHEMA HARI INI 2 Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Di sebuah kota kecil di tengah pegunungan, hiduplah seorang pria bernama Daniel. Daniel adalah seorang pemabuk yang hidup dalam kegelapan hati dan keputusasaan. Dia telah kehilangan segalanya: keluarganya, pekerjaannya dan martabatnya. Tiap malam, dia larut dalam kehidupan yang dipenuhi dengan minuman keras, mencoba untuk melupakan penderitaannya. Suatu hari, seorang pendeta bernama Markus datang ke kota itu. Beliau membawa pesan tentang kasih dan penebusan melalui Yesus Kristus. Daniel, yang awalnya skeptis, merasa tergerak hatinya mendengar pesan ini. Meskipun awalnya enggan, dia memutuskan untuk menghadiri ibadah di gereja setempat. Di tengah ibadah, Daniel merasakan kehadiran Tuhan dengan kuatnya. Seperti cahaya yang menerangi sudut-sudut kegelapan hatinya, Daniel tidak tahan dan menangis tersedu-sedu. Sejak hari itu, hidup Daniel mengalami perubahan besar. Dia meninggalkan kebiasaan minumnya dan mulai menjalani hidup yang lebih bermakna. Dia membantu yang membutuhkan di komunitasnya, memberikan harapan kepada yang putus asa dan mencari Tuhan dalam setiap langkahnya. Teman-temannya heran melihat Daniel yang sekarang. Mereka melihat kedamaian dan sukacita yang sebelumnya tidak pernah ada dalam diri Daniel. Terimalah hidup yang diubahkan ketika kita bersama Yesus. Di dalam Dia, kita temukan kekuatan untuk mengatasi masalah kita, kasih yang menghiburkan dan harapan yang menerangi kegelapan. Jangan ragu untuk mengizinkan Dia menyentuh hati kita dengan cinta-Nya yang tak terbatas. Saat ini, biarlah perubahan-Nya mengalir, dan hiduplah dalam Yesus setiap hari. RENUNGAN: Terimalah HIDUP yang DIUBAHKAN ketika kita ada di dalam Yesus. APLIKASI 1. Sudahkah Anda benar-benar menerima Yesus dalam hidup Anda? 2. Perubahan apa yang Anda alami ketika Anda ada dalam Yesus? 3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda terus diubahkan di dalam Yesus? DOA UNTUK HARI INI “Tuhan Yesus, kami mau senantiasa hidup dalam-Mu dan Engkau di dalam kami, sehingga dari hari ke hari hidup kami semakin diubahkan seturut kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.” BACAAN ALKITAB SETAHUN Amsal 13-15; 2 Korintus 5

Baca Artikel